Sebenarnya, Barton memutuskan meninggalkan Newcastle dengan terpaksa, karena dirinya sangat mencintai klub ini, namun negosiasi kontrak yang tak kunjung menemui kesepakatan membuat Barton putus asa dan akan segera mencari klub baru.
Kontrak Barton memang akan habis di akhir bulan Juni ini, dan Newcastle tampaknya setengah hati untuk memberi kontrak baru pemain berumur 28 tahun ini.
Kepada talkSPORT Barton mengatakan: "Saya telah melakukan negosiasi dengan mereka pada Januari lalu dan saya menginginkan kontrak yang sedikit panjang dan stabil."
"Pada usia 28 tahun ini kontrak tersebut sangat penting bagi saya, karena saya akan segera memiliki anak pertama kami, dan saya ingin sedikit kestabilan dan tinggal di sebuah klub setidaknya untuk empat atau lima tahun," lanjut mantan pemain Manchester City ini.
Barton pun menyebut keputusannya untuk meninggalkan Newcastle karena memang telah tak dikehendaki lagi oleh Newcastle.
"Saya sebenarnya tidak benar-benar ingin pergi, tetapi saya sangat terkejut ketika mendapat telepon bahwa mereka (newcastle) tidak akan melakukan negosiasi. Saya benar-benar terkejut, tapi itulah sepak bola," lanjut pemain yang lebih terkenal sebagai seorang trouble maker daripada kemampuannya dalam sepak bola.
"saya percaya dengan kemampuan saya dan jika Newcastle berpikir saya tidak mampu maka saya akan pergi dan akan mencari peruntungan di tempat lain."
Barton sebenarnya sangat mencintai Newcastle, bahkan dirinya siap bertahan walau ada klub yang bermain di Liga Champions memberikan tawaran.
"Saya sangat suka di sini keluarga saya juga telah tinggal di sini dan mereka juga sangat mencintai kota ini, saya juga telah memiliki hubungan yang sangat baik dengan semua orang di klub ini," jelas Barton.
"Saya tak memiliki ambisi untuk pergi meski ada klub yang bermain di Liga Champions memberikan tawaran, saya akan lebih memilih bertahan di Newcastle dengan kontrak lima atau enam tahun, sayangnya itu tidak terjadi," tutup Barton.
Joey Barton sebenarnya adalah seorang pemain yang memiliki kemampuan dan juga visi bermain sangat baik, namun ulahnya yang kerap membuat dirinya berurusan dengan pihak berwajib membuat talenta Barton seperti tertutupi.
Selain itu, Barton juga kerap bertikai dengan rekannya di klub, pada musim 2006-2007 Barton sempat mendapat hukuman dari klubnya, Manchester City, setelah dirinya melakukan pemukulan terhadap rekan setimnya, Ousmane Dabo. (sky/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
-
Gemuruh Nyanyian Fans Juventus Sindir Antonio Conte: Lompat Bersama Kami!
Liga Italia 26 Januari 2026, 22:12
-
Begini Cara Luis Enrique Goda Dro Fernandez Tinggalkan Barcelona
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 20:27
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
-
No Palmer No Problem: Chelsea Masih Punya Duo Brasil!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:47
-
David Beckham Ejek Anaknya Usai Man United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



















KOMENTAR