
Bola.net - Masa depan Ruben Amorim di Manchester United kini berada dalam ketidakpastian besar akibat retaknya hubungan dengan Jason Wilcox. Direktur teknik klub tersebut menjadi faktor kunci dalam situasi panas di Old Trafford saat ini.
Ketegangan internal ini disinyalir menjadi pemicu utama ledakan emosi sang pelatih usai laga melawan Leeds United, Minggu (4/1/2026) malam WIB. Hubungan yang tidak harmonis ini membuat posisi Amorim semakin terjepit.
Situasi di balik layar ternyata jauh lebih rumit dari sekadar hasil imbang di lapangan. Ada perang dingin perebutan pengaruh dan kebijakan yang sedang terjadi.
Amorim merasa kecewa berat karena janji dukungan manajemen di bursa transfer Januari mendadak berubah. Hal ini memicu ketidakpuasan mendalam dari pelatih berusia 40 tahun itu.
Janji Manis yang diingkari

Awalnya, Amorim percaya penuh bahwa United siap menyokongnya untuk mendatangkan pemain bintang pada Januari. Namun, realitas berkata lain saat kebijakan klub tiba-tiba bergeser.
Perubahan rencana ini dikabarkan datang langsung dari otoritas Jason Wilcox yang melapor ke CEO Omar Berrada. Amorim merasa dikhianati karena tidak mendapatkan amunisi yang dibutuhkannya.
Kekecewaan ini sebenarnya sudah tersirat saat Amorim menolak menjelaskan komentar lamanya soal anggaran. Ia menyadari posisinya sedang diawasi ketat.
"Saya tidak ingin membicarakan hal itu (perubahan anggaran transfer)," elak Amorim.
"Anda sangat pintar," tambahnya singkat saat didesak wartawan.
Kasus Mainoo dan Keraguan Direksi

Petinggi klub ternyata sudah memiliki keraguan terhadap Amorim bahkan sebelum drama konferensi pers di Leeds. Keraguan ini muncul akibat sikap Amorim yang dinilai terlalu temperamental.
Salah satu sumber gesekan terbesar adalah perbedaan pandangan mengenai nasib Kobbie Mainoo. Manajemen menolak keras ide untuk melepas gelandang muda tersebut.
Mainoo memang tidak menjadi pilihan utama di bawah taktik Amorim dan sedang menepi karena cedera. Namun, hierarki klub yakin pemain 20 tahun itu adalah aset masa depan yang tak boleh dijual.
Posisi Wilcox dalam konflik ini dinilai lebih kuat karena dukungan penuh dari CEO Omar Berrada. Christopher Vivell, kepala rekrutmen, bahkan dilaporkan mulai mempertanyakan taktik Amorim.
Ledakan Amarah di Elland Road

Puncak dari segala frustrasi ini tumpah ruah dalam konferensi pers pasca laga kontra Leeds United. Amorim secara terbuka "menyemprot" departemen scouting dan direktur olahraga.
Ia menegaskan statusnya sebagai manajer yang memiliki otoritas penuh, bukan sekadar pelatih kepala. Ia menolak didikte hanya soal urusan teknis lapangan saja.
"Saya perhatikan kalian menerima informasi selektif tentang segalanya," buka Amorim dengan nada sinis.
"Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan pelatih Manchester United. Itu jelas," tegasnya berapi-api.
Ultimatum 18 Bulan
Amorim bahkan tak segan memberikan ultimatum mengenai durasi kerjanya di Old Trafford. Ia siap angkat kaki setelah kontraknya habis 18 bulan lagi.
Pernyataan ini seolah menjadi tantangan terbuka bagi dewan direksi untuk memecatnya atau membiarkannya bekerja. Ia menuntut semua elemen klub bekerja profesional.
"Setiap departemen, bagian scouting, direktur olahraga, perlu melakukan pekerjaan mereka. Saya akan melakukan pekerjaan saya selama 18 bulan dan kemudian kita move on," tuntutnya.
"Jika orang-orang tidak bisa menangani Gary Neville dan kritik atas segalanya, kita perlu mengubah klub," sindir Amorim sebelum meninggalkan ruangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Dipecat Man United: Siapa yang Full Senyum, Siapa yang Terpukul?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 20:16
LATEST UPDATE
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR