
Bola.net - Josep Guardiola dianggap sebagai pelatih terbaik di dunia oleh banyak orang. Pep sudah berulang kali membuktikan diri bahwa dia adalah jaminan trofi. Tim yang dilatih Pep pasti juara liga.
Karier gemilang Guardiola ini dimulai belasan tahun lalu, ketika dia menangani Barcelona pada tahun 2008. Di luar dugaan, Pep sukses besar di sana, bahkan membentuk era keemasan Barcelona bersama Lionel Messi.
Guardiola lantas melanjutkan kariernya ke Bayern Munchen pada tahun 2013 sampai 2016, juga jadi juara di sana. Bayern menjuarai liga tiga musim beruntun, meski sayangnya masih gagal di Liga Champions.
Lalu, mulai tahun 2016, Guardiola tiba di Inggris untuk menangani Manchester City dan membentuk salah satu tim terbaik sepanjang masa. City juara liga beruntun, juga juara Liga Champions.
Guardiola dibantu pemain-pemain terbaik
Keberhasilan Guardiola menangani tiga klub di tiga liga berbeda tersebut tentu membuatnya disebut-sebut sebagai pelatih terbaik sepanjang masa. Namun, selalu ada kritik yang mengiringi jalan karier Pep.
Kali ini kritik disampaikan oleh pakar Premier League, Graeme Souness. Menurutnya, Pep bisa sukses menangani tiga klub tersebut karena keberuntungan. Baik Barca, Bayern, maupun City sudah diisi oleh pemain-pemain terbaik.
"Pep Guardiola telah menangani tiga klub dan di ketiga klub tersebut, dia selalu memiliki pemain-pemain terbaik, itu berlaku di liga mana pun," ujar Souness.
"Dia mengambil alih pekerjaan Frank Rijkaard di Barcelona, saat itu sudah ada Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi, dan banyak pemain lain."
"Dia lalu menangani Bayern Munchen tepat setelah mereka meraih Quadruple. Lalu dia pergi ke Manchester City, menangani tim yang sebelumnya sudah jadi juara Premier League bersama Manuel Pellegrini dan Roberto Mancini," tutupnya.
Klasemen Liga Inggris 2023/2024
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Workout Selesai, Nongkrong Menanti: Ini Cara Balik Fresh Tanpa Extra Time
Lain Lain 25 Agustus 2026, 08:00
-
Xabi Alonso Bela Robert Sanchez Usai Bikin 2 Blunder Kontra Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 07:24
-
Xabi Alonso Kirim Pujian untuk Chelsea Usai Menang di Markas Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:44
-
Rapor Pemain Chelsea vs Fulham: Trio Lini Depan Bersinar, Sanchez Jadi Titik Lemah
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 05:34
-
Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
Liga Italia 25 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Joao Pedro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:36
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR