
Bola.net - Leicester City akan menghadapi Liverpool pada laga pekan ke-24 Premier League 2020/2021. Pertandingan ini akan digelar di King Power Stadium, Sabtu (13/02) malam WIB.
Saat ini, Leicester berada di atas angin. Mereka berada di peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dengan koleksi 43 poin dari 23 laga. Sementara, The Reds berada satu posisi di bawah mereka dengan raihan 40 angka dari 23 pertandingan.
Laga ini tak hanya akan menjadi duel penggawa kedua tim tersebut. Laga ini pun akan menjadi ajang adu strategi juru racik taktik kedua tim ini, Brendan Rodgers dan Jurgen Klopp.
Khusus bagi Rodgers, laga ini bisa dikatakan sebagai reuni. Pelatih asal Irlandia Utara tersebut memang sempat menangani The Reds pada 2012-2015 lalu.
Bagaimana perbandingan dan catatan-catatan kedua pelatih tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Rodgers Lebih Awal, Klopp Menang Pengalaman

Urusan terjun ke dunia kepelatihan, Brendan Rodgers terjun lebih awal ketimbang Klopp. Pria berusia 48 tahun tersebut mengawali karier kepelatihannya pada 1 Juli 1994. Waktu itu, ia menjadi asisten pelatih di Reading.
Ketika Rodgers sudah mengawali karier kepelatihannya, Klopp masih memperkuat 1.FSV Mainz 05. Pelatih asal Jerman tersebut baru terjun ke dunia kepelatihannya pada 2001.
Namun, urusan asam garam menangani tim di pertandingan, Klopp lebih unggul ketimbang Rodgers. Pelatih berusia 53 tahun ini sudah 884 kali menjalani pertandingan sebagai seorang pelatih. Sementara, Rodgers 'baru' 576 kali menakhodai anak asuhnya dalam pertandingan.
Poin Per Pertandingan Rodgers Ungguli Klopp

Tak hanya soal lebih dulu terjun ke dunia kepelatihan, Rodgers memiliki keunggulan lain dibanding Klopp. Ia unggul soal raihan poin per pertandingan.
Dalam 576 pertandingan, Rodgers meraih 1057 poin, hasil dari 315 kemenangan, 112 hasil imbang, dan 149 kali kalah. Rata-rata, dalam tiap pertandingan, tim yang ia besut meraih 1,835 poin.
Di sisi lain, dalam 884 laga, Klopp mengoleksi 1609 poin. Poin ini hasil 469 kali kemenangan, 202 imbang, dan 213 kalah. Poin per pertandingannya, rata-rata, berada di angka 1,82.
Raihan poin rata-rata Rodgers bersama Leicester pun lebih baik ketimbang raihan poin Klopp bersama Liverpool. Bersama The Foxes, Rodgers meraih 2,09 poin tiap laga. Sementara, Klopp mengoleksi 2,01 poin tiap pertandingan.
Klopp Unggul Head to Head

Di sisi lain, Klopp memiliki keunggulan telak dari Rodgers. Ia menang dalam catatan head to head dengan sejawatnya ini.
Sejauh ini, dua pelatih ini sudah tiga kali bertemu langsung. Hasilnya, tiga laga tersebut disapu bersih oleh Klopp dan armadanya.
Selain itu, catatan Rodgers kala bertemu dengan Liverpool sendiri bisa dibilang mengenaskan. Dalam lima pertemuan dengan The Reds, ia hanya mampu meraih sekali kemenangan dan sekali imbang. Dalam tiga laga sisanya, Rodgers dan pasukannya harus menelan kekalahan.
Raihan Rodgers ini kontras dengan capaian Klopp kala menghadapi Leicester. Dalam 12 kesempatan menghadapi The Foxes, pasukan Klopp meraih delapan kemenangan dan sekali imbang. Sementara, dalam tiga laga lain, timnya harus menelan kekalahan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga:
- Jadwal Siaran Langsung Premier League di Net TV Pekan Ini, 13-16 Februari 2021
- Termasuk Roberto Firmino, Ini Lima Top Skorer Liverpool ke Gawang Leicester
- 3 Calon Klub Baru Paul Pogba Jika Tinggalkan Manchester United
- 4 Pemain Manchester United Kontraknya Habis Juni 2021, Seperti Apa Nasibnya?
- Leicester vs Liverpool: Dominasi The Reds
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Pekan ke-24 Premier League 13-16 Februari 2021: Laga Sulit Bagi Liverpool
Liga Inggris 12 Februari 2021, 17:13
-
Sederet Koleksi Jersey Spesial Imlek dari Manchester United, Liverpool, hingga Arsenal
Bolatainment 12 Februari 2021, 16:55
-
5 Pemain Leicester City yang Bisa Bikin Liverpool Makin Merana
Liga Inggris 12 Februari 2021, 16:43
-
Leicester City vs Liverpool: Rodgers Menang Rataan Poin, Klopp Unggul Head to Head
Liga Inggris 12 Februari 2021, 15:18
-
Jamie Vardy dan Para Top Skorer Leicester ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 12 Februari 2021, 14:51
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR