Bola.net - Frank Lampard mengisyaratkan kekecewaannya tak bisa mengikuti langkah Steven Gerrard yang bisa melakukan seremoni perpisahan dengan layak pada Liverpool dan para fansnya.
Gerrard mendapatkan Guard of Honour pada laga Liverpool kontra Crystal Palace, Sabtu (16/05). Ia juga berkesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan plus Lap of Honour. Sebab, laga itu menjadi laga terakhirnya bersama The Reds di Anfield. Ia akan meninggalkan klub Merseyside itu di akhir musim ini.
Sementara itu Lampard sudah hengkang dari Chelsea, klub yang ia bela sejak tahun 2001, di akhir musim lalu. Namun, tak ada seremoni seperti layaknya Gerrard. Gelandang 36 tahun itu pun akhinya mengungkapkan bahwa ia merasa sedih tak bisa mengucapkan salam perpisahan secara layak pada para pendukung The Blues.
"Saya hengkang melalui pintu belakang di akhir musim lalu. Saya tentu lebih memilih untuk angkat kaki dari pintu depan," tutur Lampard seperti dilansir Daily Mail.
"Sebenarnya hal itu bisa menjadi momen yang menyenangkan. Kepergian itu mungkin merupakan hal yang egois. Saya ingin melakukannya di akhir pertandingan terakhir saya. Tapi tak seperti itu cara sepakbola bekerja. Anda tak bisa menunjuk dan memilih segalanya untuk bisa berakhir sempurna," keluh pemain New York City FC ini. [initial]
(dm/dim)
Gerrard mendapatkan Guard of Honour pada laga Liverpool kontra Crystal Palace, Sabtu (16/05). Ia juga berkesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan plus Lap of Honour. Sebab, laga itu menjadi laga terakhirnya bersama The Reds di Anfield. Ia akan meninggalkan klub Merseyside itu di akhir musim ini.
Sementara itu Lampard sudah hengkang dari Chelsea, klub yang ia bela sejak tahun 2001, di akhir musim lalu. Namun, tak ada seremoni seperti layaknya Gerrard. Gelandang 36 tahun itu pun akhinya mengungkapkan bahwa ia merasa sedih tak bisa mengucapkan salam perpisahan secara layak pada para pendukung The Blues.
"Saya hengkang melalui pintu belakang di akhir musim lalu. Saya tentu lebih memilih untuk angkat kaki dari pintu depan," tutur Lampard seperti dilansir Daily Mail.
"Sebenarnya hal itu bisa menjadi momen yang menyenangkan. Kepergian itu mungkin merupakan hal yang egois. Saya ingin melakukannya di akhir pertandingan terakhir saya. Tapi tak seperti itu cara sepakbola bekerja. Anda tak bisa menunjuk dan memilih segalanya untuk bisa berakhir sempurna," keluh pemain New York City FC ini. [initial]
Baca Juga:
- Lampard: Saya Amat Menghormati Gerrard
- Lawan Swansea, Lampard Kenang Memori Indah di Liberty Stadium
- Lampard: Selamat Chelsea!
- Baru Taklukkan Arsenal, Lampard Waspadai Ancaman Swansea
- Fabregas 2014/15 Selevel Fabregas 2007/08
- Lampard Bangga Berbagi Penghargaan dengan Gerrard
- Lampard dan Gerrard Berbagi Gelar PFA Merit
- PFA Akan Beri Penghargaan Spesial Bagi Gerrard dan Lampard
- Torres Klaim Gerrard Lebih Hebat Ketimbang Xavi & Lampard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lampard Sedih Tak Bisa Seperti Gerrard
Liga Inggris 17 Mei 2015, 22:53
-
Yaya Toure Masuk Rencana Belanja Chelsea?
Liga Inggris 17 Mei 2015, 20:59
-
Mourinho Tak Menyangka John Terry Gemilang Musim Ini
Liga Inggris 17 Mei 2015, 20:26
-
Van Gaal: Arsenal Lebih Baik Dari Chelsea
Liga Inggris 17 Mei 2015, 18:38
-
Chelsea Inginkan Edin Dzeko Gantikan Drogba?
Liga Inggris 17 Mei 2015, 17:39
LATEST UPDATE
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR