
Bola.net - - Jurgen Klopp tengah bersiap membimbing timnya pada laga krusial melawan Manchester United, Minggu (24/2) malam WIB besok. Pertandingan itu penting bagi Liverpool untuk merebut kembali puncak klasemen sementara, tentunya dengan meraih poin penuh.
MU yang sekarang jelas tidak mudah dikalahkan. Sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer, Setan Merah sukses meraih 11 kemenangan dalam 13 pertandingan. Solskjaer mengembalikan identitas MU sebagai tim ofensif.
Semasa itu pula, hanya PSG yang terbilang mampu mengalahkan MU-nya Solskjaer. Pada leg pertama 16 besar Liga Champions beberapa waktu lalu, PSG mengalahkan MU 2-0 di Old Trafford.
Sebab itu, Klopp diminta belajar dari PSG untuk mengalahkan Liverpool. Alias menggunakan pertandingan itu sebagai penyedia blueprint atau cetak biru untuk mengalahkan MU. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Belajar dari PSG?
Menurut Klopp, sebenarnya tidak ada yang bisa dipelajari atau dicontoh dari pertandingan MU vs PSG. Sebab, Klopp merasa MU sebenarnya bermain cukup baik meski akhirnya kalah dalam skor.
"Berdasarkan hasil pertandingan, PSG satu-satunya tim [yang mampu mengalahkan MU], tapi Tottenham memainkan pertandingan yang cukup bagus melawan MU, sejujurnya," kata Klopp di Liverpoolfc.
"Apa itu cetak biru? Mereka [MU] tampil cukup baik dalam mengalirkan bola, banyak mengumpan, mereka sangat percaya diri, posisi bagus, mengumpan di antara lini, dan mencetak gol di saat yang tepat."
PSG Sedikit Beruntung

Lebih lanjut, Klopp percaya kemenangan PSG atas MU juga dipengaruhi keberuntungan. Cedera Anthony Martial dan Jesse Lingard di ujung babak pertama dinilai jadi faktor penentu, sebab MU belum pernah merotasi skuat dalam waktu genting seperti itu.
"Anda udah melihat bahwa saat melawan Chelsea MU bisa bermain dengan sangat baik tanpa Lingard dan Martial karena itu adalah line-up yang tepat bersama Mata dan Lukaku."
"Namun, pada pertandingan [vs PSG], ketika anda harus tiba-tiba mengubahnya, itu berdampak lebih, tidak bisa benar-benar beradaptasi. Mereka memainkan lima tau enam laga sebelumnya dengan line-up yang sama, lalu harus mengubahnya hanya dalam 15 menit," sambung Klopp.
"Itu jelas tidak bekerja dengan baik, dan PSG memanfaatkan itu. Sebenarnya PSG sedikit beruntung."
Berita Video
Berita video profil 5 pemain tengah timnas U-22 Indonesia di Piala AFF U-22 2019
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mane Berharap Bisa Cetak Gol Lawan MU
Liga Inggris 23 Februari 2019, 22:00
-
Tantang MU, Mane Berhasrat Bawa Liverpool ke Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2019, 21:30
-
Sadio Mane Yakin Liverpool Bisa Kalahkan MU
Liga Inggris 23 Februari 2019, 21:00
-
MU vs Liverpool, Owen Prediksi Imbang
Liga Inggris 23 Februari 2019, 19:30
-
Vidic Dukung Solskjaer Jadi Manajer Permanen MU
Liga Inggris 23 Februari 2019, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR