
Bola.net - Gelandang Chelsea, Jorginho, dianggap punya potensi menyamai Luka Modric pada level terbaiknya. Sejak awal musim, Jorginho menyuguhkan level permainan impresif yang jelas menguntungkan Frank Lampard.
Teranyar, pemain yang pernah jadi anak emas Maurizio Sarri ini menciptakan assist impresif untuk gol Tammy Abraham kala Chelsea mengalahkan Watford 2-1 akhir pekan lalu. Permainan Jorginho di lini tengah benar-benar penting.
Perjalanannya sebagai pemain The Blues pun layak diceritakan. Jorginho sempat kesulitan pada awal-awal kariernya di Stamford Bridge, tapi dia terus berjuang membuktikan diri di bawah Lampard.
Perkembangan impresif Jorginho ini tak luput dari perhatian analis Premier League, Jamie Redknapp. Dia merasa Jorginho yang sekarang bisa menyamai level Luka Modric.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tanpa Tanda Jasa
Menurut Redknapp, Jorginho memegang peran penting pada level tinggi permainan Chelsea sejauh ini. Dia mungkin tidak mencetak banyak gol, paling pol sejumlah assists - tapi dia berperan jauh lebih penting.
"Dia [Jorginho] mungkin sempat berpikir hanya akan jadi pelengkap skuad, tapi yang terjadi justru sebaliknya," kata Redknapp kepada Sky Sports.
"Dia telah tampil brilian sejak tiba di Chelsea, sebab dia mau bangkit melawan, berani terlibat dalam duel, dan memotong aliran bola lawan."
"Jorginho mungkin tidak banyak dipuji sebab dia tidak membuat umpan kunci atau assists sebanyak pemain kreatif yang lain," imbuhnya.
Seperti Modric
Justru karena tidak banyak membuat assists itulah Jorginho terbukti penting. Bagi Redknapp, pemain seperti Jorginho sangatlah penting. Melihat Jorginho membuatnya teringat akan Luka Modric saat masih di Premier League beberapa tahun lalu.
"Dia sedikit seperti Luka Modric saat masih di Premier League. Kita semua sempat berpikir: 'dia tidak mencetak banyak gol, dia tidak membuat banyak assists...'," lanjut Redknapp.
"Namun, Jorginho melepaskan umpan yang berakhir pada umpan kunci untuk peluang timnya. Saya benar-benar terkesan akan permainannya musim ini," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Azpilicueta Kritik Penggunaan VAR di Premier League, Apa Katanya?
- Chelsea Menang 7 Laga Tandang Beruntun, Lampard Beberkan Rahasianya
- Penggunaan VAR di Premier League Melenceng, Salah Siapa?
- Hasil Lengkap dan Klasemen Pekan ke-11 Premier League 2019/2020
- Pulisic Cerita Soal Nikmatnya Jadi Young Blues di Era Frank Lampard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Seriusi Perburuan Moussa Dembele
Liga Inggris 4 November 2019, 22:00
-
Data dan Fakta Liga Champions: Chelsea vs Ajax Amsterdam
Liga Champions 4 November 2019, 16:47
-
Prediksi Chelsea vs Ajax Amsterdam 6 November 2019
Liga Champions 4 November 2019, 16:46
-
Impresif di Chelsea, Jorginho Dinilai Sudah Sehebat Luka Modric
Liga Inggris 4 November 2019, 14:00
-
Azpilicueta Kritik Penggunaan VAR di Premier League, Apa Katanya?
Liga Inggris 4 November 2019, 12:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR