
Bola.net - Mantan bek Manchester United Gabriel Heinze mengaku ia pernah mencoba melawan Roy Keane dan berakhir dengan dirinya tak sadarkan diri.
Keane adalah contoh seorang gelandang bertahan yang sangat garang di dalam dan di luar lapangan. Ia tak akan segan untuk beradu fisik dengan pemain lawan.
Bahkan adu pukul pun siap ia lakoni. Ia pernah berseteru dengan Patrick Vieira, gelandang legendaris Arsenal.
Ia juga pernah menghajar mantan gelandang Manchester City, Alf Inge Haaland, dengan tekel brutal. Manajer Timnas Inggris saat ini, Gareth Southgate, juga pernah jadi korbannya ketika kaki Keane mendarat di perutnya.
Keane bahkan pernah bentrok dengan rekan setimnya sendiri di Manchester United. Pemain tersebut adalah Peter Schmeichel.
Korban Roy Keane yang Lain
Kini terungkap bahwa ada pemain lain yang pernah menjadi korban aksi kasar Roy Keane. Pemain tersebut adalah eks bek Manchester United, Gabriel Heinze.
Heinze mengungkapkan bahwa di awal masa bergabungnya di Old Trafford, United menelan kekalahan. Setelah itu ia terlibat cekcok dengan Keane dan itu membuat dirinya mengalami KO dan tak sadarkan diri.
"Kami kalah di sebuah pertandingan dan saya pergi ke ruang ganti lebih dulu dan Roy Keane yang kedua. Saya memilih pergi lebih dulu setelah pertandingan. Saya tidak ingin berbicara dengan siapa pun karena kami kalah," ungkapnya seperti dilansir Sportbible.
"Saya tidak mengerti bahasa Inggris, hanya kata-kata kasar. Saya mendengar nama saya dan 'enyah kau' oleh Roy Keane, pemain terbaik," sambungnya.
"Saya tahu itu buruk, jadi saya melawannya, idola fans Manchester ini, pria hebat yang dicintai semua orang, dan menjawab: 'Pergilah, kamu'. Saya tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya." Heinze kemudian mengonfirmasi bahwa ia di-KO oleh pria asal Irlandia tersebut.
Disukai Roy Keane

Kisah Gabriel Heinze itu memang begitu 'wow'. Namun uniknya, Roy Keane sendiri akhirnya mengaku bahwa ia sebenarnya mengagumi mantan pemain PSG dan Real Madrid tersebut.
"Gabriel Heinze adalah orang baik yang lain. Ia adalah seorang pemain yang keji dalam latihan. Saya mengalami cedera pada suatu hari. Banyak dari itu adalah kesalahan saya sendiri. Itu hari Jumat. Kami bermain lawan Spurs di kandang keesokan harinya, dan kami akan selalu menjalani latihan ringan sehari sebelum pertandingan kandang," ungkap Keane.
"Tapi itu agak buruk dan berakhir dengan diri saya dan Gabby melancarkan tekel pada satu sama lain," sambungnya.
Keane mengatakan bahwa Heinze sempat menghajar kakinya dengan lututnya. Aksi itu sebenarnya membuatnya kesakitan, namun ia gengsi menunjukkannya pada orang lain dan tak ingin mendapatkan perawatan dari tim medis. Alhasil kakinya pun mengalami rasa sakit yang sampai membuat langkahnya terpincang-pincang.
"Saya meninggalkan rumah pada hari berikutnya, dengan pincang. Saya berkata kepada istri saya, 'Yah, saya tidak akan bisa bermain. Saya hanya akan masuk dan memberi tahu mereka.' Saya sampai di Old Trafford dan jalan tertatih-tatih - secara harfiah - ke ruang ganti. Saya mendapat beberapa obat penghilang rasa sakit, dan dimainkan. Istri saya mengatakan itu adalah hal yang paling lucu, mendengar nama saya diumumkan di radio, setelah dia melihat saya tertatih-tatih keluar dari rumah pagi itu. Tetapi saya menyukai Heinze," seru Keane.
Gabriel Heinze gabung Manchester United pada musim panas 2004 dari PSG. Ia bertahan di Old Trafford hingga tahun 2017 saja sebelum akhirnya gabung Real Madrid.
(sportbible)
Baca Juga:
- Transfer Odion Ighalo Beri Dampak Positif untuk Anthony Martial, Mengapa Begitu?
- Garang Lawan Liverpool, Gilmour Langsung Dibandingkan Dengan Roy Keane
- Dicerca Legenda karena Blunder Konyol, David de Gea Justru Dibela Eks Kiper MU
- Baru Satu Bulan Bersama, MU Sudah Ketergantungan Pada Bruno Fernandes?
- Roy Keane Bangga Lihat MU Pecundangi Manchester City
- Roy Keane: Bruno Fernandes Bakal Jadi Pemain Penting di MU
- Emosi, Roy Keane Ingin Habisi De Gea Usai Bikin Blunder Lawan Everton
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Manchester United vs Manchester City Tinggalkan Luka di Kaki Martial
Open Play 9 Maret 2020, 23:56
-
Ilkay Gundogan Mengaku Tidak Melanggar Bruno Fernandes
Liga Inggris 9 Maret 2020, 23:30
-
Brown: Fernandes Tipe Pemain yang Sudah Lama Dirindukan MU
Liga Inggris 9 Maret 2020, 23:01
-
Berkat Bruno Fernandes, Manchester United Kini tak Lagi Tampak Rentan
Liga Inggris 9 Maret 2020, 22:14
-
Tinggalkan Chelsea, Willian Membelot ke MU?
Liga Inggris 9 Maret 2020, 22:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40

























KOMENTAR