
Bola.net - Eks kapten Manchester United, Roy Keane merasa sangat kesal melihat performa Harry Maguire cs kala dibantai sang tetangga, Manchester City 1-4, Minggu (6/3/2022).
Dalam laga yang digelar di Etihad Stadium ini, Manchester United sejatinya sempat menyamakan skor menjadi 1-1 lewat gol Jadon Sancho usai Kevin De Bruyne membawa tuan rumah unggul lebih dahulu.
Namun, De Bruyne kembali mencetak gol untuk membawa City lagi-lagi memimpin. Tuan rumah pun menambah keunggulan menjadi 4-2 di babak kedua berkat dua gol Riyad Mahrez.
Kekesalan Roy Keane
Berbicara sebagai komentator pertandingan di Sky Sports, Keane pun merasa geram dengan penampilan United. Keane bahkan mengklaim ada sejumlah pemain yang tak layak lagi memperkuat Setan Merah.
“Ada pemain di sana dan kita menontonnya secara langsung, dan saya melihat mereka menjadi sangat frustrasi menontonnya," ujar Keane.
“Saya memaafkan kesalahan, tetapi Anda harus mundur. Ada lima atau enam pemain tidak boleh bermain untuk United lagi. Sangat memalukan,"
"Memalukan bahwa Anda tidak bisa lari kembali dan Anda tidak bisa mempertaruhkan tubuh Anda," tukasnya.
Pemain Pengganti Mengecewakan
Lebih lanjut, Keane juga merasa kecewa dengan kontribusi yan diberikan dua pemain pengganti di babak kedua, yakni Jesse Lingard dan Marcus Rashford.
“Saya memaafkan kurangnya kualitas melawan Man City di babak kedua karena Man City luar biasa, mereka luar biasa selama tiga, empat lima tahun terakhir mereka adalah tim yang fantastis. Itu sebabnya mereka juara," tutur Keane.
“Tapi Man Utd dalam pertandingan derby hari ini? Pemain pengganti masuk, Anda berharap mereka akan memberikan dampak. Mereka tidak siap untuk berlarian,"
Manchester United Menyerah
Keane pun menyebut sejumlah pemain di lini tengah yang performanya sangat jauh dari harapan. Keane mengklaim bahwa United menyerah dan itu hal yang memalukan.
"Beberapa pemain di lini tengah, Wan-Bissaka, Fred, Maguire, Rashford ketika dia masuk... saya bisa melanjutkannya," kata Keane.
“Menyerah dengan empat gol, Man City bahkan tidak dalam performa terbaiknya, City tidak harus dalam performa terbaiknya. Saya pikir City memiliki beberapa amunisi lagi. Saya rasa mereka sedikit bermain-main seperti pertandingan di Old Trafford,"
"Pepatah lama mengatakan pria vs bocah laki-laki. Mereka menyerah. Memalukan." tandasnya.
Klasemen Premier League
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Scott McTominay Umbar Penyebab MU Dibantai Manchester City
Liga Inggris 7 Maret 2022, 16:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR