
Bola.net - Pemain gaek Manchester United, Ryan Giggs membela rekan setimnya, atas tuduhan provokasi terhadap suporter Manchester City di Etihad akhir pekan lalu.
Usai Robin van Persie mencetak gol di penghujung pada laga derby Manchester kemarin, para pemain The Red Devils merayakan gol di depan para pendukungnya. Namun posisi mereka berdekatan dengan para suporter tuan rumah.
Merasa diprovokasi, pendukung tuan rumah pun terpancing. Insiden pelemparan koin yang menimpa Rio Ferdinand, serta seorang pendukung yang menyerbu masuk lapangan pun tak terhindarkan.
Namun pendapat tersebut seketika dibantah oleh Giggs. Ia menilai dari sudut pandang seorang pemain, bahwa momen mencetak gol seperti itu memang sudah seharusnya dirayakan.
"Sebagai seorang pemain, anda pasti ingin merayakannya. Ketika anda mencetak gol seperti itu, anda tidak bisa mengendalikan diri," terang Giggs.
"Awalnya semua berpikir bahwa itu adalah suporter City, karena mereka berada di sebelah kanan pendukung kami. Saat jarak mereka sangat dekat, bagaimana bisa anda menentukan untuk merayakan di depan fans United saja?"
Pemain 39 tahun tersebut menambahkan, seandainya para pemain United tidak melakukan selebrasi, maka suporter akan merasa heran. Begitu juga dengan manajer, yang pastinya ingin mereka merayakan gol kemenangan.
Meski bisa menimbulkan kartu kuning dalam sekejap, namun Giggs tidak menganggap hal seperti itu sebagai sebuah masalah. Asalkan para pemain dan suporter bisa saling menghargai.
"Anda harus menikmati pengalaman tersebut, tetapi tentu saja para pemain dan pendukung tidak boleh bertindak di luar batas." (mutv/atg)
Usai Robin van Persie mencetak gol di penghujung pada laga derby Manchester kemarin, para pemain The Red Devils merayakan gol di depan para pendukungnya. Namun posisi mereka berdekatan dengan para suporter tuan rumah.
Merasa diprovokasi, pendukung tuan rumah pun terpancing. Insiden pelemparan koin yang menimpa Rio Ferdinand, serta seorang pendukung yang menyerbu masuk lapangan pun tak terhindarkan.
Namun pendapat tersebut seketika dibantah oleh Giggs. Ia menilai dari sudut pandang seorang pemain, bahwa momen mencetak gol seperti itu memang sudah seharusnya dirayakan.
"Sebagai seorang pemain, anda pasti ingin merayakannya. Ketika anda mencetak gol seperti itu, anda tidak bisa mengendalikan diri," terang Giggs.
"Awalnya semua berpikir bahwa itu adalah suporter City, karena mereka berada di sebelah kanan pendukung kami. Saat jarak mereka sangat dekat, bagaimana bisa anda menentukan untuk merayakan di depan fans United saja?"
Pemain 39 tahun tersebut menambahkan, seandainya para pemain United tidak melakukan selebrasi, maka suporter akan merasa heran. Begitu juga dengan manajer, yang pastinya ingin mereka merayakan gol kemenangan.
Meski bisa menimbulkan kartu kuning dalam sekejap, namun Giggs tidak menganggap hal seperti itu sebagai sebuah masalah. Asalkan para pemain dan suporter bisa saling menghargai.
"Anda harus menikmati pengalaman tersebut, tetapi tentu saja para pemain dan pendukung tidak boleh bertindak di luar batas." (mutv/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kompany: City Harus Bereaksi Positif
Liga Inggris 12 Desember 2012, 23:30
-
Gary Neville: Nasri Tak Punya Nyali Hadapi United
Liga Inggris 12 Desember 2012, 19:01
-
Galliani: Pertukaran Shaarawy - Balotelli Tak Akan Terjadi
Liga Italia 12 Desember 2012, 17:45
-
Giggs: Pemain United Lakukan Selebrasi, Bukan Provokasi
Liga Inggris 12 Desember 2012, 16:30
-
Barry Didakwa Hina Clattenburg di Derby Manchester
Liga Inggris 12 Desember 2012, 15:08
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR