
Bola.net - Josep Guardiola telah bersabda bahwsanya Manchester City harus mewaspadai ancaman Manchester United di laga leg kedua semi-final Carabao Cup. Tetapi, bukan berarti para pemainnya harus tampil dengan menanggung beban berat.
Situasinya pada saat ini lebih menguntungkan Manchester City. Selain karena mereka tampil di markas kebanggaannya, Etihad Stadium, klub berjuluk the Citizens itu juga sedang unggul secara agregat skor.
Ya, Manchester City berhasil menuai kemenangan pada leg pertama dengan skor yang lumayan menohok, 3-1. Sehingga mereka tidak perlu mengincar kemenangan lagi di leg kedua agar bisa mencapai babak final.
Namun ada satu hal yang mengganggu. Manchester United memiliki kenangan manis saat menyingkirkan PSG di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Hal inilah yang sedang the Citizens coba untuk hindari.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Guardiola Minta Pemainnya Tenang
Guardiola sadar kalau Manchester United memiliki potensi untuk menyakiti tim asuhannya. Ia meminta mereka agar selalu waspada, namun tak bermain dengan menanggung beban berat di pundaknya.
"Saya berkata kepada para pemain setelah leg pertama, tetap tenang karena kami menciptakan peluang yang cukup untuk bisa unggul empat atau lima gol dan pertandingan masih berjalan terbuka," ujar Guardiola dikutip dari situs klub.
"Mereka punya kualitas untuk melakukan itu. Rileks saja. Dalam laga seperti ini, lebih penting untuk bersikap tenang dan mencoba fokus kepada apa yang harus anda perbuat," lanjutnya.
Tuntutan Harus Menghibur Fans
Ya, tuntutan Manchester City untuk meraih kemenangan bisa dikatakan cukup besar kendati hanya perlu hasil imbang agar lolos ke final. Mereka harus menghibur fansnya yang bakalan memadati Etihad Stadium.
Bagaimanapun juga, Manchester United merupakan salah satu rival terberat City. Itulah mengapa fans Manchester City berharap tim kesayangannya bisa meraih kemenangan.
"Saya tahu fans penting, saya tahu bagaimana perasaan mereka. Saya mencoba tenang dan tidak terlalu merasa senang berlebihan untuk memainkan pertandingan," tambahnya.
"Saya tidak merasa laga seperti ini dimenangkan hanya dengan energi atau karena anda merasa harus menang sebab ini adalah derby. Anda tidak memenangkan laga seperti ini dengan cara begitu," pungkasnya.
(Manchester City)
Baca Juga:
- Derby Manchester, Si Setan Merah Berharap Tuah Magis dari Malam di Paris
- Premier League Winter Break: Apa Artinya? Berapa Lama Jatah Libur Tiap Klub?
- Gabriel Jesus Yakin Manchester City Masih yang Terbaik untuk Kariernya
- Manchester City Resmi Perpanjang Kontrak Fernandinho
- Demi ke Final Carabao Cup, MU Diharamkan Parkir Bis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal di Man City dan Kini Gabung Arsenal, Bagaimana Perasaan Pablo Mari?
Liga Inggris 29 Januari 2020, 22:20
-
MU Bakal Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan di Etihad Stadium
Liga Inggris 29 Januari 2020, 20:20
-
Bayern Munchen Masih Tertarik Pinang Leroy Sane
Bundesliga 29 Januari 2020, 17:40
-
3 Alasan Manchester City Bisa Mendominasi Lagi Selama Dekade ke Depan
Editorial 29 Januari 2020, 14:05
-
Manchester City Ingin Hadapi MU Tanpa Merasa Terbebani
Liga Inggris 29 Januari 2020, 11:15
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR