
Bola.net - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, akhirnya buka suara terkait kritik pedas terhadap perayaan timnya usai kemenangan atas Arsenal akhir pekan lalu. Selebrasi itu memicu banyak perdebatan panas di media.
Para pemain Man City merayakan hasil tersebut dengan sangat emosional di Etihad Stadium. Banyak pihak menilai selebrasi Erling Haaland dan kolega dianggap terlalu berlebihan.
Mantan pemain Manchester United, Wayne Rooney bahkan menyebut tindakan skuad The Citizens bisa menjadi bumerang. Namun, Guardiola justru merasa perayaan tersebut sangat wajar mengingat kualitas lawan.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan pentingnya menghargai momen kemenangan bagi pemain. Ia tidak ingin skuadnya menahan kegembiraan hanya karena opini negatif pihak luar.
Balasan Menohok untuk Kritik Wayne Rooney
Kritik mengenai selebrasi prematur muncul setelah Man City melakukan putaran penghormatan di lapangan. Rooney mengklaim reaksi tersebut bisa memberikan motivasi ekstra bagi Arsenal untuk bangkit.
Guardiola secara mengejutkan mengangkat masalah ini sendiri sebelum sempat ditanya oleh jurnalis. Ia dengan tegas membela anak asuhnya dan menyebut kritik yang beredar sangatlah bodoh.
"Orang-orang bisa mengatakan hal bodoh apa pun yang ingin mereka katakan. Mereka merayakannya karena mereka tahu nilai dari lawan yang dihadapi," kata Pep Guardiola.
"Mereka tahu jika kami tidak menang, maka perburuan gelar akan berakhir. Mereka menang dan kami masih di sana, bagaimana mungkin tidak merayakannya?" tambah Pep Guardiola.
Arsenal Adalah Tim yang Sangat Merepotkan
Guardiola memberikan apresiasi yang luar biasa tinggi terhadap kualitas permainan anak asuh Mikel Arteta. Ia menyebut Arsenal sebagai tim papan atas yang memiliki mentalitas juara.
Pertandingan melawan The Gunners diakui sangat menguras tenaga dan pikiran seluruh elemen tim. Kemenangan tersebut dianggap sebagai pencapaian besar karena mengalahkan kandidat kuat juara Liga Champions.
"Ketika saya di pinggir lapangan dan melihat bagaimana Arsenal bermain, saya memberikan apresiasi luar biasa. Mereka adalah tim papan atas dan pesaing juara Liga Champions," ucap Pep Guardiola.
"Mereka bermain bola pendek dengan baik, tapi juga unggul dalam bola panjang. Situasi bola mati mereka adalah sebuah mimpi buruk bagi pertahanan kami," lanjutnya.
Pentingnya Menikmati Setiap Momen Kemenangan
Bagi Guardiola, merayakan keberhasilan bersama para suporter adalah bagian terpenting dalam sepak bola. Ia tidak ingin anak asuhnya baru bersuka cita saat kompetisi telah berakhir.
Pelatih berusia 55 tahun itu memandang laga melawan Arsenal selayaknya sebuah partai final. Ia meminta para pemainnya untuk selalu menunjukkan rasa syukur kepada para pendukung setia.
"Tunggu sampai akhir musim untuk merayakannya? Ayo kawan. Saya katakan kepada pemain untuk menikmati momen bersama penggemar di setiap pertandingan," tutur Pep Guardiola.
"Mungkin bagi mereka bukan final, tapi bagi kami itu adalah final. Tentu saja Anda harus merayakannya bersama para penggemar kami," tegasnya.
Manchester City kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya melawan Burnley di tengah pekan nanti. Kemenangan di laga tunda tersebut akan membawa mereka semakin dekat dengan puncak klasemen Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:25
-
Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:21
-
Tinggalkan Real Madrid, Gonzalo Garcia Bakal Mengadu Nasib ke Inggris?
Liga Spanyol 27 Juli 2026, 19:00
-
Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:33
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
Liga Inggris 27 Juli 2026, 18:30
-
AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:26
-
Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
Liga Italia 27 Juli 2026, 18:22

























KOMENTAR