Liverpool, Sang Juara Bertahan yang Buruk

Liverpool, Sang Juara Bertahan yang Buruk
Arne Slot mempersiapkan Mohamed Salah untuk masuk ke laga Liverpool vs Tottenham (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Liverpool kembali kehilangan poin penting dalam lanjutan Premier League. Hasil imbang 1-1 melawan Tottenham di Anfield memperpanjang periode sulit yang tengah dialami juara bertahan tersebut.

Hasil ini memicu kritik tajam dari mantan kapten Manchester United, Roy Keane. Pundit Sky Sports itu menilai penurunan performa Liverpool musim ini sangat mencolok dibandingkan musim sebelumnya.

Menurut Keane, tim asuhan Arne Slot gagal menunjukkan mentalitas yang seharusnya dimiliki oleh tim juara. Ia bahkan menyebut Liverpool sebagai “juara yang buruk” karena tidak mampu mempertahankan standar mereka.

1 dari 3 halaman

Roy Keane: Liverpool Adalah Juara yang Buruk

Dominic Solanke mencoba merebut bola dari kaki Joe Gomez di pertandingan Liverpool vs Tottenham  (c) AP Photo/Jon Super

Dominic Solanke mencoba merebut bola dari kaki Joe Gomez di pertandingan Liverpool vs Tottenham (c) AP Photo/Jon Super

Keane menyampaikan kritik kerasnya saat berbicara di Sky Sports setelah pertandingan di Anfield. Ia menyoroti jarak besar antara Liverpool dan pemuncak klasemen saat ini.

Menurutnya, penurunan performa Liverpool musim ini sangat mengejutkan. Saat ini mereka tertinggal jauh dari Arsenal yang memimpin klasemen Premier League.

“Melihat mereka adalah juara liga musim lalu, saya sudah mengatakan ini sebelumnya dan saya telah mengatakannya berkali-kali, Liverpool adalah juara yang buruk," ungkap Keane.

"Mereka sekarang tertinggal 21 poin dari Arsenal. Penurunannya luar biasa! Itu sangat buruk.”

Keane juga menegaskan bahwa tim besar seharusnya mampu mempertahankan standar setelah meraih gelar. Menurutnya, itulah yang membedakan tim hebat dengan tim biasa.

2 dari 3 halaman

Posisi Liverpool Terancam di Zona Empat Besar

Richarlison merayakan golnya ke gawang Liverpool, Minggu (15/3/2026) (c) AP Photo/Jon Super

Richarlison merayakan golnya ke gawang Liverpool, Minggu (15/3/2026) (c) AP Photo/Jon Super

Hasil imbang melawan Tottenham membuat posisi Liverpool di klasemen semakin tertekan. Juara bertahan Premier League itu kini berada di peringkat kelima dengan 49 poin dari 30 pertandingan.

Mereka tertinggal dua poin dari Aston Villa yang berada di posisi keempat. Sementara itu, Chelsea yang berada di peringkat keenam hanya terpaut satu poin di belakang Liverpool.

Dengan hanya delapan pertandingan tersisa musim ini, persaingan menuju empat besar diperkirakan akan semakin ketat. Setiap kehilangan poin dapat berdampak besar pada peluang Liverpool untuk tetap berada di zona Liga Champions.

3 dari 3 halaman

Kritik Keane Soal Mentalitas dan Atmosfer Tim

Keane juga menyinggung kemungkinan adanya masalah di dalam ruang ganti Liverpool. Ia menilai ada tanda-tanda bahwa para pemain tidak sepenuhnya berada dalam satu visi yang sama.

“Saya pikir ada masalah yang terjadi di belakang layar. Saya pikir ada masalah yang lebih besar. Saya tidak tahu apakah mereka semua berada di posisi yang sama dan tampaknya tidak ada chemistry di antara para pemain," lanjut Keane.

Selain itu, Keane juga menyoroti bagaimana Liverpool merayakan gelar musim lalu. Ia menilai tim terlalu cepat larut dalam perayaan sehingga kehilangan fokus untuk mempertahankan performa mereka.

“Tahun lalu saya mengkritik Liverpool, dan saya merasa mereka selalu terlalu banyak berpesta. Mereka berpesta ketika masih tersisa empat, lima, atau enam minggu musim ini.”


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL