
Bola.net - Bos Chelsea, Jose Mourinho mengaku perasaannya campur aduk harus merelakan Juan Mata hengkang ke Manchester United bulan ini.
Gelandang Spanyol itu diizinkan Mourinho menyeberang ke Old Trafford setelah Setan Merah berani menebusnya dengan memecahkan rekor transfer klub. Dan setelah sebelumnya ngotot tak melepas sang pemain, Mourinho pun ikhlas melepas Mata pergi meski dengan berat hati.
"Setelah ia pergi, kami merasakan perasaan yang campur aduk. Kami semua senang ia pergi ke sebuah situasi fantastis, namun di saat bersamaan kami semua sedih. Kami memutuskan untuk tak menghentikannya," tegas The Special One.
Gelandang 25 tahun itu memang gerah karena hanya jadi starter dalam 14 dari 33 laga The Blues musim ini. Cemas tiketnya ke Brasil 2014 melayang, Mata pun menyambar peluang untuk gabung sang juara bertahan, meski United tengah dalam kondisi terpuruk saat ini.[initial]
(tri/row)
Gelandang Spanyol itu diizinkan Mourinho menyeberang ke Old Trafford setelah Setan Merah berani menebusnya dengan memecahkan rekor transfer klub. Dan setelah sebelumnya ngotot tak melepas sang pemain, Mourinho pun ikhlas melepas Mata pergi meski dengan berat hati.
"Setelah ia pergi, kami merasakan perasaan yang campur aduk. Kami semua senang ia pergi ke sebuah situasi fantastis, namun di saat bersamaan kami semua sedih. Kami memutuskan untuk tak menghentikannya," tegas The Special One.
Gelandang 25 tahun itu memang gerah karena hanya jadi starter dalam 14 dari 33 laga The Blues musim ini. Cemas tiketnya ke Brasil 2014 melayang, Mata pun menyambar peluang untuk gabung sang juara bertahan, meski United tengah dalam kondisi terpuruk saat ini.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mou: Penjualan Mata Untungkan Semua Pihak
Liga Inggris 25 Januari 2014, 22:26
-
Wenger: Mou Bakal Menyesal Lego Juan Mata
Liga Inggris 25 Januari 2014, 20:25
-
Kepergian Mata Picu Sisi Kreatif Fans Chelsea
Bolatainment 25 Januari 2014, 18:07
-
Lepas Juan Mata, Perasaan Mou Campur Aduk
Liga Inggris 25 Januari 2014, 17:55
-
Rekor Transfer Gelandang Serang
Editorial 25 Januari 2014, 17:17
LATEST UPDATE
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR