
Bola.net - Bandung BJB Tandamata gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang saat menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP). Tim tuan rumah kalah 0-3 dalam laga yang berlangsung di GOR Sabilulungan, Kabupaten Bandung, pada Minggu (25/1).
Pada set pertama, Bandung BJB Tandamata langsung berada di bawah tekanan sejak awal pertandingan. GPP tampil dominan dan menutup set pembuka dengan kemenangan meyakinkan 25-15.
Perlawanan sengit baru terlihat pada set kedua ketika kedua tim saling kejar poin. Bandung BJB Tandamata sempat menyamakan kedudukan hingga 29-29 sebelum akhirnya GPP mengamankan set dengan skor 31-29.
Momentum sempat berpihak kepada tuan rumah di awal set ketiga setelah unggul 5-0. Namun, keunggulan itu perlahan terkejar hingga GPP berbalik memimpin dan mengakhiri set ketiga dengan skor 25-23.
Kekalahan itu membuat Bandung BJB Tandamata harus turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Proliga 2026 sektor putri. Mereka kalah rasio set dari Jakarta Pertamina Energi (JPE) yang naik ke posisi kedua.
Evaluasi
Pelatih Kepala Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang Matulessy menegaskan timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menilai masih banyak aspek permainan yang harus diperbaiki jelang seri berikutnya di Gresik.
Seri Gresik akan digelar pada 29 Januari hingga 1 Februari di GOR Tri Dharma. Bandung BJB Tandamata bakal menghadapi JPE pada Jumat (30/1) dan Jakarta Electric PLN dua hari kemudian.
"Iya apa pun itu saya tetap mensyukuri pencapaian kami hingga sejauh ini, meskipun ada banyak hal yang harus kami benahi di seri selanjutnya nanti di Gresik. Kalau dibilang penasaran, ya saya penasaran terutama saat kami tidak bisa mengambil set kedua dan ketiga. Mudah-mudahan nanti kami bisa lebih baik di Gresik karena nanti kami akan bertemu lagi dengan JPE," ujar Risco.
Faktor Kekalahan
Menurut Risco, kegagalan mengamankan set kedua dan ketiga dalam laga kontra GPP menjadi faktor penting yang memengaruhi hasil akhir pertandingan. Ia menyebut kondisi tersebut berdampak langsung pada kepercayaan diri para pemain di lapangan.
"Saya akui memang pemain asing mereka agak susah dibendung. Pemain asing mereka bermain di atas rata-rata. Tapi sebenarnya kami punya kesempatan, tapi kami membuat kesalahan sendiri. Kesalahan kami banyak sekali. Sama seperti di set ketiga tadi, kami sudah unggul, tapi pemain asing kami banyak membuat error. Mungkin ini untuk evaluasi di Gresik. Harus lebih waspada karena lawan kami juga berat, yaitu JPE," tuturnya.
"Bisa mengalahkan mereka di Bandung bukan berarti akan mudah di putaran kedua, perlu kerja keras, kesehatan, dan perbaikan tim menyeluruh, statistik sudah kami persiapkan untuk perbaikan ke depan," imbuh Risco.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Kokoh di Puncak, Tekuk Jakarta Electric PLN 3-1
Voli 24 Januari 2026, 21:35
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Sumut Falcons Volleyball Academy Lahir, Siap Jadi Kekuatan Baru Voli Putri Indonesia
Voli 9 September 2025, 14:14
-
Tangerang Bangga Bisa Menjadi Tuan Rumah Livoli Divisi Utama 2025
Voli 3 September 2025, 19:57
LATEST UPDATE
-
Liverpool Lemah Fisik dan Mental!
Liga Inggris 16 Mei 2026, 19:30
-
Live Streaming Vidio Chelsea vs Man City di Final FA Cup 2026
Liga Inggris 16 Mei 2026, 19:00
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 16 Mei 2026, 18:16
-
Apakah Chelsea vs Man City di Final Piala FA Tayang Live di TV?
Liga Inggris 16 Mei 2026, 17:50
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 17-18 Mei 2026
Liga Italia 16 Mei 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01

























KOMENTAR