- Kiper Leicester City, Kasper Schmeichel mengaku cukup terkejut dengan uang yang dikeluarkan klub-klub top untuk mendapatkan penjaga gawang berkualitas. Schmeichel menilai harga-harga kiper saat ini sangat tinggi dan hampir mencapai level tidak masuk akal.
Selama satu dekade terakhir, harga kiper cenderung tidak semahal pemain-pemain lainnya. Harga kiper termahal dalam satu dekade terakhir masih dipegang oleh transfer Gianluigi Buffon ke Juventus yang menghabiskan mahar sebesar 32 juta Euro pada tahun 2002 silam.
Namun dua musim terakhir, rekor itu mulai pecah di mulai dengan pembelian Ederson Moraes oleh Manchester City. Di musim panas ini rekor Ederson itu dipecahkan oleh transfer Alisson Becker ke Liverpool yang menghabiskan dana 68 juta pounds sebelum rekor ini dipecahkan lagi oleh transfer Kepa Arrizzabalaga oleh Chelsea yang menghabiskan 72 juta pounds.
Schmeichel sendiri mengakui harga-harga pemain saat ini semakin tidak masuk akal termasuk harga penjaga gawang. "Saya pikir harga transfer benar-benar gila mahalnya untuk saat ini," ujar Schmeichel seperti yang dilansir ESPN.
Seperti apa pandangan Schmeichel mengenai meroketnya harga kiper saat ini? Simak pernyataan lengkapnya di bawah ini.
Gara-gara Neymar

Schmeichel menyebut bahwa meroketnya harga pemain-pemain top ini disebebakan transfer Neymar tahun lalu yang menghabiskan dana 222 Juta Euro.
"Seperti itulah bursa transfer saat ini. Saya rasa transfer Neymar memegang peran penting atas kenaikan harga ini, karena ada inflasi yang besar pada harga jual pemain-pemain di setiap posisi."
"Anda bisa lihat itu pada transfer Virgil van Dijk yang menghabiskan 75 juta pounds dan saat ini transfer Alisson. Nilai pasaran pemain-pemain top semakin meroket."
Semakin Diakui

Di satu sisi, Schmeichel sendiri merasa senang dengan kenaikan harga para penjaga gawang top karena itu berarti posisi penjaga gawang mulai dianggap posisi yang penting.
"Saya rasa hanya masalah waktu sebelum para penjaga gawang mendapatkan pengakuan seperti ini."
"Karena bagi saya penjaga gawang yang bagus akan menjadi penentu apakah sebuah tim memenangkan Liga atau tidak."
Berebut Sarung Tangan Emas

Dengan kehadiran kiper-kiper top ini akan membuat persaingan sarung tangan emas musim depan semakin memanas. Tahun lalu David De Gea yang menyabet trofi sarung tangan emas setelah mengemas 19 clean sheets. (espn/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sarri Tak Yakin Arrizabalaga Bisa Jadi Sehebat Courtois
Liga Inggris 10 Agustus 2018, 23:26
-
Chelsea Resmi Melepas Zouma dan Batshuayi
Liga Inggris 10 Agustus 2018, 22:32
-
Transfer Kovacic dan Arrizabalaga Puaskan Sarri
Liga Inggris 10 Agustus 2018, 22:31
-
Sarri Persilahkan Bakayoko Pindah ke Klub Lain
Liga Inggris 10 Agustus 2018, 21:41
-
Kovacic Dianggap Sudah Tepat Tinggalkan Madrid
Liga Spanyol 10 Agustus 2018, 18:26
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR