
Bola.net - Hasil imbang 1-1 mewarnai duel Liverpool vs Burnley pada pekan ke-22 Premier League 2025/2026. Pertandingan ini digelar di Anfield, Sabtu (17/1/2026) malam WIB, dengan kick-off pukul 22.00.
Liverpool unggul lebih dulu lewat gol Florian Wirtz pada menit ke-42 setelah dominasi panjang di babak pertama. Burnley bangkit usai jeda dan menyamakan kedudukan melalui aksi Marcus Edwards di menit ke-65.
Sepanjang laga, tim asuhan Arne Slot tampil agresif dan menciptakan banyak peluang, tapi penyelesaian akhir kerap menemui jalan buntu. Di sisi lain, Burnley racikan Scott Parker tampil disiplin dan efektif saat mendapatkan momen emas.
Hasil ini membuat Liverpool tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan 36 poin dari 22 laga. Burnley tetap berada di zona degradasi, posisi ke-19, dengan koleksi 14 poin, namun pulang dari Merseyside membawa satu poin berharga.
Babak Pertama

Liverpool langsung mengambil inisiatif sejak menit awal dengan penguasaan bola tinggi dan tekanan konstan dari kedua sisi sayap. Peluang pertama hadir di menit ke-4 saat Milos Kerkez menyisir sisi kiri, namun umpannya masih bisa disapu lini belakang Burnley.
Burnley sempat mengancam lewat percobaan jarak jauh Jaidon Anthony, tetapi bola melambung di atas mistar. Setelah itu, Liverpool kembali mengurung pertahanan tamu dan memaksa Martin Dubravka bekerja keras.
Peluang terbaik datang di menit ke-21 ketika Hugo Ekitike melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti, yang ditepis gemilang oleh Dubravka. Tekanan terus berlanjut dan berbuah penalti di menit ke-31 setelah Cody Gakpo dijatuhkan Florentino.
Dominik Szoboszlai maju sebagai eksekutor, namun tendangannya menghantam mistar gawang. Gagal penalti itu sempat membuat Anfield tegang, meski Liverpool tetap mengontrol permainan.
Gol yang ditunggu akhirnya datang di menit ke-42. Berawal dari tekanan beruntun, Curtis Jones memanfaatkan bola pantul di sisi kiri dan mengalirkannya ke Florian Wirtz, yang melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang untuk membawa Liverpool unggul 1-0.
Menjelang turun minum, Burnley mencoba keluar dari tekanan lewat situasi bola mati, namun pertahanan Liverpool tetap solid. Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis tuan rumah.
Babak Kedua

Liverpool kembali menekan di awal babak kedua dengan tempo tinggi. Florian Wirtz hampir menggandakan keunggulan di menit ke-53, namun tembakannya dari dalam kotak penalti berhasil diblok Dubravka.
Burnley mulai berani keluar dan mendapatkan peluang emas di menit ke-48, saat Marcus Edwards menerima umpan di kotak penalti. Sayang, sepakan sang winger masih melenceng dari sasaran.
Tekanan Liverpool berlanjut, termasuk peluang Cody Gakpo yang nyaris berbuah gol andai Bashir Humphreys tidak melakukan sapuan krusial di garis gawang pada menit ke-56. Burnley bertahan dengan disiplin sambil menunggu celah serangan balik.
Momen itu tiba di menit ke-65. Florentino mengirim umpan terobosan ke Marcus Edwards, yang menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan mendatar melewati Alisson untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut mengubah dinamika laga, dengan Burnley semakin percaya diri dan Liverpool terlihat frustrasi. Sejumlah pergantian pemain dilakukan Slot untuk mencari gol kemenangan, termasuk memasukkan Alexis Mac Allister dan Federico Chiesa.
Peluang terbaik Liverpool di akhir laga hadir lewat sundulan Szoboszlai dan sepakan jarak dekat Gakpo, namun semuanya digagalkan Dubravka. Hingga tujuh menit tambahan waktu berakhir, skor tetap bertahan 1-1.
Statistik Liverpool vs Burnley
Tembakan: 32 - 7
Tembakan tepat sasaran: 11 - 1
Penguasaan bola: 73% - 27%
Operan: 634 - 189
Akurasi operan: 88% - 70%
Pelanggaran: 8 - 10
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Offside: 1 - 3
Tendangan sudut: 9 - 1
Susunan Pemain
LIVERPOOL (4-2-3-1): Alisson Becker; Jeremie Frimpong, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Curtis Jones; Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz, Cody Gakpo; Hugo Ekitike.
BURNLEY (3-4-3): Martin Dubravka; Axel Tuanzebe, Maxime Esteve, Bashir Humphreys; Kyle Walker, Lesley Ugochukwu, Florentino, Lucas Pires; Marcus Edwards, Armando Broja, Jaidon Anthony.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Cagliari vs Juventus: Dominan Tanpa Gol, Juve Tumbang 0-1
Liga Italia 18 Januari 2026, 04:52
-
Hasil Al Nassr vs Al Shabab: Menang 3-2 Tanpa Gol Cristiano Ronaldo
Asia 18 Januari 2026, 04:14
-
Hasil Como vs Milan: Brace Adrien Rabiot Bungkam Agresivitas Tim Tuan Rumah
Liga Italia 16 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR