Igor Tudor Dipecat Tottenham Setelah hanya 7 Laga dalam 44 Hari

Igor Tudor Dipecat Tottenham Setelah hanya 7 Laga dalam 44 Hari
Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, bereaksi dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Igor Tudor resmi berpisah dengan Tottenham setelah hanya memimpin tujuh pertandingan dalam kurun 44 hari. Keputusan ini diambil menyusul performa buruk yang membuat klub terancam degradasi.

Penunjukan Igor Tudor pada 13 Februari lalu diharapkan memberi dampak instan setelah menggantikan Thomas Frank. Namun, hasil di lapangan jauh dari ekspektasi, dengan Spurs terjebak di papan bawah klasemen.

Kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest menjadi titik akhir masa kerja Igor Tudor. Hasil tersebut membuat Tottenham turun ke posisi 17 dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

1 dari 4 halaman

Performa Buruk dalam Waktu Singkat

Randal Kolo Muani berebut bola dengan Johnny Cardoso dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Randal Kolo Muani berebut bola dengan Johnny Cardoso dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Igor Tudor hanya meraih satu poin dari lima laga di Premier League. Satu-satunya hasil positif datang saat bermain imbang 1-1 melawan Liverpool.

Selain itu, Tottenham juga tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. Mereka kalah agregat 5-7 dari Atletico Madrid dalam dua leg yang berlangsung sengit.

Awal masa jabatan Igor Tudor bahkan langsung diwarnai tiga kekalahan beruntun. Spurs tumbang dari Arsenal, Fulham, dan Crystal Palace.

2 dari 4 halaman

Keputusan Cepat demi Hindari Degradasi

Pemain Tottenham Hotspur, Archie Gray (kiri), dan pemain Arsenal, Piero Hincapie, berebut bola dalam pertandingan Premier League, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Pemain Tottenham Hotspur, Archie Gray (kiri), dan pemain Arsenal, Piero Hincapie, berebut bola dalam pertandingan Premier League, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Manajemen Tottenham mengambil langkah cepat demi menyelamatkan musim. Dengan tujuh laga tersisa, klub tidak ingin mengambil risiko lebih besar.

Dalam pernyataan resmi, klub memastikan perpisahan dilakukan secara kesepakatan bersama. Selain Igor Tudor, staf pelatih seperti Tomislav Rogic dan Riccardo Ragnacci juga meninggalkan klub.

Klub juga menyampaikan dukungan moral kepada Igor Tudor yang tengah mengalami masa sulit secara pribadi. Pihak manajemen menegaskan bahwa pembaruan terkait pelatih baru akan segera diumumkan.

3 dari 4 halaman

Kandidat Pengganti Mulai Mengemuka

Roberto De Zerbi saat melatih Marseille dalam pertandingan Ligue 1 melawan Paris FC, Sabtu (31/1/2026). (c) AP Photo/Thibault Camus

Roberto De Zerbi saat melatih Marseille dalam pertandingan Ligue 1 melawan Paris FC, Sabtu (31/1/2026). (c) AP Photo/Thibault Camus

Sambil menunggu pelatih baru, Bruno Saltor akan memimpin sesi latihan sementara. Ia menangani pemain yang tidak mengikuti jeda internasional.

Tottenham menargetkan pelatih baru sudah hadir sebelum laga berikutnya melawan Sunderland pada 12 April. Kandidat utama yang muncul adalah Roberto De Zerbi.

Namun, De Zerbi dikabarkan lebih memilih kembali melatih pada musim panas. Selain itu, sebagian suporter Tottenham menyuarakan penolakan terkait rekam jejaknya saat menangani Marseille.

Pergantian ini membuat Tottenham berpotensi memiliki tiga pelatih dalam satu musim. Situasi tersebut terakhir terjadi pada musim 2022-2023 saat era Antonio Conte, Cristian Stellini, dan Ryan Mason.

Sumber: Goal International

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL