
Bola.net - Kepala wasit Inggris, Howard Webb, memberikan pembelaan tegas terhadap keputusan VAR yang menganulir gol penyeimbang West Ham United saat menghadapi Arsenal. Menurut Webb, keputusan tersebut “secara mutlak benar” meski memicu perdebatan besar di kalangan penggemar maupun pengamat sepak bola.
Kontroversi terjadi ketika gol menit ke-95 yang dicetak Callum Wilson dibatalkan setelah pemeriksaan VAR yang berlangsung cukup lama. Wasit Chris Kavanagh membutuhkan waktu lebih dari empat menit untuk meninjau total 17 tayangan ulang sebelum akhirnya memutuskan gol tidak sah.
Keputusan itu langsung menuai reaksi keras. Pundit Sky Sports, Gary Neville, bahkan menyebut insiden tersebut sebagai “keputusan VAR terbesar dalam sejarah Premier League”. Menurutnya, hasil laga itu bisa berdampak besar terhadap persaingan gelar Arsenal sekaligus peluang West Ham terdegradasi.
Gol tersebut dianulir karena pemain pengganti West Ham, Pablo, dianggap melakukan pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya. Dalam tayangan ulang, Pablo terlihat menahan lengan Raya sehingga sang penjaga gawang dinilai tidak dapat bergerak bebas untuk mengantisipasi bola.
Penjelasan Howard Webb

Webb menjelaskan bahwa tindakan tersebut memang termasuk pelanggaran sesuai pedoman yang sudah disampaikan kepada klub-klub sejak pramusim.
“Jika seorang kiper dihalangi oleh lawan dengan cara menarik atau menahan lengannya sehingga tidak bisa menjalankan tugasnya, maka itu harus dihukum sebagai pelanggaran,” ujar Webb dalam program Match Officials Mic’D Up.
Ia menambahkan bahwa sudut kamera terbaik memperlihatkan dengan jelas kontak yang dilakukan Pablo terhadap Raya. Menurut Webb, walaupun wasit utama sulit melihat kejadian tersebut karena padatnya pemain di kotak penalti, VAR wajib turun tangan ketika menemukan kesalahan yang jelas.
Tantangan untuk Wasit
Webb juga menyoroti tantangan yang dihadapi perangkat pertandingan dalam menilai kontak fisik di area penalti musim ini. Ia menegaskan bahwa tidak semua sentuhan dapat dianggap pelanggaran, namun wasit akan fokus pada insiden yang benar-benar berdampak terhadap permainan.
“Kami memahami besarnya pertandingan dan pentingnya keputusan ini. Karena itu proses pengecekan dilakukan dengan sangat teliti,” tambahnya.
Selain pelanggaran terhadap Raya, rekaman komunikasi VAR juga mengungkap bahwa ofisial pertandingan sempat meninjau dua potensi pelanggaran lain dalam proses terciptanya gol tersebut.
VAR lebih dulu memeriksa dugaan pelanggaran Leandro Trossard terhadap Pablo, namun wasit menilai kontak tersebut tidak signifikan. Mereka juga meninjau kemungkinan pelanggaran Declan Rice terhadap Konstantinos Mavropanos.
Meski demikian, VAR menyimpulkan bahwa pelanggaran terhadap Raya terjadi lebih dahulu sehingga menjadi alasan utama gol dibatalkan.
Keputusan Kontroversial Lainnya
Dalam episode yang sama, program Match Officials Mic’D Up turut membahas beberapa kontroversi lain di Premier League. Salah satunya adalah keputusan tidak mengusir kiper Newcastle United, Nick Pope, usai insidennya dengan striker Arsenal, Viktor Gyokeres.
Ofisial pertandingan juga menilai gol Benjamin Sesko ke gawang Liverpool sah menurut aturan.
Namun, terdapat satu evaluasi yang diakui kurang tepat oleh perangkat pertandingan, yakni insiden handball gelandang West Ham, Mateus Fernandes, saat melawan Everton. Dalam kasus itu, Webb mengakui bahwa publik sepak bola kemungkinan besar mengharapkan hadiah penalti diberikan.
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Arsenal Harus 'Stay Humble' di Tengah Perburuan Gelar Premier League
- Nuno Espirito Santo Kecam Dianulirnya Gol West Ham ke Gawang Arsenal: Bahkan Wasit Pun Bingung!
- Kemarahan Kapten West Ham Usai Gol Timnya ke Gawang Arsenal Dianulir VAR: Mana Konsistensinya?
- Legenda MU Murka VAR Anulir Gol West Ham, Sentil Arsenal Soal Standar Ganda
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 09:00
-
Sunderland Tolak Tawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 08:41
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 08:00
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41

























KOMENTAR