Bola.net - - Mantan gelandang Liverpool Dietmar Hamann meyakini bahwa ketidakmampuan Jurgen Klopp memunculkan rencana cadangan dalam suatu pertandingan membuat The Reds terpuruk beberapa pekan belakangan ini.
Liverpool tampil trengginas di paruh pertama musim ini. Mereka sempat pula dijagokan jadi salah satu calon juara liga.
Akan tetapi, begitu memasuki kalender tahun 2017 ini performa The Reds melorot drastis. Sejumlah hasil negatif mereka terima termasuk kekalahan dari Leicester City dengan skor 3-1. Alhasil posisi mereka melorot. Dari awalnya peringkat kedua kini mereka turun ke posisi lima dan terancam turun lebih rendah lagi.
"Pada saat ini, Liverpool di bawah Klopp adalah tim satu dimensional. Itulah sebabnya mereka merasa sulit untuk menang ketika segala sesuatunya tak berjalan sesuai keinginan mereka," ujar Hamann pada Paddy Power.

"Apa yang telah terjadi dalam tujuh atau delapan pekan terakhir - dengan hanya satu kemenangan untuk The Reds di bulan Januari dan Februari - telah jadi sebuah bencana. Sesuatu harus berubah, karena jika mereka terus tampil seperti ini semuanya akan memburuk."
"Faktor fisik dan intensitas permainan jauh lebih tinggi di Inggris daripada di tempat Klopp berada sebelumnya. Anda tidak dapat berlari lebih cepat dari tim di Premier League, titik. Itu adalah sesuatu yang harus dipelajari oleh para pemain dan manajer, karena mereka hanya bisa bermain satu cara. Anda harus fleksibel, variabel dan secara keseluruhan Anda harus memiliki dua atau tiga jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan tim-tim lain di liga ini," cetusnya.
Baca Juga:
- Liverpool Disebut Tak Punya Keseimbangan Seperti Chelsea
- Milan Jajaki Kemungkinan Mendatangkan Sturridge
- Ramsey Minta Arsenal Tak Buat Kesalahan Lawan Liverpool
- Ramsey: Arsenal Akan Merespon Lawan Liverpool
- Carragher: Kalau Begini Terus, Everton Bisa Lewati Liverpool
- Cisse: Gerrard Bisa Jadi Manajer yang Hebat
- Aldridge: Liverpool Butuh Pemain Agresif
- Prutton: Liverpool Terdepan Untuk Dapatkan Van Dijk
- Pemain Ini Menangis Ketika Tinggalkan Chelsea
- Arsenal Hidupkan Minat Untuk Lacazette
- Klopp Tak Tahu Apapun Soal Masa Depan Sturridge
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebelum ke Chelsea, Duff Mengaku Nyaris Pindah ke Liverpool
Liga Inggris 1 Maret 2017, 22:25
-
Kritikan Hamann Untuk Taktik Jurgen Klopp
Liga Inggris 1 Maret 2017, 20:48
-
Liverpool Disebut Tak Punya Keseimbangan Seperti Chelsea
Liga Inggris 1 Maret 2017, 20:10
-
Milan Jajaki Kemungkinan Mendatangkan Sturridge
Liga Italia 1 Maret 2017, 17:45
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR