
Bola.net - Sebuah hasil pahit kembali harus ditelan Liverpool. Tim yang berbasis di Merseyside itu menelan kekalahan telak di pekan ke-20 EPL ini.
The Reds bertamu ke AMEX Stadium. Mereka menantang sang tuan rumah, Brighton untuk mendapatkan tambahan poin di Premier League.
Di laga ini, Liverpool yang sedikit lebih diunggulkan menelan kekalahan yang menyakitkan. The Reds tumbang dengan skor telak 3-0 di laga ini.
Dari laga ini ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Era Di Zerbi Baru Dimulai

Kemenangan 3-0 atas Liverpool ini menunjukkan bahwa Brighton sudah move on dari Graham Potter.
Seperti yang sudah diketahui, Brighton tampil cemerlang saat di awal musim kemarin. Namun performa mereka sempat turun setelah Graham Potter cabut ke Chelsea dan Roberto Di Zerbi masuk menggantikannya.
Wajar ketika Brighton sempat mengalami periode yang kurang oke karena mereka harus beradaptasi dengan Di Zerbi. Namun kabar baik bagi fans The Seagulls, masa transisi itu sudah berakhir.
Sejak awal tahun 2023 ini Brighton sudah meraih tiga kemenangan beruntun termasuk atas Liverpool. Mereka mencetak total 12 gol dan kebobolan dua gol saja dari tiga laga itu. Jadi jangan kaget jika Brighton mengakhiri musim 2022/23 di zona Eropa.
Gelandang Liverpool Usang

Jika harus menelaah mengapa Liverpool kalah di laga ini, maka lini tengah bisa jadi 'kambing hitam' dari kekalahan memalukan ini.
Jurgen Klopp menurunkan trio Jordan Henderson - Fabinho - Thiago Alcantara di laga ini. Entah kebetulan atau tidak, ketiga gelandang ini lagi-lagi underperform.
Aliran bola ke lini serang tidak lancar. Mereka juga tidak melapisi pertahanan dengan baik dan mudah kehilangan bola. Jadi rasa-rasanya manajemen Liverpool harus segera menambah armada di lini tengah jika tidak mau tren negatif ini berlanjut.
Burung Camar Sang Cryptonite Liverpool

Kemenangan 3-0 atas Liverpool ini membuktikan bahwa Brighton saat ini telah menjelma menjadi kryptonite The Reds.
Di lima pertandingan terakhir kedua tim, Liverpool hanya menang satu kali melawan Brighton. Tiga laga sisanya berakhir imbang dan satu laga dimenangkan Brighton.
Berkat kemenangan di AMEX ini, Brighton sudah dua kali menang atas Liverpool di enam perjumpaan terakhir mereka. Jadi rasa-rasanya Brighton memang sudah memegang 'kartu' Liverpool dan itulah mengapa mereka mampu menang dengan meyakinkan di laga ini.
Kaoru Mitoma, Cahaya Asia yang Baru di EPL

Di laga ini, sosok Solly March menjadi perhatian karena ia berhasil membuat dua gol dan satu assist di laga ini. Namun Brighton memiliki rising star baru pada diri Kaoru Mitoma.
Mitoma bergabung dengan Brighton di musim panas kemarin. Namun dalam waktu yang relatif singkat ia menunjukkan performa yang ciamik bersama Brighton.
Ia berhasil membuat Trent Alexander-Arnold ketar-ketir dan ia kerap membuat umpan-umpan berbahaya ke gawang Liverpool. Layak untuk ditunggu apakah Mitoma mampu menyusul beberapa pemain top Asia yang bersinar di EPL seperti Park Ji-Sung, Son Heung-Min dan Shinji Okazaki?
Sejak Kapan?

Kalah dan menang merupakan hal yang biasa dalam sepak bola. Namun dari kekalahan 3-0 atas Brighton, ada yang aneh dari Liverpool.
Kekalahan ini bukan kekalahan pertama Liverpool di musim 2022/23. The Reds sudah menelan total delapan kekalahan di semua kompetisi pada musim ini.
Namun belakangan ini ada satu yang berbeda dari Liverpool saat mereka kalah. The Reds terlihat tidak punya daya juang untuk mengejar ketertinggalan. Padahal kita tahu semenjak Liverpool ditangani Klopp, The Reds menjadi salah satu tim dengan daya juang yang tinggi.
Namun belakangan ini, Liverpool seakan kehilangan daya juang tersebut. Ketika tertinggal, penggawa The Reds terlihat pasrah dengan hasil yang ada. Sejak kapan Liverpool jadi medioker seperti ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 13-15 Januari 2023
Liga Inggris 15 Januari 2023, 17:16
-
Dibantai Brighton, Apa yang Salah dengan Liverpool?
Liga Inggris 15 Januari 2023, 15:30
-
3 Rekor Buruk Liverpool Usai Dipecundangi Brighton
Liga Inggris 15 Januari 2023, 12:09
-
Tumbang Secara Tragis, Jurgen Klopp Ogah Kambing Hitamkan Cedera
Liga Inggris 15 Januari 2023, 07:26
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR