
Bola.net - Manchester City sedang melangkah di laju positif 15 kemenangan beruntun. Sekarang pasukan Josep Guardiola ada di puncak klasemen sementara Premier League dan kembali jadi kandidat favorit juara.
Meski begitu, musim ini tidak segalanya berjalan mulus bagi Man City. Mereka sempat kesulitan di awal musim dan tertahan di papan tengah.
Desember lalu, Man City bermain imbang 1-1 dengan West Brom, dan hasil ini membuat mereka tertinggal 5 poin dari Tottenham Hotspur yang saat itu jadi pemimpin klasemen.
Ternyata laga imbang inilah yang mengubah momen Man City. Guardiola tidak suka tim yang dia lihat dan mengubahnya total.
Apa rahasianya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Kontra West Brom
Laga imbang dengan West Brom itu benar-benar melecut Guardiola dan timnya. Dia tidak terima dengan hasil tersebut dan mencoba mengembalikan Man City ke filosofi dasar mereka dalam empat tahun sebelumnya.
"Kami seharusnya menang [vs West Brom] dengan dua peluang matang di akhir laga. Namun, setelah pertandingan itu, saya merasa ini bukanlah tim yang saya kenali," ujar Guardiola di Mancity.com.
"Saya tidak suka apa yang saya saksikan, saya tidak suka apa yang saya lihat. Kami [staf pelatih] bicara dan berkata: 'Oke, kita harus kembali ke prinsip utama'."
"Dan kami harus membangun tim kembali sejak titik itu. Seperti kami dahulu sebagai tim, yang pernah sukses," imbuhnya.
Tidak mau tertekan
Diskusi dan perubahan itulah yang jadi titik awal kebangkitan Man City. Mereka kembali bermain seperti biasanya dan kembali merangkai kemenangan, tanpa mencoba melihat klasemen sementara.
"Kami harus kembali ke permainan kami, mengalirkan bola dengan lebih cepat, lebih banyak operan, tetap di posisi yang tepat, tidak banyak berlari dengan bola, melakukan semuanya bersama," lanjut Pep.
"Kami tidak punya pemain spesifik untuk memenangi pertandingan, kami harus melakukannya bersama-sama. Dan setelahnya, kami tidak mau menekan diri sendiri."
"Kami hanya ingin memenangi laga berikutnya dan tidak memikirkan kami ada di posisi untuk jadi juara," tandasnya.
Sumber: Man City
Baca ini juga ya!
- Bruno Fernandes Soal Janji Selebrasi dan Kangen Fans MU
- Guardiola vs Mourinho: Ini 5 Alasan Tottenham Bisa Kejutkan Manchester City
- 5 Alasan Manchester United Bakal Hajar West Brom: Setan Merah Jago Tandang
- Jadwal dan Live Streaming Leicester City vs Liverpool, Hari Ini 13 Februari 2021
- Salut! Meski Bikin Blunder, tak Ada Pemain Liverpool yang Kritik Alisson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City vs Tottenham: Menurut Kalian Siapa yang Bakal Menang?
Liga Inggris 13 Februari 2021, 13:28
-
Man City 15 Kemenangan Beruntun, Guardiola Ogah Sebut Timnya Tak Terkalahkan
Liga Inggris 13 Februari 2021, 11:30
-
Guardiola Bagikan Rahasia Kebangkitan dan Laju Kemenangan Manchester City, Apa Katanya?
Liga Inggris 13 Februari 2021, 11:00
-
Guardiola vs Mourinho: Ini 5 Alasan Tottenham Bisa Kejutkan Manchester City
Liga Inggris 13 Februari 2021, 09:10
-
Jadwal dan Live Streaming Manchester City vs Tottenham, Minggu 14 Februari 2021
Liga Inggris 13 Februari 2021, 08:40
LATEST UPDATE
-
Kata-Kata Harry Kane Usai Bawa Bayern Munchen Menang di Bernabeu
Liga Champions 8 April 2026, 07:59
-
Harry Kane Puas Bayern Bungkam Madrid di Bernabeu: Selalu Sulit!
Liga Champions 8 April 2026, 07:48
-
Kompany Puji Penampilan Spesial Manuel Neuer: Konsistensi!
Liga Champions 8 April 2026, 07:38
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR