
Bola.net - Wayne Rooney pernah mengejutkan publik sepak bola ketika mengajukan permintaan transfer dari Manchester United pada Oktober 2010. Keputusan tersebut sulit dipercaya karena ia merupakan salah satu pemain terpenting klub setelah mencetak 34 gol sepanjang musim 2009/2010.
Saat itu, Manchester United masih menjadi salah satu kekuatan utama Premier League di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Namun, Rooney mulai mempertanyakan arah pembangunan tim setelah klub kehilangan sejumlah pemain bintang dan tidak mendatangkan pengganti dengan kualitas sepadan.
Kepergian Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez menjadi salah satu alasan utama di balik kekhawatiran Rooney. Ia ingin memastikan Manchester United tetap memiliki ambisi untuk bersaing memperebutkan gelar, bukan menjalani masa transisi panjang dengan mengandalkan pemain muda.
Perselisihan tersebut sempat membuat masa depan Rooney di Old Trafford tidak menentu. Meski akhirnya menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun, kekhawatirannya mengenai arah klub kembali menjadi bahan pembicaraan setelah Ferguson meninggalkan Manchester United pada 2013.
Rooney Mempertanyakan Arah Manchester United
Rooney mulai meragukan rencana Manchester United setelah melihat perubahan komposisi tim. Ronaldo dan Tevez telah pergi, sementara klub mendatangkan sejumlah pemain seperti Chris Smalling, Javier Hernandez, dan Bebe pada musim panas 2010.
Dalam wawancara di podcast Stick to Football, Rooney menjelaskan bahwa ia ingin mengetahui rencana klub untuk mempertahankan daya saing. Ia juga memikirkan masa depan Ferguson yang saat itu diperkirakan tidak akan lama lagi melatih Manchester United.
"Saya mulai memikirkan tim. Saya bertanya-tanya, apa yang akan terjadi dengan tim ini?" ujar Rooney.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa persoalannya bukan terletak pada kualitas individu pemain muda yang didatangkan klub. Rooney hanya ingin mendapatkan kepastian bahwa Manchester United tidak akan melewati masa transisi panjang setelah kehilangan dua pemain penting.
"Saya tidak bermaksud merendahkan Phil Jones atau Chris Smalling, tetapi jelas mereka tidak akan menggantikan Ronaldo dan Tevez," kata Rooney.
Permintaan Jaminan yang Berujung Konflik
Rooney mengaku telah meminta penjelasan langsung kepada Ferguson mengenai rencana klub. Ia ingin mengetahui apakah Manchester United siap kembali bersaing untuk meraih trofi atau justru membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun untuk membangun tim baru.
"Saya ingin kepastian bahwa ini bukan awal dari masa transisi lainnya," ujar Rooney.
Namun, pembicaraan tersebut tidak berjalan sesuai harapannya. Rooney mengatakan Ferguson menyuruhnya keluar dari kantor, sehingga ia kemudian mencari penjelasan lebih lanjut dari David Gill yang saat itu menjabat sebagai kepala eksekutif klub.
Rooney juga menyampaikan persoalan tersebut melalui pernyataan resmi ketika masa depannya menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa dirinya membutuhkan jaminan mengenai kemampuan Manchester United untuk terus merekrut pemain terbaik dunia.
"Saya bertemu David Gill pekan lalu dan dia tidak memberikan jaminan yang saya cari mengenai komposisi skuad pada masa mendatang," kata Rooney dalam pernyataannya.
Tak lama setelah itu, Rooney mengajukan permintaan transfer. Ferguson mengaku terkejut dengan keputusan tersebut karena beberapa bulan sebelumnya Rooney masih menyebut Manchester United sebagai klub terbaik di dunia.
Manchester City Sempat Mengincar Rooney
Situasi semakin memanas ketika sejumlah klub besar dikabarkan tertarik merekrut Rooney. Chelsea, yang saat itu berstatus juara Premier League di bawah Carlo Ancelotti, ikut memantau situasi tersebut, sementara Barcelona dan Real Madrid juga disebut mengamati perkembangannya.
Namun, Manchester City menjadi klub yang paling mengejutkan dalam persaingan mendapatkan tanda tangan Rooney. Penyerang timnas Inggris itu bahkan disebut terbuka terhadap kemungkinan bergabung dengan rival sekota Manchester United.
Kabar tersebut memicu kemarahan sebagian pendukung Manchester United. Sejumlah suporter mendatangi rumah Rooney di Cheshire dan melontarkan ancaman setelah muncul kabar mengenai kemungkinan kepindahannya ke City.
Dua hari kemudian, situasi berubah drastis. Rooney memutuskan bertahan di Old Trafford dan menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun.
"Saya menandatangani kontrak baru dengan keyakinan penuh bahwa manajemen, staf pelatih, dewan direksi, dan pemilik benar-benar berkomitmen menjaga sejarah kemenangan Manchester United," ujar Rooney.
Kekhawatiran Rooney Terbukti setelah Ferguson Pergi
Manchester United masih mampu meraih gelar Premier League pada 2011 dan 2013 sebelum Ferguson pensiun. Namun, kepergian sang manajer menjadi awal dari periode yang jauh lebih sulit bagi klub dalam mempertahankan dominasi di sepak bola Inggris.
Rooney sendiri tidak lagi tampil dengan ledakan permainan yang sama setelah mengalami cedera pergelangan kaki ketika menghadapi Bayern Munchen di perempat final Liga Champions pada 2010. Meski masih mampu mencetak 34 gol pada musim 2011/2012, perannya perlahan berubah seiring perkembangan kariernya.
Pada 2013, Rooney kembali dikabarkan ingin meninggalkan Manchester United. Hal tersebut memperkuat pandangan bahwa kekhawatirannya mengenai arah klub bukan sekadar persoalan kontrak atau keinginan pribadi.
Dalam perkembangan berikutnya, Manchester United kesulitan kembali bersaing secara konsisten untuk gelar utama. Beban utang, pergantian manajer, dan persoalan investasi pemain menjadi bagian dari perdebatan mengenai pengelolaan klub setelah era Ferguson.
Kritik terhadap kepemilikan klub juga masih berlanjut pada 2026. Rooney termasuk pihak yang menyampaikan kritik terhadap kebijakan klub, sementara Lisandro Martinez turut mempertanyakan minimnya investasi pada bursa transfer musim panas tahun tersebut.
Sumber: Planet Football
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Man City vs Ipswich: Erling Haaland
Liga Inggris 17 Oktober 2026, 23:38
-
Hasil Man City vs Ipswich: Haaland Dua Gol, The Citizens Menang 3-2
Liga Inggris 17 Oktober 2026, 23:20
-
Link Nonton Streaming Man City vs Ipswich 17 Oktober 2026
Liga Inggris 17 Oktober 2026, 13:16
-
Kisah Wayne Rooney Nyaris Tinggalkan MU dan Bergabung dengan Manchester City
Liga Inggris 17 Oktober 2026, 12:01
-
Prediksi Man City vs Ipswich 17 Oktober 2026
Liga Inggris 16 Oktober 2026, 15:57
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR