
Bola.net - Manchester City menghadapi ancaman pengurangan poin dalam kasus pelanggaran finansial yang berpotensi membuat mereka terdegradasi dari Premier League. Menurut laporan Daily Mail, sanksi berat tersebut menjadi salah satu opsi hukuman yang dapat dijatuhkan setelah proses pemeriksaan dugaan pelanggaran keuangan klub.
Di bawah asuhan Enzo Maresca, Manchester City disebut sedang menjalani periode positif dengan tujuh kemenangan beruntun di Premier League. Namun, performa di lapangan belum menghilangkan ketidakpastian mengenai konsekuensi dari kasus finansial yang membayangi klub.
Sebuah komisi independen dilaporkan menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League. Pihak liga kini menghadapi tekanan untuk menentukan hukuman yang sepadan dengan pelanggaran tersebut.
Proses penentuan sanksi berlangsung cukup lama dan masih berpotensi tertunda karena Manchester City mengajukan banding atas putusan itu. Meski demikian, Premier League disebut dapat mengumumkan hukuman sebelum proses banding selesai.
Mau tahu pertandingan apa saja yang akan berlangsung? Simak jadwal lengkapnya di sini.
Manchester City Terancam Degradasi ke Championship

Menurut laporan Daily Mail, salah satu skenario paling ekstrem adalah mengeluarkan Manchester City dari Premier League dan memaksa mereka memulai kembali kompetisi dari League Two. Namun, sejumlah sumber yang memahami proses tersebut menilai kemungkinan penerapan hukuman itu relatif kecil.
Mengeluarkan salah satu klub terbesar di Inggris dari kasta tertinggi juga berpotensi menimbulkan persoalan bagi Premier League dan English Football League (EFL). Karena itu, sanksi yang lebih realistis disebut dapat berupa pengurangan poin dalam jumlah besar disertai denda finansial yang signifikan.
Hukuman tersebut berpotensi membuat Manchester City terdegradasi ke Championship, terlepas dari hasil pertandingan mereka sepanjang musim. Pengurangan poin tambahan juga dapat menyulitkan klub untuk kembali ke Premier League dalam waktu singkat.
Hukuman Bisa Berlanjut di Championship

Apabila Manchester City terdegradasi akibat sanksi, persoalan belum tentu selesai setelah mereka turun ke Championship. Menurut laporan tersebut, EFL tidak otomatis wajib menerapkan hukuman tambahan terhadap City di kompetisi kasta kedua.
Meski begitu, EFL dapat menyetujui pengaturan yang memungkinkan sanksi tambahan tetap berlaku. Jika pengurangan poin kembali diterapkan, peluang Manchester City untuk segera kembali ke Premier League dapat semakin sulit.
Pendekatan Manchester City dalam menangani kasus ini juga disebut memperburuk hubungan klub dengan sejumlah tim lain dan otoritas sepak bola. Situasi tersebut menambah tekanan terhadap penyelesaian kasus yang telah berlangsung lama.
Premier League Didesak Menentukan Sanksi

Premier League menghadapi tuntutan untuk memastikan bahwa pelanggaran aturan finansial memiliki konsekuensi yang jelas. Hukuman yang dijatuhkan kepada Manchester City juga dapat menjadi acuan dalam penanganan kasus serupa di masa mendatang.
Meski demikian, penentuan sanksi perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap kompetisi sepak bola Inggris. Premier League dan EFL harus menghadapi konsekuensi kompetitif serta administratif jika hukuman berat benar-benar diterapkan.
Menurut laporan tersebut, pengurangan poin besar dan denda finansial menjadi opsi yang dinilai lebih praktis dibandingkan mengeluarkan Manchester City dari sistem liga profesional. Namun, besaran dan bentuk hukuman yang akan dijatuhkan masih menunggu keputusan resmi.
Sumber: Football Today
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Manchester City vs AEK Athens 21 Oktober 2026
Liga Champions 20 Oktober 2026, 23:59
-
Live Streaming Man City vs AEK Athena di Liga Champions 2026-27
Liga Champions 20 Oktober 2026, 17:46
-
Erling Haaland Berpeluang Tampil Lawan AEK Athens, Antoine Semenyo Absen 8 Pekan
Liga Champions 20 Oktober 2026, 11:24
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR