
Bola.net - Tottenham sedang mengalami periode sulit di Premier League musim ini. Performa buruk membuat mereka terjebak di papan bawah klasemen.
Kekalahan 0-3 dari Nottingham Forest memperpanjang tren tanpa kemenangan Spurs. Hasil tersebut membuat mereka hanya berjarak satu poin dari zona degradasi.
Situasi ini menjadi ancaman serius bagi Tottenham. Mereka berpotensi mengalami degradasi pertama di era Premier League.
Jika itu terjadi, ini akan menjadi degradasi pertama sejak musim 1976/1977. Sebuah kenyataan pahit bagi klub dengan sejarah besar.
Namun Tottenham bukan satu satunya klub besar yang pernah terdegradasi. Berikut enam kasus degradasi paling mengejutkan dalam sejarah Premier League.
1. Middlesbrough 1996/1997
Musim 1996/1997 menjadi periode penuh drama bagi Middlesbrough. Tim yang dilatih Bryan Robson tampil inkonsisten sepanjang musim.
Mereka berhasil mencapai final Piala Liga dan Piala FA. Namun performa di liga tidak cukup stabil untuk mengamankan posisi aman.
Middlesbrough sebenarnya mengumpulkan poin yang cukup untuk finis di peringkat 14. Namun pengurangan tiga poin membuat mereka terdegradasi hanya dengan selisih satu poin.
2. Blackburn 1998/1999
Blackburn mengalami nasib yang mengejutkan beberapa tahun setelah menjadi juara. Mereka menjuarai Premier League pada 1995.
Namun pada musim 1998/1999, performa mereka menurun drastis. Hasil buruk di awal musim menjadi awal dari keterpurukan.
Pergantian pelatih tidak mampu mengubah keadaan. Terlalu banyak hasil imbang membuat Blackburn harus turun kasta.
3. West Ham 2002/2003
West Ham memiliki skuad bertabur bintang pada musim 2002/2003. Nama seperti Paolo Di Canio, Joe Cole, dan Jermain Defoe memperkuat tim.
Namun awal musim yang buruk membuat mereka kesulitan bangkit. Mereka hanya meraih tiga kemenangan dari 24 pertandingan pertama.
Meski performa membaik di akhir musim, hasilnya tidak cukup. West Ham terdegradasi dengan total 42 poin, rekor tertinggi untuk tim yang turun kasta.
4. Leeds 2003/2004
Leeds United pernah menjadi kekuatan besar di awal 2000an. Mereka bahkan mencapai semifinal Liga Champions pada 2001.
Klub menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan pemain bintang. Namun kegagalan lolos ke Liga Champions berdampak besar secara finansial.
Leeds terpaksa menjual pemain dan mengalami penurunan performa. Degradasi mereka akhirnya dipastikan sebelum musim berakhir.
5. Newcastle 2008/2009
Musim 2008/2009 menjadi salah satu periode paling kacau bagi Newcastle. Klub mengalami pergantian pelatih yang sangat sering.
Kevin Keegan mundur dari jabatannya pada awal musim. Situasi semakin memburuk dengan kondisi internal yang tidak stabil.
Alan Shearer ditunjuk di akhir musim, namun hasilnya tidak cukup. Newcastle terdegradasi setelah finis di peringkat 18.
6. Leicester 2022/2023
Leicester dikenal dengan kisah juara Premier League yang mengejutkan pada 2015/2016. Mereka juga memenangkan Piala FA pada 2021.
Namun beberapa tahun kemudian, performa mereka menurun. Masalah finansial membuat klub kesulitan memperkuat skuad.
Awal musim yang buruk menjadi faktor utama. Kemenangan di laga terakhir tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari degradasi.
Sumber: Flashscore
Baca Juga:
- 4 Klub Premier League yang Bisa Jadi Tujuan Eduardo Camavinga, Siap Tinggalkan Real Madrid?
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
- 5 Bintang Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Panas Ini, Ada Vlahovic dan Goretzka
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pernah Terpecahkan, Dari Ronaldo hingga Haaland
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00
-
Bukan ke MU, Roberto De Zerbi Bakal Latih Klub Ini?
Liga Inggris 24 Maret 2026, 10:20
-
Igor Tudor Mendapat Kabar Ayahnya Meninggal usai Tottenham Kalah
Liga Inggris 24 Maret 2026, 01:41
-
Belum Genap Semusim Bersama, Jonathan David Bakal Cabut dari Juventus?
Liga Italia 23 Maret 2026, 18:30
-
Susul Salah dan Chiesa, Cody Gakpo Juga Bakal Cabut dari Liverpool?
Liga Inggris 23 Maret 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR