Klopp dikenal sebagai manajer yang setia dengan taktik 4-2-3-1. Hal itu sudah ia tunjukkan saat masih membesut Borussia Dortmund. Ia juga masih terus memakainya sampai saat ini di Liverpool.
Namun Klopp mengatakan bahwa taktik itu cuma taktik dasar saja. Di tengah pertandingan, ia bisa mengubah siasatnya, tergantung dengan strategi yang dipakai oleh lawan.
"Sebuah line- up adalah reaksi untuk sebelum Anda tahu persis apa yang Anda butuhkan. Itu hanya harapan dari apa yang Anda pikirkan bisa baik untuk ini dan ini . Tapi semakin dominan Anda, maka semakin kurang penting formasi atau sistem yang Anda mainkan. Ini lebih titik awal, tetapi Anda harus cukup fleksibel untuk bereaksi terhadap situasi dalam permainan," terangnya pada Goal International.
"Ini bukan tentang formasi favorit saya, hanya mana yang paling mudah bagi para pemain untuk menunjukkan semua kualitas yang mereka miliki dan apa yang akan membuat hidup sulit bagi tim lain saat melawan kami," serunya.
"Dengan barisan striker yang kami miliki, bahkan sistem dengan dua pemain depan sangat memungkinkan. Jadi kami tidak perlu menutup pikiran kita hanya untuk satu sistem saja. Kami memiliki bakat untuk menjadi fleksibel,"tegas Klopp. [initial]
Baca Juga:
- Tak Mau Hamburkan Uang Seperti MU, Ini Alasan Klopp
- Balotelli: Saya Akan Gabung Chievo
- Liverpool dan City Berlomba Bujuk Paredes
- Ini Alasan Matip Memutuskan Pindah ke Liverpool
- Mini: Odegaard Tak Layak ke Premier League
- Besiktas Ingin Boyong Benteke dan Balotelli Sekaligus
- Juventus Hidupkan Kembali Minat Untuk Gelandang AS Roma ini
- Lucas Leiva Segera Tanggalkan Seragam Liverpool?
- Crystal Palace Segera Tuntaskan Transfer Benteke?
- Presiden Chievo: Balotelli Akan Jadi Transfer Impian
- 'Peluang Spurs Juara Lebih Baik Dibandingkan Liverpool'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Liverpool Ini Tak Mau Moreno Terus Jadi Bek Kiri The Reds
Liga Inggris 10 Agustus 2016, 22:41
-
Liverpool Bisa Gaet Dahoud Dengan Murah
Liga Inggris 10 Agustus 2016, 22:14
-
Liga Inggris 10 Agustus 2016, 20:30

-
Tak Mau Hamburkan Uang Seperti MU, Ini Alasan Klopp
Liga Inggris 10 Agustus 2016, 18:50
-
Balotelli: Saya Akan Gabung Chievo
Liga Italia 10 Agustus 2016, 18:47
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR