Bola.net - - Mantan pemain Manchester City, Niall Quinn, menilai Josep Guardiola gagal melanjutkan era Manuel Pellegrini. Bahkan pelatih asal Spanyol tersebut dikatakan sudah kehilangan sebagian auranya sebagai pelatih yang sebelumnya dikenal dengan reputasi besar.
Guardiola mulai melatih Man City sejak awal musim ini menggantikan Manuel Pellegrini. Setelah sukses bersama Barcelona dan Bayern Munchen, kehadiran Guardiola diharapkan akan memberikan pengaruh besar untuk City.
Di akhir musim ini, fakta berbicara lain. Guardiola terancam tak menyabet gelar apapun. Peluang Man City menjadi pemenang Premier League sangat kecil karena masih tertinggal di peringkat empat dengan jarak 14 poin dari peringkat pertama.
Selain Premier League, tak ada gelar yang bisa diharapkan. Manchester City gugur dari FA Cup ketika bertemu dengan Arsenal di babak semi final akhir pekan lalu; mereka juga gugur dari kompetisi EFL Cup karena kalah dari Manchester United.
Musim lalu ketika masih ditangani Pellegrini, City sukses melaju hingga semi final Liga Champions untuk pertama kalinya. Tahun ini, City hanya mampu sampai di babak 16 besar.
Melihat kenyataan tersebut, wajar apabila Quinn menganggap City mengalami kemunduran di tangan Guardiola.
"Dia kehilangan sebagian auranya dan jika ia mau jujur tentang penilaian akhir musim, ia tak bisa melakukan apa yang telah dicapai Manuel Pellegrini musim lalu," kata Quinn pada ESPN.
"Faktanya, ia tak banyak melakukan apa-apa karena Pellegrini memenangkan trofi Piala Liga musim lalu dan melaju lebih jauh di Liga Champions dari Guardiola, jadi ini adalah tanda tanya besar yang harus dijawab."
"Di mata saya, tak ada perbaikan apapun di City, yang sangat mengejutkan ketika Anda memuji reputasinya ketika ia datang. City harus mengalami kemajuan saat ini, tapi Anda bisa mengatakan mereka mengalami kemunduran dan ini perlu dipecahkan," jelasnya.
Quinn kemudian menyarankan agar Guardiola memperbaiki lini pertahanan timnya jika masih melatih City musim depan.
"Jika ia ingin memulai musim depan, ia harus fokus pada sisi pertahanan dan memutuskan apakah gaya khasnya perlu diubah atau tidak, agar bisa sukses di Premier League."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Guardiola Kehilangan Aura dan Gagal Gantikan Pellegrini
Liga Inggris 27 April 2017, 23:32
-
Man City Gagal Sabet Gelar, Aguero: Hanya Tak Beruntung
Liga Inggris 27 April 2017, 22:57
-
Aguero: Tak Masalah Jadi Pemain Cadangan
Liga Inggris 27 April 2017, 22:28
-
Guardiola Disebut Masih Perlu Belajar Sepakbola Inggris
Liga Inggris 27 April 2017, 21:46
-
Guardiola Sejajarkan Carrick Dengan Alonso dan Busquets
Liga Inggris 27 April 2017, 18:25
LATEST UPDATE
-
Arsenal Merasa Gugup dan Itu Bukan Hal Buruk
Liga Inggris 11 April 2026, 13:43
-
Enzo Fernandez Bermasalah, Chelsea Lirik Bintang Stuttgart Angelo Stiller
Liga Inggris 11 April 2026, 13:13
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR