Klopp terkenal dengan taktik gegen pressing-nya saat masih menukangi Borussia Dortmund. Gaya main tersebut laangsung diusungnya ketika ia datang ke Anfield pada Oktober lalu.
Sayangnya Jordan Henderson cs sedikit kesulitan menerapkan taktik tersebut. Performa Liverpool pun jadi tak stabil, dan banyak pula pemain yang fisiknya tak siap sehingga akhirnya cedera. Menurut Raymond, Klopp terlalu terburu-buru menerapkan gaya mainnya terlalu cepat di klub tersebut.
"Liverpool terbiasa bermain dengan taktik mengumpan dengan Brendan Rodgers. Ketika Anda menguasai bola, Anda menghabiskan lebih sedikit energi. Jadi gaya bermainnya sedikit tak ketat dan para pemain sudah beradaptasi dengan taktik tersebut," tutur eks staf pelatih timnas Wales ini pada Omnisport.
"Jika Anda mengimplementasikan taktik pressing yang ketat, tubuh para pemain butuh waktu untuk beradaptasi. Tapi jika Klopp sudah menganalisa situasinya ketika ia mulai bekerja di klub itu, ia akan menyadari bahwa mereka akan memainkan banyak sekali pertandingan di Eropa, lebih dari klub manapun. Ia mengimplementasikan taktik pressing yang lebih ketat di periode ketika para pemain justru hanya memiliki waktu sedikit untuk memulihkan fisik mereka. Apa yang Anda tuntut dari para pemain Anda adalah memulihkan diri dari kelelahan di waktu yang pendek. Anda tak perlu jadi (Albert) Einstein untuk mengetahui bahwa itu hal yang mustahil," terangnya. (omni/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU dan Liverpool Rebutan Bakat Sensasional dari Jerman
Liga Inggris 10 Maret 2016, 23:34
-
Klopp Dianggap Bikin Kesalahan di Liverpool
Liga Inggris 10 Maret 2016, 23:05
-
Klopp Idamkan Dua Pemain dari Jerman
Liga Inggris 10 Maret 2016, 22:32
-
Jamu MU, Klopp Minta Kopites Bikin Gaduh di Anfield
Liga Eropa UEFA 10 Maret 2016, 19:33
-
Klopp: Duel Liverpool MU Adalah Ibu Dari Semua Laga Sepakbola
Liga Eropa UEFA 10 Maret 2016, 19:10
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR