Gol ganda Olivier Giroud di St James Park membuat Arsenal sukses melupakan kegagalan mereka di Liga Champions, dengan menang tipis 2-1 atas Newcastle United (21/3).
Arsenal memulai pertandingan dengan baik. Mereka sanggup menguasai bola cukup lama dan memberikan tekanan secara konstan pada tim tuan rumah.
Memasuki menit ke-5 Alexis Sanchez sempat menunjukkan skill-nya dalam melewati pengawalan beberapa bek lawan. Namun belum sempat melakukan manuver lanjutan, bola sudah disapu oleh Jack Colback.
Tiga menit kemudian, kerja sama apik antara Sanchez, Santi Cazorla, dan Giroud masih belum membuahkan gol, lantaran dihadang dengan sempurna oleh Sissoko.
Menit ke-12 Sanchez mendapat peluang mencetak gol usai menerima umpan dari tendangan bebas. Namun sayang, eksekusi pemain asal Chile itu masih bisa di-blok lawan dan serangan The Gunners lagi-lagi gagal.
Gol yang dinanti-nanti akhirnya baru terjadi di menit ke-24. Berawal dari tendangan bebas Cazorla, bola diteruskan pada Danny Welbeck, yang langsung memberi umpan manis pada Giroud. Striker Prancis tak menyia-nyiakan peluang dan membawa Arsenal unggul 1-0.
Kurang dari lima menit, tepatnya di menit ke-28, Giroud resmi membukukan brace. Menerima umpan tendangan sudut dari Cazorla, pemain depan itu memanfaatkan keunggulan fisiknya untuk memenangkan duel udara dengan bek The Magpies dan mencetak gol lagi. Arsenal kini unggul 2-0 di St. James Park.
Newcastle terus berusaha keras menyamakan kedudukan, sembari diiringi beberapa peluang dari Arsenal, di sisa waktu babak pertama. Namun tak ada gol tambahan tercipta hingga wasit menyudahi paruh awal.
Memasuki babak kedua, Newcastle langsung menggebrak lewat Moussa Sissoko. Tekanan dan serangan cepat yang dilakukan oleh tuan rumah berbuah umpan manis dari Remy Cabella, yang langsung diselesaikan oleh pemain Prancis untuk membuat kedudukan menjadi 1-2 bagi The Magpies di menit ke-48.
Usai gol Sissoko, pemain-pemain Newcastle makin bersemangat untuk menyerang dan mencari gol penyeimbang. Sementara serangan Arsenal perlahan justru mengendur.
Tepat di menit ke-63, Yohan Gouffran mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Ia menerima bola di kotak penalti dalam posisi relatif bebas. Sayang, tendangannya masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke penjaga gawang David Ospina.
Dua menit berselang, giliran Daryl Janmaat yang punya peluang. Bek Belanda itu melepaskan tendangan keras dari jarak 30 meter, yang sayangnya masih sedikit melebar dari gawang Ospina.
Newcastle terus melancarkan serangan bertubi-tubi pada Arsenal di waktu sisa babak kedua, yang memaksa Arsenal banyak bermain di daerah mereka sendiri. Namun demikian, semua upaya tersebut masih tak sanggup menembus kokohnya pertahanan kubu London dan David Ospina.
Arsenal menang 2-1 dan hasil ini membuat tim untuk sementara ini duduk di peringkat tiga klasemen dengan 60 poin.
Susunan Pemain Kedua Tim
Newcastle: Krul, R.Taylor, Janmaat, Williamson, Colback, Anita (72' Gutierrez), Sissoko, Cabella, Gouffran, Ameobi (88' Armstrong), Perez.
Arsenal: Ospina, Chambers, Gabriel, Koscielny, Monreal, Coquelin, Ramsey, Alexis (71' Flamini), Cazorla (71' Rosicky), Welbeck (88' Bellerin), Giroud.
Statistik Pertandingan
Shots on target: 4-4
Penguasaan bola: 50% - 50%
Tendangan sudut: 9-4
Offside: 3-4
Pelanggaran: 11-7 (bola/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan: Newcastle 1 - 2 Arsenal
Liga Inggris 21 Maret 2015, 23:53
-
Hasil Pertandingan: Atletico Madrid 2-0 Getafe
Liga Spanyol 21 Maret 2015, 23:52
-
Hasil Pertandingan: Manchester City 3-0 West Brom
Liga Inggris 21 Maret 2015, 21:44
-
Review: Kalah Lagi, Inter Tamat
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2015, 04:57
-
Review: Fiorentina Bantai Roma di Olimpico
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2015, 02:56
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR