Bola.net - - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengatakan ada suporter klub lain yang menantikan klubnya gagal. Namun, baginya kondisi itu tidak akan jadi masalah dan menganggu fokus Liverpool jadi juara.
Pada musim 2018/19, setidaknya ada dua gelar yang masih punya diraih oleh Liverpool. Pertama adalah gelar di Premier League. The Reds memastikan akan bersaing dengan Manchester City hingga pekan terakhir.
Kedua, Liverpool punya peluang juara di Liga Champions. Hanya saja, langkah Mohamed Salah dan kolega cukup berat. Mereka kalah dengan skor 3-0 pada laga leg pertama babak semifinal atas Barcelona.
Suporter klub mana yang disebut Jurgen Klopp menanti kegagalan Liverpool? Simak selengkapnya di bawah ini.
Menanti Liverpool Gagal
Jika bicara gelar juara Premier League, maka Liverpool sudah cukup lama tidak merayakannya. Kali terakhir The Reds jadi juara yakni pada tahun 1990 silam. Saat itu, kompetisi masih belum bernama Premier League, masih memakai format Divisi Utama.
"Banyak pendukung dari klub lain yang akan merasa senang jika kita gagal," buka Jurgen Klopp tanpa menyebut tim mana yang dia maksud, dikutip dari Liverpool Echo.
"Mereka [klub yang senang jika Liverpool gagal] masih berada di belakang kita di klasemen. Terpisah oleh Manchester City. Semua baik-baik saja, sungguh," sambung manajer asal Jerman tersebut.
Liverpool kini berada di puncak klasemen Premier League dengan 94 poin hasil memainkan 37 pertandingan. The Reds unggul dua poin dari Manchester City di posisi kedua. Namun, pasukan Pep Guardiola sejauh ini baru memainkan 37.
Tidak Beruntung
Jurgen Klopp mengakui bahwa sejak awal dia memang sudah tahu jika langkah membawa Liverpool menjadi juara akan sangat sulit. Bukan soal materi pemain yang ada, tapi juga beberapa faktor teknis lainnya.
Namun, dia selalu merasa optimis dengan peluang yang ada. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu cukup yakin bisa membawa Liverpool mengakhiri puasa gelar Premier League, jika punya faktor keberuntungan.
"Pada awal kedatangan saya di Liverpool, saya menyadari bahwa klub harus melakukannya dengan cara yang sulit. Jadi, kami memang melakukan itu dengan cara yang sulit. Itu yang terjadi, karena kami tidak diberkahi keberuntungan," tutup Jurgen Klopp.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
King Kenny: Jangan Bandingkan Messi dengan Ronaldo
Liga Champions 6 Mei 2019, 21:51
-
Trent: Tidak Usah Terlalu Menghormati Messi
Liga Champions 6 Mei 2019, 21:26
-
King Kenny Optimis Liverpool Bisa Balikkan Situasi Lawan Barca
Liga Champions 6 Mei 2019, 20:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR