
Bola.net - Harry Kane mengatakan bahwa ia ingin sekali melihat Tottenham menjuarai Premier League musim ini. Meski sudah meninggalkan klub pada musim panas, sang pemain tetap menjadi penggemar The Lilywhites dan memuji dampak dari Ange Postecoglou.
Pemain berusia 30 tahun ini menyelesaikan kepindahannya senilai 100 juta poundsterling ke Bayern Munchen setelah gagal dalam upayanya untuk meraih gelar di London utara.
Sejak saat itu Tottenham, di bawah pelatih baru mereka, Postecoglou, telah direvitalisasi dan berada di puncak klasemen Premier League menjelang jeda internasional.
Kane, yang telah beradaptasi dengan cepat dengan kehidupan di Jerman dan mencetak sembilan gol dalam 10 pertandingan, mengakui bahwa ia akan selalu memiliki tempat khusus untuk klub masa kecilnya itu.
Simak komentar sang pemain di bawah ini.
Jagokan Tottenham Juara
Di sela-sela persiapan bersama timnas Inggris di ajang kualifikasi Euro 2024, Kane mengatakan ingin sekali melihat mantan timnya mengakhiri paceklik trofi.
"Sangat menyenangkan untuk dilihat. Saya pikir saya telah mengatakan sebelumnya, manajer [Postecoglou] melakukan hal yang luar biasa untuk mereka dengan cara mereka bermain,' katanya.
"Saya akan selalu memperhatikan Spurs dan Premier League. Tentu saja, perjalanan masih panjang, tetapi seperti yang dikatakan manajer, tidak ada alasan mengapa para penggemar tidak boleh gembira dan senang dengan apa yang telah terjadi. Semoga saja mereka dapat melanjutkannya.
"Saya telah menegaskan sepanjang karier saya bahwa saya adalah seorang penggemar Tottenham dan saya ingin melihat Tottenham melakukannya dengan baik. Tidak ada tim lain di Premier League yang ingin saya jagokan selain Tottenham."
Selalu Dukung Tottenham
Awal musim yang tak terkalahkan yang dilalui oleh Tottenham membuat beberapa penggemar memimpikan sebuah perebutan gelar yang tidak mungkin terjadi dan serangkaian pertandingan mereka setelah jeda dapat membuat mereka mempertahankan posisi puncak klasemen untuk beberapa pekan ke depan.
"Juga, saya harus menghormati Bayern Munchen dan tentu saja, para penggemar tahu bahwa saya akan selalu memiliki rasa hormat kepada Spurs [tidak perlu dipertanyakan lagi] tetapi saya harus mencurahkan seluruh perhatian saya kepada Bayern dan membuat kami sesukses mungkin," imbuh Kane.
"Jadi, saya tahu akan ada pertanyaan, pasti, terutama ketika Tottenham tampil bagus.
"Tentu saja, saya berharap mereka tampil sebaik mungkin, tetapi perhatian utama saya adalah di mana saya berada sekarang dan berusaha tampil untuk Bayern."
Fokus Bersama Bayern Munchen
Kane telah membuktikan bahwa ia telah berada di Munchen setelah awal yang gemilang di mana ia selain mencatat torehan impresif bersama klub, ia merupakan sosok figur penting di lini depan The Bavarians.
"Dalam hal awal, saya sangat senang," katanya.
"Selalu ada sedikit tekanan tambahan ketika Anda pergi ke klub baru, ekspektasi, Anda telah dibeli dengan harga yang mahal dan orang-orang hanya mengharapkan Anda untuk langsung bekerja keras dan mulai mencetak gol dan mulai menang, tetapi tidak selalu demikian.
"Tentu saja saya selalu merasa bahwa saya mungkin bisa mencetak beberapa gol lagi, saya memiliki beberapa peluang.
"Namun secara umum, jika Anda memberi tahu saya sebelum transfer bahwa inilah yang akan saya dapatkan, jumlah gol dan assist serta kemenangan, saya akan menerimanya, jadi saya sangat senang dengan hal tersebut."
Sumber: Daily Mail
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2023/24
Baca Juga:
- Blunder Terus Menerus, Karir Andre Onana di MU Bisa Berakhir Cepat!
- Manchester United Kebut Negosiasi Kontrak Baru Aaron Wan-Bissaka
- Harry Maguire Spill Penyebab Batal Gabung West Ham: Bukan Masalah Gaji!
- Kans Mohamed Salah ke Liga Arab Saudi Tetap Terbuka Lebar
- Tampil Menjanjikan Bersama Betis, Wonderkid Ini Langsung Jadi Target Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kesengsem dengan Laju Impresif, Harry Kane Jagokan Tottenham Juara Premier League
Liga Inggris 12 Oktober 2023, 06:35
-
Tottenham Istimewa: Belum Terkalahkan, Masih Sempurna di Kandang
Liga Inggris 11 Oktober 2023, 08:53
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR