Bola.net - Benar, Arsenal Lebih Tangguh dari Tottenham
Tottenham, maka harus mengakui bahwa tim rival satu kota mereka, Arsenal, memang lebih kuat. Dalam derby London Utara yang dipertemukan dalam kompetisi Capital One Cup, Kamis (24/9), pasukan Mauricio Pochettino takluk dengan skor 1-2.
Ada yang menarik pada derby London Utara yang ke-189 ini, di mana dua gol kemenangan Arsenal semuanya diborong Mathieu Flamini-- pemain yang baru sekali turun musim ini. Sementara itu, satu gol Tottenham dihasilkan akibat gol bunuh diri Calum Chambers.
Meskipun kompetisi Capital One Cup bukan prioritas, tapi pertemuan antara kedua tim selalu sarat gengsi. Maka di manapun dua tim ini bertemu selalu menyajikan intensitas tinggi.
Di babak pertama, sepuluh menit awal, dua tim memang masih berusaha menemukan ritme permainan. Setelah itu, dua kubu saling ganti mengancam.
Menginjak menit 13 Arsenal membuka peluang setelah Gibbs yang terlepas dari jebakan off side mengirim bola ke tengah kotak penalti. Olivier Giroud gagal menyambut bola dengan sempurna namun Campbell, tapi ia gagal mengarahkan bola tepat sasaran.
Dua menit berselang, giliran Spurs memiliki kesempatan membuka keunggulan. Berawal dari umpan cantik Townsend kepada Harry Kane. Tapi Chambers menjadi penyelamat, menghalau bola sebelum Kane mengeksekusi.
Gol! Menit 26, Arsenal membuka keunggulan. Chamberlian dibiarkan bergerak bebas di depan kotak penalti lalu ia melakukan tendangan jarak jauh. Bola mampu dihentikan Vorm namun kembali muntah. Lalu Flamini datang menyambar. 0-1 untuk Arsenal.
Memasuki menit 39, Arsenal memiliki peluang menambah keunggulan. Namun usaha Chamberlain menaklukkan kiper Spurs gagal.
Mendekati menit-menit akhir, Tottenham semakin intens mengejar ketertinggalan. Namun beberapa kali Kane gagal memanfaatkan peluang. Demikian juga Nacer Chadli. Maka, di babak pertama tuan rumah tertinggal 0-1.
Sepuluh setelah turun minum, Tottenham mampu membalas keunggulan melalui Kane. Namun gol tersebut dianulir wasit, karena Kane yang menyambut bola muntahan lebih dulu terjebak off side.
Spurs yang lebih agresif di babak kedua akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 56. Meskipun gol ini hasil gol bunuh diri Calum Chambers, namun usaha Tottenham memberikan tekanan patut diacungi jempol.
Chadli yang bergerak di sisi kiri lapangan mengirim bola ke tengah lapangan. Chambers berusaha menghadang bola sebelum jatuh ke kaki pemain Spurs, namun justru bola masuk ke gawang sendiri.
Menit 65, Kane hampir menggandakan keunggulan Spurs. Namun heading yang dilakukan dari tembakan pojok dihalau Gibbs sebelum melewati garis gawang.
Kalah tajam, Arsenal memasukkan Alexis Sanchez pada menit 67. Pergantian ini terbukti efektif. Sanchez langsung memberikan dampak besar.
Ia memberikan umpan pada Flamini pada menit 78. Hasil umpan tersebut diselesaikan dengan tembakan first time kaki kanan Flamini. Bola meluncur deras dan tak bisa dihentikan Vorm. Arsenal unggul 1-2.
Di sisa enam menit terakhir, Arsenal lagi-lagi mengancam. Namun skema serangan balik kerja sama antara Ramsey dan Chamberlain gagal berbuah gol karena bola yang dilepaskan masih melebar dari gawang.
Wasit memberikan waktu tambahan tiga menit setelah waktu normal habis untuk Tottenham mengejar ketertinggalan. Namun hingga habis, Arsenal tetap unggul 1-2. Dengan hasil ini maka, Arsenal lolos dari putaran ketiga.
Susunan Pemain Kedua Tim
TOTTENHAM (4-2-3-1): Vorm; Trippier, Fazio, Wimmer, Rose; Dier (Clinton NJie 85'), Carroll; Townsend (Heung-Min Son), Eriksen, Chadli (D. Alli 75'); Kane (c).
ARSENAL (4-2-3-1): Ospina; Debuchy, Mertesacker, Chambers, Gibbs; Flamini, Arteta (c); Oxlade-Chamberlain (Theo Walcott 89'), Ramsey, Campbell Alexis Sánchez 67'); Giroud.
(bola/shd)
Tottenham, maka harus mengakui bahwa tim rival satu kota mereka, Arsenal, memang lebih kuat. Dalam derby London Utara yang dipertemukan dalam kompetisi Capital One Cup, Kamis (24/9), pasukan Mauricio Pochettino takluk dengan skor 1-2.
Ada yang menarik pada derby London Utara yang ke-189 ini, di mana dua gol kemenangan Arsenal semuanya diborong Mathieu Flamini-- pemain yang baru sekali turun musim ini. Sementara itu, satu gol Tottenham dihasilkan akibat gol bunuh diri Calum Chambers.
Meskipun kompetisi Capital One Cup bukan prioritas, tapi pertemuan antara kedua tim selalu sarat gengsi. Maka di manapun dua tim ini bertemu selalu menyajikan intensitas tinggi.
Di babak pertama, sepuluh menit awal, dua tim memang masih berusaha menemukan ritme permainan. Setelah itu, dua kubu saling ganti mengancam.
Menginjak menit 13 Arsenal membuka peluang setelah Gibbs yang terlepas dari jebakan off side mengirim bola ke tengah kotak penalti. Olivier Giroud gagal menyambut bola dengan sempurna namun Campbell, tapi ia gagal mengarahkan bola tepat sasaran.
Dua menit berselang, giliran Spurs memiliki kesempatan membuka keunggulan. Berawal dari umpan cantik Townsend kepada Harry Kane. Tapi Chambers menjadi penyelamat, menghalau bola sebelum Kane mengeksekusi.
Gol! Menit 26, Arsenal membuka keunggulan. Chamberlian dibiarkan bergerak bebas di depan kotak penalti lalu ia melakukan tendangan jarak jauh. Bola mampu dihentikan Vorm namun kembali muntah. Lalu Flamini datang menyambar. 0-1 untuk Arsenal.
Memasuki menit 39, Arsenal memiliki peluang menambah keunggulan. Namun usaha Chamberlain menaklukkan kiper Spurs gagal.
Mendekati menit-menit akhir, Tottenham semakin intens mengejar ketertinggalan. Namun beberapa kali Kane gagal memanfaatkan peluang. Demikian juga Nacer Chadli. Maka, di babak pertama tuan rumah tertinggal 0-1.
Sepuluh setelah turun minum, Tottenham mampu membalas keunggulan melalui Kane. Namun gol tersebut dianulir wasit, karena Kane yang menyambut bola muntahan lebih dulu terjebak off side.
Spurs yang lebih agresif di babak kedua akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 56. Meskipun gol ini hasil gol bunuh diri Calum Chambers, namun usaha Tottenham memberikan tekanan patut diacungi jempol.
Chadli yang bergerak di sisi kiri lapangan mengirim bola ke tengah lapangan. Chambers berusaha menghadang bola sebelum jatuh ke kaki pemain Spurs, namun justru bola masuk ke gawang sendiri.
Menit 65, Kane hampir menggandakan keunggulan Spurs. Namun heading yang dilakukan dari tembakan pojok dihalau Gibbs sebelum melewati garis gawang.
Kalah tajam, Arsenal memasukkan Alexis Sanchez pada menit 67. Pergantian ini terbukti efektif. Sanchez langsung memberikan dampak besar.
Ia memberikan umpan pada Flamini pada menit 78. Hasil umpan tersebut diselesaikan dengan tembakan first time kaki kanan Flamini. Bola meluncur deras dan tak bisa dihentikan Vorm. Arsenal unggul 1-2.
Di sisa enam menit terakhir, Arsenal lagi-lagi mengancam. Namun skema serangan balik kerja sama antara Ramsey dan Chamberlain gagal berbuah gol karena bola yang dilepaskan masih melebar dari gawang.
Wasit memberikan waktu tambahan tiga menit setelah waktu normal habis untuk Tottenham mengejar ketertinggalan. Namun hingga habis, Arsenal tetap unggul 1-2. Dengan hasil ini maka, Arsenal lolos dari putaran ketiga.
Susunan Pemain Kedua Tim
TOTTENHAM (4-2-3-1): Vorm; Trippier, Fazio, Wimmer, Rose; Dier (Clinton NJie 85'), Carroll; Townsend (Heung-Min Son), Eriksen, Chadli (D. Alli 75'); Kane (c).
ARSENAL (4-2-3-1): Ospina; Debuchy, Mertesacker, Chambers, Gibbs; Flamini, Arteta (c); Oxlade-Chamberlain (Theo Walcott 89'), Ramsey, Campbell Alexis Sánchez 67'); Giroud.
(bola/shd)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Hellas Verona: Skor 1-0
Liga Italia 24 September 2015, 05:14
-
Hasil Pertandingan Liverpool vs Carlisle: Skor 1-1 (3-2 pen)
Liga Inggris 24 September 2015, 05:05
-
Hasil Pertandingan Manchester United vs Ipswich: Skor 3-0
Liga Inggris 24 September 2015, 04:34
-
Hasil Pertandingan Athletic Bilbao vs Real Madrid: Skor 1-2
Liga Spanyol 24 September 2015, 04:20
-
Hasil Pertandingan Tottenham vs Arsenal: Skor 1-2
Liga Inggris 24 September 2015, 03:52
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR