Menurut pria asal Belanda ini, ia sejak awal sudah mengetahui bahwa United akan kesulitan mengembangkan permainan jika turun dengan formasi tiga bek tengah. Dalam laga semalam, manajer Louis Van Gaal memang memainkan paken 3-5-2 saat menjamu Soton.
Koeman mengaku sudah mempelajari kelemahan MU jika menggunakan taktik tersebut, dan sukses meredam permainan tim tuan rumah di hadapan publik sendiri.
"Saya selalu menganalisa permainan lawan, dan menyadari bahwa United selalu mengalami kesulitan membangun serangan saat bermain dengan tiga bek tengah," ungkap Koeman seperti dilansir Daily Echo.
"Saat Marouane Fellaini masuk, United mengubah taktik mereka dan melakukan upaya terakhir untuk bisa mencetak gol dengan umpan-umpan panjang. Namun kami berhasil bertahan dengan baik. Kami hanya sempat kecolongan satu peluang emas melalui Juan Mata. Tentu saja, selalu sulit untuk mempertahankan keunggulan 1-0 di kandang lawan."[initial]
Baca Juga
- Resmi Tinggalkan United, Keane Ucapkan Terima Kasih
- Selalu Lakukan Selebrasi Emosional, Ini Alasan Falcao
- Keown: MU Bangkit Berkat Permainan Bola Panjang
- Van Gaal Tak Ingin Pengaruhi Wasit Seperti Fergie
- Ada Alasan Mengapa Van Gaal Memilih Duduk Diam Sepanjang Laga
- Tak Sepaham Dengan Petinggi MU, Van Gaal Pasang Target Juara
- Fergie: Dulu De Gea Sangat Rapuh dan Kerempeng
- Evans Ungkap Siapakah Pahlawan Tak Terlihat Bagi MU
- Scholes Khawatir MU Mulai Kalah Pamor Dari Man City
- Rooney Optimis De Gea Bisa Jadi Lebih Baik Dari Van Der Sar
- Van Gaal Akui Dirinya Tak Lebih Baik Dari Moyes
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Van Gaal: Man United Harus Lebih Baik Lagi!
Liga Inggris 12 Januari 2015, 19:00
-
Carrick: Kekalahan Ini Kekecewaan Besar
Liga Inggris 12 Januari 2015, 17:26
-
Rooney: Kalah di Old Trafford Itu Mengecewakan
Liga Inggris 12 Januari 2015, 17:10
-
Juan Mata Bertekad Menang Lawan QPR
Liga Inggris 12 Januari 2015, 16:51
-
Juan Mata: Man United Tak Layak Kalah
Liga Inggris 12 Januari 2015, 16:38
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR