Bola.net - - Beberapa waktu lalu, Maurizio Sarri selaku pelatih Chelsea berharap talenta mudanya, Callum Hudson-Odoi, menolak tawaran dari klub besar lain. Pendapat berbeda datang dari eks pemain Tottenham, Robbie Keane, yang melihat sang pemain harus hengkang.
Hudson-Odoi belum lama ini dilaporkan menolak kontrak berdurasi panjang yang ditawarkan Chelsea. Ia disebut lebih tertarik untuk memenuhi godaan pindah ke klub raksasa Bundesliga, yakni Bayern Munchen.
Klub asuhan Niko Kovac itu juga telah melayangkan tawaran besar kepada manajemen Chelsea demi mendapatkan jasa pemain muda tersebut. Hanya saja, butuh uang yang besar untuk membuat The Blues tergiur untuk melepasnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sarankan Hudson-Odoi Hengkang
Chelsea sedang melakukan segala cara guna menahan Hudson-Odoi lebih lama. Sarri bahkan pernah berujar bahwa pemain yang berposisi sebagai winger tersebut lebih baik bertahan di Inggris ketimbang menerima pinangan klub lain.
Namun Robbie Keane punya pendapat yang berbeda. Baginya, sulit bagi seorang pemain mendapat kepercayaan dari pelatihnya. Oleh karena itu, angkat kaki demi mencari kesempatan bermain di tim lain dinilainya sebagai keputusan yang tepat untuk Hudson-Odoi.
"Bila seseorang menawarkan sejumlah uang kepada anda, artinya anda punya talenta. Lihat apa yang mereka lakukan di Jerman, memberikan pemain Inggris kesempatan," ujar Robbie Keane ke Sky Sports.
Sulitnya Pemain Muda Dapat Kesempatan
Robbie Keane juga mempertanyakan kebijakan tim-tim Inggris lain dalam memberikan pemain muda kesempatan. Sebagai contoh, Liverpool dengan Ki-Jana Hoever yang masih berumur sangat belia, 16 tahun.
"Mengapa merak tidak diberi peluang [di Inggris]? Lihat apa yang terjadi dengan Liverpool dan Hoever yang berumur 16 tahun. Luar biasa," tambahnya.
"Tapi setelahnya, apakah dia akan kembali ke tim muda dan kehilangan semua prosesnya? Ada kesempatan bagi anak muda malam ini. Tapi mengapa tidak [pindah ke Bayern Munchen]?" tandasnya.
Isu soal pemain muda tak hanya menghampiri Chelsea. Sang juara bertahan, Manchester City, sejauh ini telah kehilangan dua pemain belua yang memilih berkarir di luar Inggris, yakni Jaden Sancho dan Brahim Diaz.
Saksikan Juga Video Ini
Ada empat pemain yang sedang dipantau oleh pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, untuk masuk dalam skuat Piala AFF U-22 mendatang. Siapa saja mereka? Cari tahu melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Kalah, Performa Chelsea Lawan Spurs Cukup Puaskan Rudiger
Liga Inggris 9 Januari 2019, 21:57
-
Rudiger Berharap Hudson-Odoi Tolak Bayern Munchen
Liga Inggris 9 Januari 2019, 21:36
-
Hudson-Odoi Sudah Mulai Gali Informasi Tentang Sepakbola Jerman
Liga Inggris 9 Januari 2019, 21:16
-
Bayern Akui Sangat Mengidamkan Servis Hudson-Odoi
Liga Eropa Lain 9 Januari 2019, 19:45
-
Kalah Dari Totenham, N'Golo Kante: Tunggu Nanti di Stamford Bridge!
Liga Inggris 9 Januari 2019, 19:40
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR