Bola.net - - Eks wasit Premier League Keith Hackett menyebut kelalaian salah satu koleganya dalam memberikan keputusan saat terjadi duel antara Vincent Kompany dan Mohamed Salah ikut andil jadi penentu keberhasilan Manchester City jadi juara liga musim ini.
Liverpool saat ini gencar mengkampayekan slogan yang kira-kira pesannya tak jauh seperti ini: 'next year is our year.' Pasalnya mereka lagi-lagi gagal merebut mahkota juara Premier League.
The Reds sejatinya tampil sangat apik. Dalam semusim cuma kalah sekali. Mereka juga jadi tim dengan pertahanan terbaik di liga musim ini.
Poin yang mereka kumpulkan juga fantastis, 97 poin. Sayangnya City sukses mengumpulkan 98 poin.
Tekel Dua Kaki
Satu-satunya kekalahan itu didapat saat bersua dengan City di Etihad Stadium. Di pertandingan yang dihelat pada awal Januari 2019 lalu itu, Liverpool kalah 2-1.
Dua gol City dicetak oleh Sergio Aguero dan Leroy Sane. Gol balasan Liverpool dihasilkan oleh Robert Firmino.
Laga itu sendiri menyisakan kontroversi. Di laga tersebut wasit yang bertugas yakni Anthony Taylor, tak mengusir keluar Vincent Kompany.
Padahal bek asal Belgia itu melancarkan tekel dua kaki kepada Mohamed Salah. Pada akhirnya Anthony cuma memberikan kartu kuning kepada bek asal Belgia tersebut.
Titik Balik
Hackett pernah memimpin asosiasi wasit EPL, Professional Game Match Officials Limited, dari tahun 2004 hingga 2010. Ia pun menyoroti keputusan koleganya tersebut.
Ia mengisyaratkan bahwa Anthony mengeluarkan keputusan yang salah. Menurutnya saat itu Kompany harusnya dikartu merah. Ia juga menyebut keputusan itu kemudian mempengaruhi perjalanan City pada musim ini.
(c) Twitter
"Titik balik dalam [perburuan] gelar Liga Premier diputuskan dalam pertandingan Man City v Liverpool. Menit ke-31 ketika Kompany masuk dari kejauhan dengan dua kaki turun ke tanah pada Mo Salah. Anthony Taylor gagal memberikan kartu merah untuk pelanggaran itu! City menang 2-1."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Kunci Kemenangan Manchester City Atas Liverpool Versi Laporte
Liga Inggris 14 Mei 2019, 21:53
-
Manchester City, Jarak Bukan Masalah Untuk Menjebol Gawang
Liga Inggris 14 Mei 2019, 15:23
-
Liverpool dan Manchester City yang Tak Mempan Diserang Balik
Liga Inggris 14 Mei 2019, 14:51
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR