
Bola.net - Chelsea kembali menelan kekalahan menyakitkan setelah dipermalukan Everton dengan skor 0-3 dalam lanjutan kompetisi domestik. Hasil tersebut memperpanjang tren negatif The Blues yang kini telah menelan empat kekalahan beruntun di semua ajang.
Kekalahan ini tidak hanya soal skor. Laga di Hill Dickinson Stadium memperlihatkan masalah yang lebih dalam di tubuh Chelsea: kurangnya kepemimpinan di lapangan ketika tim berada dalam tekanan.
Situasi itu menjadi semakin kontras ketika satu-satunya pemain yang terlihat mencoba membangkitkan semangat tim justru seorang pemain berusia 18 tahun, Estevao.
Gol Everton Memperlihatkan Perbedaan Mentalitas

Momen paling menggambarkan situasi Chelsea terjadi setelah gol ketiga Everton tercipta. Iliman Ndiaye berlari menuju tribun untuk merayakan gol bersama rekan-rekannya setelah menempatkan bola ke sudut kanan atas gawang Robert Sanchez.
Sebaliknya, para pemain Chelsea terlihat terpaku di lapangan. Banyak dari mereka berdiri dengan tangan di pinggang, menunduk, atau menatap langit tanpa reaksi berarti.
Satu-satunya pemain yang bergerak cepat adalah Estevao. Pemain muda itu berlari melewati Sanchez untuk mengambil bola dari dalam gawang, lalu membawanya kembali ke lingkaran tengah dan meletakkannya di depan Cole Palmer, seolah ingin segera memulai kembali pertandingan.
Tindakan itu terasa kontras. Bagi pemain yang baru berusia 18 tahun, baru bergabung musim panas lalu, dan baru enam menit kembali bermain setelah absen lebih dari sebulan karena cedera, upaya tersebut menunjukkan semangat yang justru tidak terlihat dari pemain-pemain senior.
Kesalahan Lama Chelsea Kembali Terulang

Kekalahan 0-3 tersebut juga mencerminkan sejumlah masalah lama yang terus menghantui Chelsea sepanjang musim.
Everton mampu menembus pertahanan Chelsea dengan relatif mudah melalui permainan direct. Pola tersebut menghasilkan gol pertama dan ketiga mereka.
Gol kedua bahkan lahir dari kesalahan Robert Sanchez, yang gagal mengamankan situasi dengan baik di depan gawangnya.
Di sisi lain, lini serang Chelsea kembali memperlihatkan masalah yang sama seperti beberapa laga sebelumnya: penyelesaian akhir yang buruk.
Masalah tersebut terlihat sejak awal pertandingan. Dalam 20 menit pertama, Chelsea berulang kali kehilangan bola akibat umpan yang tidak akurat. Bahkan pada menit ke-10, Sanchez hampir saja membuat timnya tertinggal setelah kehilangan bola dari Beto sebelum Moises Caicedo menyapu bola.
Chelsea Tanpa Pemimpin di Lapangan

Ketika Everton mencetak gol pertama, momen tersebut sebenarnya bisa menjadi titik untuk menenangkan situasi dan menyatukan tim.
Nahas, yang terjadi justru sebaliknya. Para pemain Chelsea terlihat berdiri terpencar di lapangan tanpa ada diskusi atau koordinasi.
Padahal, Chelsea memiliki sejumlah pemain berpengalaman di lapangan. Kapten sementara Enzo Fernandez merupakan juara dunia bersama Argentina, sementara Marc Cucurella pernah menjuarai Euro bersama Spanyol.
Sayangnya, tak satu pun terlihat berusaha mengumpulkan rekan-rekannya untuk membicarakan apa yang salah atau bagaimana merespons situasi.
Hal ini terasa kontras dengan Everton. Tim asuhan David Moyes tampil terorganisir, komunikatif, dan penuh percaya diri sepanjang pertandingan.
Komentar Rosenior dan Situasi di Ruang Ganti
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengakui timnya kehilangan momentum setelah kebobolan lebih dulu.
Ia menjelaskan bahwa kondisi mental tim dapat menurun ketika menghadapi lawan kuat dan tertinggal lebih dahulu dalam pertandingan.
“Jika Anda sedang menjalani rangkaian pertandingan sulit melawan tim-tim besar, energi dan kepercayaan diri bisa turun ketika lawan mencetak gol lebih dulu, dan itu yang terjadi,” kata Rosenior.
“Ini soal alur permainan dan momentum, dan kami tidak memilikinya dalam pertandingan hari ini.” Rosenior juga menegaskan bahwa ia tidak melihat kurangnya usaha dari para pemainnya.
Setelah jeda internasional, Chelsea akan menghadapi rangkaian pertandingan berat melawan Manchester City, Manchester United, dan Liverpool.
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Semakin Jauh dari 4 Besar, Liam Rosenior Pede Chelsea Bisa Lolos ke Liga Champions
- Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
- Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
- Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Liverpool di Markas Brighton: Sudah Kalah, Badai Cedera The Reds Semakin Parah Pula
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah Lagi, Chelsea Memang Tidak Punya Pemimpin di Lapangan
Liga Inggris 22 Maret 2026, 18:45
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Man of the Match Everton vs Chelsea: Beto
Liga Inggris 22 Maret 2026, 03:22
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR