
Bola.net - Liga Inggris memang kejam. Persaingan juara selalu menyuguhkan dua sisi cerita. Mereka yang berhasil juara akan bersorak, sedangkan yang gagla harus gigit jari. Kali ini, Arsenal harus siap patah hati.
Betapa tidak, skuad Mikel Arteta sudah bermain sangat baik musim ini. Arsenal sudah melakukan segalanya dengan benar, tapi nahas mereka harus bersaing dengan Manchester City yang terlalu kuat.
Terbaru, Arsenal harus rela turun dari puncak klasemen. Duel tunda pekan ke-34, Rabu (15/5) Man City membekuk Tottenham dengan skor 2-0. Tambahan tiga poin mendongkrak posisi Man City ke puncak klasemen.
Sang juara bertahan mengoleksi 88 poin, sementara Arsenal di peringkat dua dengan 86 poin. Tersisa satu pertandingan lagi. Setelah berjuang sepanjang musim, Arsenal mungkin gagal juara.
Arsenal finis peringkat dua EPL?
Di pertandingan terakhir nanti, Man City akan menyambangi West Ham, sementara Arsenal meladeni Everton. Kali ini, kemenangan saja tidak cukup, Arsenal harus berharap Man City kalah.
Arsenal harus bersaing dengan Man City yang terlalu tangguh. Bukan salah Arsenal, bukan berarti skuad Mikel Arteta lengah, hanya Man City memang jadi lawan yang hampir mustahil dijegal.
Satu pertandingan tersisa, katakanla Man City dan Arsenal sama-sama menang, jadi Man City bakal menutup musim dengan 91 poin, Arsenal dengan 89 poin. The Gunners hanya tertinggal dua poin, gagal juara.
Kasus Arsenal musim ini sama seperti pengalaman Liverpool beberapa tahun lalu. Dua kali Liverpool hampir juara, tapi selalu kalah tipis dari Man City, yaitu pada musim 2021/2022 dan 2018/2019, keduanya hanya selisih tipis 1 poin.
Arsenal harus puas dengan Community Shield?
Setelah bermain sangat baik sepanjang musim, bertahan di puncak klasemen selama berbulan-bulan, pada akhirnya Arsenal harus puas dengan satu trofi minor, Community Shield.
Memang terasa tidak adil, tapi begitulah kejamnya Premier League. Bersaing dengan Manchester City memang sangat sulit, tampil apik saja tidak cukup.
"Dengan 15 kemenangan, 1 hasil imbang, dan hanya 1 kali kalah dalam 17 laga terakhir di Premier League, Arsenal tidak layak finis di peringkat dua," ujar pakar Premier League, Chris Sutton.
"Sayangnya, skenario itulah yang akan terjadi, dan selain gelar Community Shield, mereka akan kembali menutup musim tanpa trofi."
Berikan yang terbaik di laga terakhir
Meski pada akhirnya gagal juara, Sutton yakin Arsenal akan tetap memberikan penampilan terbaik mereka di pertandingan terakhir nanti. Apalagi, ada beberapa legenda yang akan menghadiri laga tersebut.
"Arsenal telah mengundang beberapa pemain dari era Invincibles ke laga ini [vs Everton], jadi mereka pasti ingin memberikan pertunjukan terbaik," sambung Sutton.
"Mereka harus menutup musim ini dengan senyuman, meski akhirnya tidak ada gelar juara untuk dirayakan," tandasnya.
Jadwal Premier League 2023/2024
Minggu, 19 Mei 2024
22.00 WIB - Liverpool vs Wolves
22.00 WIB - Sheffield United vs Tottenham
22.00 WIB - Luton Town vs Fulham
22.00 WIB - Brighton vs Man United
22.00 WIB - Man City vs West Ham
22.00 WIB - Arsenal vs Everton
22.00 WIB - Brentford vs Newcastle
22.00 WIB - Crystal Palace vs Aston Villa
22.00 WIB - Burnley vs Nottm Forest
22.00 WIB - Chelsea vs Bournemouth
Klasemen Liga Inggris 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta: Tolong Bantu Arsenal Juara, Wahai West Ham!
Liga Inggris 17 Mei 2024, 21:24
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
-
Skuad Lengkap Real Madrid untuk Piala Super Spanyol 2026: Tanpa Kylian Mbappe
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 22:04
-
CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
News 6 Januari 2026, 21:54
-
Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
News 6 Januari 2026, 21:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR