
Bola.net - Pelatih interim Tottenham, Cristian Stellini mengecam komentar mantan pemain yakni Jamie Carragher dan Danny Murphy yang mengkritik reaksi Harry Kane saat dilanggar Abdoulaye Doucoure, dengan mengatakan bahwa mereka tidak menghormati The Lilywhites.
Duo pundit tersebut menilai Kane seperti "manja" karena terjatuh ke tanah sambil memegangi wajahnya setelah mendapat terjangan dari gelandang Everton dalam hasil imbang 1-1 di Goodison Park, Selasa (04/04/2023) dini hari WIB.
Akibatnya, Doucoure mendapat kartu merah langsung dan Kane mendapat kartu kuning atas perannya dalam perkelahian tersebut. Setelahnya, Tottenham juga menyusul bermain 10 orang setelah Lucas Moura diusir wasit di menit akhir pertandingan.
Dengan hasil tersebut, posisi The Lilywhites melorot ke peringkat lima dalam tabel klasemen sementara Premier League. Mereka tertinggal tiga poin atas Manchester United dan Newcastle di dua peringkat atas.
Simak komentar Stellini di bawah ini.
Pasang Badan
Di sela-sela persiapan timnya jelang menghadapi Brighton, Stellini membela kapten timnas Inggris itu dan mengatakan bahwa ia menganggap kritik terhadap reaksi Kane itu aneh.
"Aneh bahwa beberapa mantan pemain mengatakan beberapa hal yang menurut saya salah tentang Harry karena mereka adalah mantan pemain dan mereka memahami perbedaan antara melihat situasi seperti ini dalam gerakan lambat dan menjalani pengalaman ini secara langsung," kata pelatih asal Italia itu.
"Ini benar-benar berbeda. Manajer Everton mengatakan itu adalah kartu merah yang jelas, jadi tidak ada diskusi tentang hal ini. Saya tidak mengerti mengapa beberapa pemain membicarakan hal ini."
"Saya pikir mereka tidak setuju dengan Tottenham, bukannya tidak setuju dengan Harry. Saya pikir mereka menghormati Harry tetapi mungkin mereka kurang menghormati Tottenham," jelasnya.
Harry Kane Pemain Kuat
Kemudian, Stellini menambahkan bahwa perilaku Kane di atas lapangan tidak bisa dicela dan mengatakan bahwa sang striker tidak pernah mengeluh ketika menerima serangan keras.
"Saya tidak pernah melihat dia membesar-besarkan sesuatu," tambah Stellini.
"Saya pernah melihat dia berdiri setelah mendapat tekel keras dan kami memiliki banyak contoh. Kami juga berbicara dengan dewan wasit tentang beberapa tekel yang diterima Harry dan [beberapa di antaranya] sangat buruk," ungkap pelatih berusia 48 tahun.
Target Menang Lawan Brighton
Brighton menargetkan untuk finis di empat besar, dengan Seagulls asuhan Roberto De Zerbi hanya empat poin di belakang Tottenham dengan dua pertandingan tersisa.
"Kami adalah Tottenham, jadi kami harus bermain lebih kuat." kata mantan asisten Antonio Conte.
"Brighton adalah tim hebat dengan penguasaan bola yang sangat bagus, dengan manajer hebat yang tiba di sini dan dengan cepat melakukan pekerjaan dengan baik. Kami mengenal manajer ini untuk waktu yang lama karena dia orang Italia dan kami menghormatinya dan Brighton."
"Tetapi kami adalah Tottenham, dan kami bermain di stadion kami, jadi kami harus bermain lebih kuat, dan bermain dengan cara kami dan dengan cara kami dapat menyakiti mereka." pungkasnya.
Sumber: Evening Standart
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2022/23
Baca Juga:
- Jose Mourinho Masuk Bursa Manajer Baru Chelsea?
- Manchester United, Arsenal, dan Liverpool Paling Serius Berebut Tanda Tangan Alexis Mac Allister
- Pesan Marcus Rashford ke Anthony Martial: Jangan Cedera Lagi Ya!
- Ini Alasan Frank Lampard Bersedia Jadi Caretaker Chelsea
- Inikah Calon Bek Kanan Baru Manchester United?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 5-6 April 2023
Liga Inggris 5 April 2023, 14:45
LATEST UPDATE
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR