
Bola.net - Liverpool sudah mantap melepas Dejan Lovren. Pemain yang pernah mengklaim dirinya terbaik di dunia tersebut dilepas dengan harga sangat murah yakni Rp80 miliar.
Dejan Lovren kesulitan mendapatkan menit bermain di tim utama Liverpool dalam dua musim terakhir. Sejak kedatangan Virgil van Dijk, Dejan Lovren lebih akrab dengan bangku cadangan daripada bermain.
Secara hirarki, Dejan Lovren hanya menjadi pilihan keempat di posisi bek tengah. Pilihan pertama dan kedua ada pada diri Virgil van Dijk dan Joe Gomez. Setelah itu, ada nama Joel Matip.
Pada musim 2019/2020 ini, Dejan Lovren baru memainkan sembilan dari 29 laga yang dijalani Liverpool di Premier League. Catatan minim itulah yang membuat Liverpool mulai berpikir untuk melepas pemain timnas Kroasia.
Dejan Lovren Dijual Murah
Menit bermain bukan satu-satunya alasan mengapa Liverpool ingin melepas Dejan Lovren. Faktor usia juga menjadi alasan. Dejan Lovren genap berusia 30 pada 5 Juli lalu, bukan usia yang muda lagi.
Liverpool diyakini bakal menggusur Dejan Lovren dan menyiapkan pemain muda Sepp van den Berg pada musim 2020/2021. Baru berusia 18 tahun, pemain asal Belanda itu memang disiapkan untuk proyek jangka panjang The Reds.
Dikutip dari Gazzetta dello Sport, Liverpool siap melepas Dejan Lovren dengan harga murah. Setiap klub yang tertarik merekrut Dejan Lovren hanya diminta menyiapkan 5 juta euro alias sekitar Rp80 miliar saja.
Harga tersebut turun drastis jika dibanding harga belinya. Pada Juli 2014 lalu, Dejan Lovren dibeli Liverpool dengan harga 30 juta euro. The Reds membeli Dejan Lovren usai tampil bagus di Southampton.
Dejan Lovren Pindah ke Italia?
Banyak klub yang tertarik pada jasa Dejan Lovren. Bukan hanya tentang harga jualnya yang murah, tetapi secara kualitas dia juga dianggap tidak terlalu buruk. Dejan Lovren masih layak bermain di level atas.
Arsenal cukup intens merayu Liverpool untuk melepas Dejan Lovren. The Gunners merasa Dejan Lovren bisa menjadi pelapis yang ideal untuk David Luiz. Bek asal Brasil tersebut mulai uzur dan kehilangan performa terbaik.
Selain itu, tawaran menari juga datang dari AS Roma dan Lazio. Dejan Lovren bisa menjajal petualangan bermain di Italia. Roma punya hubungan yang baik dengan Liverpool. Mereka terlibat dalam transfer Alisson dan Mohamed Salah beberapa tahun lalu.
Sumber: Gazzetta dello Sport
Baca Ini Juga:
- Starting XI Paling Berharga di Premier League: Ada 5 Pemain Liverpool, 3 Man City, 1 MU
- Kisruh Points per Game, Skema Usulan untuk Tuntaskan Premier League
- Pertemuan Krusial Perwakilan Kapten, Pelatih, dan Ahli Medis: Mungkinkah Premier League Dibatalkan?
- Ada 40% Kemungkinan Premier League Dibatalkan, Mengapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rummenigge Kaget Timo Werner Tolak Bayern
Bundesliga 13 Mei 2020, 19:15
-
Saul Ungkap Celah yang Buat Liverpool Tumbang dari Atletico Madrid
Liga Champions 13 Mei 2020, 18:37
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
-
Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:01
-
Usai Pecat Ruben Amorim, MU Tidak Buru-buru Cari Manajer Baru?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:55
-
Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:45
-
Pernyataan Lengkap Manchester United Soal Pemecatan Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:39
-
Ruben Amorim Dipecat, Siapa Pelatih Man United Sekarang?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:33
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR