
Bola.net - Selama satu dekade terakhir, Manchester City bisa dikatakan sebagai 'raja' di Premier League. Bagaimana tidak? Di bawah kepemilikan Syeikh Mansour, tim yang dahulunya dianggap semenjana kini menjadi tim yang bergelimang trofi juara.
Meski klubnya sukses, punya manajer top dan skuat bertabur bintang, tapi fans Manchester City sering kena bully di kalangan para supporter Premier League. The Citizens kerap dilabeli sebagai fans ghoib.
Label tersebut mengacu pada bagaimana fans Manchester City yang hampir tidak pernah mampu menciptakan atmosfer yang mengintimidasi lawan. Saking 'sepi'nya, fans-fans rival menjuluki Etihad Stadium sebagai 'The Emptyhad'. Bahkan fans Manchester United punya chant khusus untuk fans City yaitu 'The City is Yours? The City is Yours? 20.000 empty seat, are you fxxxxng sure?'
Tentu ledekan-ledekan seperti ini selalu bikin kuping para fans Manchester City panas. Namun jika mereka tidak mau lagi disebut sebagai fans ghoib, para fans Manchester City bisa belajar dari 'adik' mereka.
Siapa 'adik' yang di maksud? Simak ulasannya di bawah ini.
Adik dari Timur

Seperti yang sudah diketahui, perusahaan induk Manchester City, City Football Group melakukan investasi besar di dunia sepak bola. Setelah sukses mengakuisisi Manchester City, mereka memutuskan untuk berinvestasi di berbagai klub di penjuru dunia, salah satunya Yokohama F. Marinos.
Marinos merupakan adik ketiga Manchester City setelah City Football Group menjadi bagian dari kepemilikan Marinos di tahun 2014 silam. Mereka bergabung di keluarga City setelah New York City FC dan Melbourne City FC.
Berbeda dari Manchester City, CFG tidak memiliki Marinos secara penuh. Mereka hanya memiliki 20% saham Marinos sementara 80% saham mereka dimiliki oleh Nissan.
Fans yang Loyal

Kembali ke permasalahan 'fans ghoib', Manchester City perlu belajar banyak kepada fans Yokohama F. Marinos cara menjadi 'supporter' yang tokcer.
Di Jepang, ada beberapa tim yang dikenal punya fans yang militan dan sangat bergairah. Sebut saja Urawa Reds Diamonds, FC Tokyo dan Yokohama F. Marinos berada di salah satu dari fans paling militan di Jepang.
Terbukti, musim lalu Marinos menjadi tim dengan jumlah penonton laga kandang ketiga terbanyak di J1 League dengan rata-rata 19.811 penonton per laga kandang. Mereka hanya kalah dari FC Tokyo (rata-rata 22.309 penonton) dan Urawa Red Diamonds (23.617 penonton).
Militansi yang Luar Biasa

Salah satu alasan mengapa kami bilang fans Manchester City harus belajar banyak dari fans Yokohama F. Marinos karena Bola.net berkesempatan untuk melihat langsung bagaimana aksi para fans Marinos tersebut.
Bola.net menghadiri undangan J1 League untuk menonton laga pembuka J1 League 2023 antara Kawasaki Frontale vs Yokohama F. Marinos pada hari Jumat (17/2/2023) kemarin. Pertandingan ini digelar di Kawasaki Torodoroki Stadium yang notabene adalah markas dari Frontale.
Dari pengamatan Bola.net, pada saat itu para fans Marinos hanya diberi alokasi sekitar 20-25% dari total kapasitas stadion. Namun sejak awal laga, mereka menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu fans terbaik di Jepang.
🥁 PEAK FRIDAY NIGHT J.LEAGUE VIBES 🔥⚓️ @prompt_fmarinos
— J.LEAGUE Official (English) (@J_League_En) February 17, 2023
📺 LIVE: https://t.co/fagAyMmVYX pic.twitter.com/EkX1FjuQZq
Sekitar satu jam sebelum pertandingan dimulai, para fans Marinos sudah memenuhi tribun tamu dari Todoroki Stadium. Sejak saat itu hingga sekitar 20-30 menit seusai laga, mereka bernyanyi tanpa henti untuk mendukung tim kesayangan mereka seperti yang terlihat di video di bawah ini.
Yang lebih mengagumkannya lagi, fans Marinos yang hanya 1/3 dari fans tuan rumah yang hadir di stadion mampu mengimbangi suara chant fans Kawasaki Frontale. Bahkan dari pengamatan Bola.net secara langsung chant-chant fans Marinos beberapa kali mengalahkan suara chant fans Frontale.
Jadi kalau kalian gak mau disebut fans Ghoib, wahai fans Manchester City, belajar yuk sama adik kalian!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Premier League Hari Ini: Nottingham Forest vs Manchester City
Liga Inggris 18 Februari 2023, 19:59
-
Prediksi Nottingham Forest vs Manchester City 18 Februari 2023
Liga Inggris 18 Februari 2023, 11:03
-
Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Sabtu 18 Februari 2023 - Minggu 19 Februari 2023
Liga Inggris 18 Februari 2023, 06:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Leeds 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 15:39
-
AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
Liga Italia 7 Januari 2026, 15:36
-
Proliga 2026 Segera Dimulai, Pontianak Jadi Tuan Rumah Seri Pertama
Voli 7 Januari 2026, 15:27
-
Duel Antarlini Persib Vs Persija di BRI Super League: Sengit di Setiap Posisi
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 14:52
-
Prediksi Brentford vs Sunderland 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:37
-
Manchester United Diprediksi Gagal Menang di Kandang Burnley
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:33
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR