
Bola.net - Dua tim terbesar di Inggris yakni Liverpool dan Manchester United sama-sama baru saja menuai hasil yang sangat memalukan di atas lapangan.
Pekan keempat Premier League menjadi pekan yang luar biasa bagi fans sepak bola. Namun tak demikian dengan fans Manchester United dan Liverpool.
Hasil memalukan pertama didapat Man United dahulu. Bermain melawan Tottenham, mereka dipermak dengan skor telak 6-1.
Beberapa jam kemudian Liverpool bermain melawan Aston Villa. Di Villa Park, tanpa diduga The Reds dihajar dengan skor 7-2.
Skor besar semacam itu sebelumnya sudah beberapa kali tercipta di Premier League. Jadi siapa saja saja klub-klub Premier League yang pernah meraih hasil memalukan seperti Liverpool dan Manchester United itu?
Simak daftarnya di bawah ini Bolaneters.
Southampton 8-0 Sunderland (2014/15)
Kekalahan ini terasa amat sangat menyakitkan bagi Sunderland. sampai-sampai mereka pun merasa harus mengembalikan duit para fans.
Para suporter The Black Cats itu memang harus jauh-jauh berpergian hinggal 300 mil untuk menonton tim kesayangannya berlaga di markas Southampton.
Sementara itu salah satu momen yang tak terlupakan di laga ini adalah gol Santiago Vergini. Tendangan volinya sangatlah ikonik.
Manchester City 8-0 Watford (2019/20)
Manchester City langsung unggul cepat di pertandingan ini. Mereka sudah mengemas gol di menit pertama.
17 menit berikutnya mereka bisa mencetak empat gol lagi. Bernardo Silva menjadi bintang dengan torehan hattrick-nya.
Newcastle United 5-1 Tottenham Hotspur (2015/16)
Untuk urusan skor, kekalahan yang diderita Tottenham ini memang tak terlalu bisa dibilang memalukan. Namun mereka kalah karena Newcastle adalah tim yang saat itu dipastikan telah terdegradasi.
Ada hal lain yang lebih memalukan. Posisi mereka di liga saat itu disalip oleh Arsenal usai dikalahkan oleh Newcastle.
Manchester City 6-0 Chelsea (2018/19)
Manchester City begitu superior di laga ini atas Chelsea. Mereka unggul empat gol dalam tempo 25 menit saja dan membuat pasukan Maurizio Sarri syok.
Satu pemain sukses mengemas hattrick di laga ini. Ia tak lain adalah Sergio Aguero.
Tottenham Hotspur 9-1 Wigan Athletic (2009/10)
Laga ini awalnya terlihat biasa saja. Apalagi Tottenham di babak pertama hanya unggul 1-0 saja atas Wigan.
Namun di babak kedua Spurs menggila. Jermain Defoe tampil edan dengan mengemas lima gol sekaligus.
Nottingham Forest 1-8 Manchester United (1998/99)
Skuat Manchester United saat itu memang termasuk skuat terhebat yang pernah dibentuk di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Namun tentu saja Nottingham Forest tentu tak akan mengira akan bisa kebobolan sebanyak itu.
Kekalahan ini sendiri tak lepas dari peran Ole Gunnar Solskjaer. Saat itu ia memang masuk sebagai pemain pengganti namun ia bisa mengemas empat gol sekaligus.
Manchester United 9-0 Ipswich Town (1994/95)
Laga ini jelas memalukan untuk Ipswich Town. Sebab mereka terpaksa dengan lama harus memegang rekor sebagai tim dengan kekalahan terbesar dan memalukan di Premier League.
Andy Cole berperan besar atas hasil tersebut. Sebab ia mencetak lima gol di antaranya.
Chelsea 6-0 Arsenal (2013/14)
Kalah di laga derby saja sudah memalukan. Apalagi kalau sampai dibantai habis-habisan.
Apesnya lagi, laga ini harusnya jadi laga yang istimewa bagi Arsene Wenger karena ini adalah laga yang ke-1000 bersama Arsenal. Dalam tempo 17 menit timnya sudah kebobolan tiga gol, kemudian satu pemain dikartu merah plus peluang timnya jadi juara liga pupus akibat kekalahan ini.
Middlesbrough 8-1 Manchester City (2007/08)
Manchester City sekarang adalah tim yang kaya raya dan sangat kuat. Namun sebelum Sheikh Mansour datang, mereka cuma klub medioker.
Mereka kini memang kerap mempermalukan tim-tim lawan, namun sebelum Sheikh Mansour hadir mereka juga pernah dipermalukan, oleh tim sekelas Middlesbrough pula.
Southampton 0-9 Leicester City (2019/20)
Skornya identik dengan laga Manchester United vs Ipswich Town. Berkat hal tersebut Ipswich bisa sedikit tersenyum karena mereka kini setidaknya punya teman untuk berbagi penderitaan.
Laga ini jelas memalukan bagi Southampton. Sebab selain dihajar di hadapan suporternya sendiri, ada dua pemain Leicester City yang sukses membuat dua hattrick di laga tersebut: Jamie Vardy dan Ayoze Perez.
Stoke City 6-1 Liverpool (2014/15)
Di musim sebelumnya, Liverpool sempat nyaris juara. Laga lawan Stoke City ini jelas menjadi contoh betapa level mereka turun begitu drastis kala itu.
Ada hal lain lagi yang lebih memalukan. Laga itu adalah laga terakhir Steven Gerrard bersama Liverpool sebelum ia akhirnya pindah ke LA Galaxy.
Manchester United 8-2 Arsenal (2011/12)
Arsenal saat itu merasa bisa bersaing untuk meraih gelar juara liga. Namun duel pada bulan Agustus 2011 lawan Manchester United ini memaksa mereka menghadapi realita.
Wayne Rooney menjadi salah satu aktor penghancuran Arsenal saat itu. Ia mencetak hattrick via set piece. The Gunners akhirnya finis di posisi ketiga sementara MU runner-up.
Manchester United 1-6 Manchester City (2011/12)
Rivalitas Manchester City dan Manchester United menguat. Hal tersebut tak lepas dari hadirnya Sheikh Mansour tentunya.
MU melabeli City sebagai Si Tetangga Berisik. Bisa dibayangkan malunya Setan Merah, dan Sir Alex Ferguson, ketika pada akhirnya sang Noisy Neighbour itu mempermalukan mereka dengan skor telak.
Mario Balotelli mencuri perhatian dengan dua golnya. Plus dengan selebrasinya: "Why Always Me?"
(Give Me Sport/Premier League)
Jangan Lewatkan:
- Fakta-fakta Menarik Facundo Pellistri, Pernah Dipoles Eks Manchester United Hingga Idolakan Messi
- Dominasi Barcelona di 3 Transfer Termahal La Liga Musim 2020/2021
- 3 Transfer Paling Mahal di Serie A di Musim Panas 2020/21
- 4 Transfer Paling Mahal di Bundesliga Musim 2020/2021
- 4 Pemain Bintang yang Gagal Pindah Klub di Bursa Transfer Awal Musim 2020/2021
- 4 Pemain Manchester United yang Berasal dari Uruguay
- Edinson Cavani, Pemakai Nomor 7 di MU yang Pernah Hattrick Lawan Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leeds vs Man City Berakhir Seri
Galeri 7 Oktober 2020, 14:12
-
Barcelona dan Eric Garcia Hanya Terpisah 2 Juta Euro Saja
Liga Spanyol 7 Oktober 2020, 11:27
-
Terungkap, Ini Alasan Man City Batal Jual Eric Garcia ke Barcelona
Liga Inggris 6 Oktober 2020, 23:40
-
5 Klub Terboros di Bursa Transfer Musim Panas 2020, Tak Ada Real Madrid
Editorial 6 Oktober 2020, 16:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR