
Bola.net - AC Milan berhasil meraih kemenangan krusial atas Bologna berkat sumbangan besar dari Luka Modric. Gelandang veteran asal Kroasia tersebut menyumbang satu-satunya gol yang mengamankan tiga poin di kandang San Siro.
Modric sekali lagi memamerkan kualitas luar biasanya, bukan hanya melalui kemampuan teknis tetapi juga visi permainan yang brilian. Kontribusinya menjadi penentu dalam pertandingan yang berlangsung sengit sepanjang 90 menit.
Kemenangan tersebut juga menandai clean sheet Milan sekaligus semakin meyakinkan Massimiliano Allegri akan ketangguhan defensif timnya. Hasil positif ini memberikan momentum penting untuk laga-laga mendatang.
Aksi Gemilang di Menit Ke-60
Gol penentu Modric tercipta pada menit ke-60 melalui serangan balik yang dimulai dari area pertahanan sendiri. Ia melanjutkan umpan tepat sasaran dari Alexis Saelemaekers dengan penyelesaian tenang ke sudut kanan gawang Bologna.
Eksekusi tersebut sekaligus membuktikan perannya sebagai jantung serangan Milan. Meskipun telah menginjak usia 39 tahun, Modric masih mampu membaca tempo permainan dengan lebih cepat dibandingkan pemain lain di lapangan.
"Luka adalah pemain luar biasa, menyenangkan melihatnya bermain, dan dia benar-benar rendah hati seperti seorang juara sejati," ungkap Allegri dalam konferensi pers pasca pertandingan. Pujian setinggi langit tersebut menggambarkan penghargaan pelatih terhadap kontribusi gelandang senior itu.
Kontroversi VAR Warnai Babak Akhir

Selain memberikan apresiasi kepada Modric, Allegri juga menyoroti soliditas kolektif skuadnya. "Penting untuk menang di kandang tanpa kebobolan. Dalam momen sulit, tim tetap bersatu dan tidak terpecah," jelasnya mengenai performa defensif yang solid.
Namun, pertandingan sempat diwarnai drama kontroversial pada menit-menit penutup. Wasit Matteo Marcenaro awalnya memberikan hadiah penalti untuk Bologna setelah Christian Nkunku dijatuhkan oleh Remo Freuler di kotak terlarang.
Keputusan tersebut akhirnya dibatalkan melalui tinjauan VAR karena dinilai kontak yang terjadi terlalu minimal untuk dianggap pelanggaran. Protes keras dari bangku cadangan membuat Allegri harus menerima kartu merah akibat sikap tidak sportif terhadap ofisial pertandingan.
Persiapan Menghadapi Tantangan Selanjutnya
Meski sempat terbakar emosi saat insiden penalti, Allegri kemudian meredakan situasi dengan pendekatan yang lebih santai. "Tidak ada hal istimewa. Ada insiden penalti dan saya mengatakan sesuatu kepada ofisial keempat. Untungnya jaket saya yang kena," ujarnya dengan nada bercanda.
Bagi Milan, hasil ini merupakan kemenangan kedua berturut-turut setelah sebelumnya membuka musim dengan kekalahan mengecewakan dari Cremonese. Tren positif ini memberikan kepercayaan diri tambahan untuk menghadapi tantangan yang lebih berat.
Allegri kini berharap penampilan gemilang Modric dapat terulang kembali ketika Milan bertandang ke Stadio Friuli untuk menghadapi Udinese pada pertandingan berikutnya. Konsistensi performa menjadi kunci utama dalam meraih target musim ini.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Rapor AC Milan vs Bologna: Modric MOTM, Pulisic Beri Dampak, Gimenez Mengecewakan
- Cahaya Senja Luka Modric di San Siro
- Cerita Satu Malam Penuh Warna Max Allegri di San Siro pada Laga Milan vs Bologna
- Blunder Fatal VAR di Milan vs Bologna: Pelanggaran yang Harusnya Berbuah Penalti dan Kartu Merah Langsung!
- Insiden Nkunku Bikin Geram, Gabbia Ungkap Satu Hal yang Bikin AC Milan Tetap Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Masih Berharap, tapi Pulisic Diminta Buka Peluang Pindah Klub
Liga Italia 15 September 2025, 23:52
-
Milan vs Bologna: Gabbia Turut Berduka atas Cedera Maignan, Sanjung Ketangguhan Terracciano
Liga Italia 15 September 2025, 21:36
-
Milan vs Bologna: Gabbia Turut Berduka atas Cedera Maignan, Sanjung Ketangguhan Terracciano
Liga Italia 15 September 2025, 21:36
-
Kemenangan Milan Atas Bologna tak Hentikan Gabbia Melancarkan Protes Pada Wasit
Liga Italia 15 September 2025, 21:06
-
Modric Optimis Masa Depan AC Milan Akan Makin Bersinar Terang
Liga Italia 15 September 2025, 19:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR