Arsenal turun dengan kekuatan terbaiknya. Duet Laurent Koscielny dan Shkodran Mustafi menjadi andalan di jantung pertahanan, sedangkan Granit Xhaka dan Santi Cazorla menjadi dobel pivot di lini tengah.
Arsenal sendiri memiliki peluang untuk membuka skor pada menit ke-12 lewat sundulan Mustafi. Namun sundulan bek asal Jerman menyambut umpan tendangan sudut Cazorla itu hanya mampu menerpa mistar gawang Swansea.
Swansea mencoba membalas lewat peluang pada menit ke-19. Leroy Fer yang menerima umpan di dalam kotak penalti nyaris membobol gawang Petr Cech. Beruntung bagi tuan rumah, tendangan Fer masih melambung tinggi.
Gol-gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-27. Bellerin yang menerima umpan dari Cazorla merangsek dari sisi kanan dan memberikan umpan sundulan kepada Theo Walcott yang dengan mudah menaklukkan Lukasz Fabianski.
Tak menunggu lama, enam menit kemudian The Gunners sukses menggandakan kedudukan. Lagi-lagi Walcott yang mampu memanfaatkan kelengahan pertahanan Swansea dalm situasi tendangan sudut. Walcott yang tak terjaga dengan mudah membobol gawang Fabianski.
Tertinggal dua gol membuat Swansea mencoba membalas. Enam menit setelah gol kedua Walcott, The Swans akhirnya sukses memperkecil kedudukan. Kesalahan Granit Xhaka dalam menguasai bola membuat bola jatuh ke kaki Gylfi Sigurdsson yang dengan cantik menaklukkan Petr Cech. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Pertandingan di babak kedua semakin seru. Pada menit ke-52, Swansea mendapatkan peluang melalui tendangan Sigurdsson. Beruntung tendangan tersebut mampu diantisipasi dengan baik oleh pertahanan The Gunners.
Pada menit ke-57, tuan rumah Arsenal mampu menjauhkan diri lewat gol dari Mesut Ozil. Menerima umpan jauh dari Alexis Sanchez di sisi kanan, Ozil yang berada di dalam kotak penalti mampu melepaskan diri dari penjagaan bek Swansea sebelum melepaskan tendangan voli keras yang tak mampu dibendung Fabianski. Skor pun menjadi 3-1.
Tak mau menyerah, Swansea terus mencoba untuk memperkecil kedudukan. Upaya tersebut akhirnya berbuah hasil setelah umpan dari Modou Barrow mampu diselesaikan dengan baik oleh Borja Baston pada menit ke-66. Skor berubah menjadi 3-2.
Pada menit ke-70, Arsenal terpaksa harus bermain dengan 10 pemain. Hal ini buntut dari kartu merah yang diterima Granit Xhaka setelah melakukan tekel berbahaya kepada Modou Barrow.
Unggul jumlah pemain, Swansea mencoba terus menggempur pertahanan Arsenal di sisa waktu permainan. Beberapa upaya dari Leroy Fer, tendangan Barrow hingga upaya dari Sigurdsson mencecar pertahanan Arsenal. Namun hingga pertandingan berakhir, skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah tak berubah.
Susunan Pemain
Arsenal: Cech, Bellerin, Mustafi, Koscielny, Monreal, Xhaka, Cazorla, Iwobi, Ozil, Walcott, Alexis.
Cadangan: Ospina, Gibbs, Gabriel, Coquelin, Elneny, Oxlade-Chamberlain, Lucas.
Pelatih: Arsene Wenger.
Swansea City: Fabianski, Naughton, Fernandez, Amat, Taylor, Cork, Britton, Fer, Barrow, Sigurdsson, Routledge.
Cadangan: Nordfelt, van der Hoorn, Rangel, Kingsley, Fulton, Ki, Borja.
Pelatih: Bob Bradley. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikalahkan Arsenal, Pelatih Swansea Antara Sedih dan Senang
Liga Inggris 15 Oktober 2016, 23:56
-
Kalahkan Swansea, Perasaan Wenger Justru Campur Aduk
Liga Inggris 15 Oktober 2016, 23:48
-
Hasil Pertandingan Arsenal vs Swansea City: 3-2
Liga Inggris 15 Oktober 2016, 22:55
-
Wenger Anggap Kritik Fans Seperti Virus
Liga Inggris 15 Oktober 2016, 21:40
-
Iwobi Ungkap Saran Yang Dia Dapat Dari Mesut Ozil
Liga Inggris 15 Oktober 2016, 21:30
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR