
Bola.net - Musim 2011/12 adalah salah satu musim paling buruk dalam sejarah Manchester United. Satu hal yang menyesakkan bagi Setan Merah dari musim ini adalah kegagalan mereka menjuarai Premier League.
Manchester United (MU) gagal juara setelah hanya kalah selisih poin dari sang rival sekota Manchester City.
Pasukan Sir Alex Ferguson cuma berjaya pada awal musim, di ajang Community Shield. Selebihnya, mereka tersingkir di semua kompetisi yang mereka ikuti.
Community Shield
On This Day 2011, Manchester United 3-2 Manchester City laga Community Shield. #DF pic.twitter.com/2qYG2U0KSX
— (@UnitedChannel) August 7, 2014
MU adalah juara bertahan Premier League. Mereka mengincar titel ke-20 di kompetisi ini.
MU mengawali langkah dengan meyakinkan. Pada awal musim, mereka menekuk City di ajang Community Shield.
City adalah juara FA Cup 2010/11.
Derby 7 Agustus 2011 ini dimenangi MU 3-2. Tim besutan Roberto Mancini mencetak dua gol lewat Joleon Lescott. MU jadi juara berkat satu gol Chris Smalling dan dua gol Nani.
Tersingkir di Piala Carling
📅 ON THIS DAY: In 2011 Darren Ambrose scored a 40-yard screamer for Crystal Palace to knock Manchester United out of the League Cup! 🏆 pic.twitter.com/E7EQp0fPTT
— Oddschanger (@Oddschanger) November 30, 2017
Pada 30 November 2011, langkah MU di Piala Carling (EFL Cup) terhenti di putaran kelima.
Mereka tersingkir setelah dipermalukan Crystal Palace 1-2 lewat extra time di Old Trafford.
Palace unggul lewat Darren Ambrose di menit 65. MU menyamakan kedudukan lewat penalti Federico Macheda di menit 69. Palace menang berkat gol Glenn Murray di menit 98.
Kandas di Fase Grup Liga Champions
O Basel é responsável por eliminar o Manchester United na fase de grupos da UEFA Champions League 2011/12. pic.twitter.com/SKyRMkcbG8
— Siga @CuriosidadesPRL (@Curiosidades_PL) September 12, 2017
Pada 7 Desember 2011, MU kalah 1-2 dalam laga tandangnya melawan Basel. Hasil itu membuat MU cuma bisa finis peringkat tiga di Grup C.
MU finis dengan sembilan poin. Mereka kalah bersaing dengan Benfica (12 poin) serta Basel (11), dan cuma unggul atas Otelul Galati (0 poin) dari Rumania.
Dijegal Liverpool di FA Cup
Morning, Reds. #OTD in 2012 @Kuyt scored a last-minute winner as we beat @ManUtd 2-1 at Anfield in the FA Cup. pic.twitter.com/m9poiESpoO
— Liverpool FC (at 🏠) (@LFC) January 28, 2016
Pada 28 Januari 2012, MU juga tersingkir di putaran keempat FA Cup. Di kompetisi ini, mereka dijegal Liverpool.
Main di Anfield, MU menyerah 1-2.
Daniel Agger membawa Liverpool unggul di menit 21. MU menyamakan skor melalui Park Ji-Sung di menit 39. Dirk Kuyt memastikan kemenangan Liverpool di menit 88.
Selamat Tinggal Juga Liga Europa
MANCHESTER UNITED-ATHLETIC
— Álex Estévez (@AlexEstvez5) March 9, 2012
Ferguson "compartió" área técnica con Bielsa al comienzo del segundo tiempo pic.twitter.com/0AT2orVB
Setelah sebelumnya finis peringkat tiga di fase grup Liga Champions, MU terlempar ke Liga Europa.
Di babak 32 besar, MU menyingkirkan Ajax dengan agregat 3-2 (2-0 tandang, 1-2 kandang).
Namun, MU juga harus mengucapkan selamat tinggal ke Liga Europa. Mereka dihentikan Athletic Bilbao-nya Marcelo Bielsa di babak 16 besar.
Pada leg pertama di Old Trafford, 8 Maret 2012, MU menyerah 2-3. Dua gol Wayne Rooney tak cukup untuk menghentikan Bilbao membawa pulang tiga gol tandang dan kemenangan dari rumah mereka.
Pada leg kedua di San Mames, 15 Maret 2012, MU kalah 1-2. MU mencetak satu gol lewat Rooney, sedangkan Bilbao menang melalui gol-gol Fernando Llorente dan Oscar De Marcos.
MU tersingkir dengan agregat 3-5.
Puncaknya, Premier League
Chocolates marcantes da Premier League:
— Curiosidades Premier League (@CuriosidadesPRL) April 12, 2020
Manchester United 1-6 Manchester City.
⚽ Fletcher
⚽ Mario Balotelli (2)
⚽ Edin Dzeko (2)
⚽ Sergio Aguero
⚽ David Silva pic.twitter.com/puHoSDq9dc
MU musim itu sempat dipermak City 1-6 di Old Trafford, tepatnya pada pekan ke-9. City memenangi laga 23 Oktober 2011 itu lewat gol-gol Mario Balotelli (2), Sergio Aguero, Edin Dzeko (2), dan David Silva.
Namun, itu bukan puncak kekecewaan MU. Puncak kekecewaan MU tersaji di hari terakhir Premier League musim itu, 13 Mei 2012.
MU dan City masih bersaing ketat, sama-sama memiliki 86 poin di dua besar. Namun, City memimpin berkat keunggulan selisih gol.
Di hari terakhir, MU harus meraih hasil lebih baik daripada City jika ingin juara. MU hampir sukses melakukannya.
Pertandingan MU di markas Sunderland sudah selesai, dan MU menang 1-0 lewat gol tunggal Rooney. Sementara itu, di Etihad Stadium, City dalam kondisi tertinggal 1-2 melawan QPR, tapi belum peluit panjang.
Pada titik itu, MU juara. Namun, dua stoppage time goals dari Edin Dzeko dan Sergio Aguero membawa City berbalik menang 3-2, dan MU pun nelangsa.
5 - 2011-12 saw Manchester City become the fifth different side to win the Premier League title after Manchester United, Blackburn, Arsenal and Chelsea. Entry. #OptaPLSeasons pic.twitter.com/EuuAg9vZzw
— OptaJoe (@OptaJoe) April 17, 2020
Sama-sama menang, City tetap punya keunggulan selisih gol atas MU dan akhirnya sukses meraih titel Premier League perdananya. Lengkap sudah penderitaan Setan Merah.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Ketika Ferguson dan Wenger Nyaris Berkelahi di 'Battle of Old Trafford'
- Diego Milito dan Satu Peninggalannya di Derby della Lanterna
- Fakta-fakta Joao Felix, Pemain Seharga Rp2 Triliun Milik Atletico Madrid
- Profil Dennis Bergkamp: The Iceman dengan Sentuhan Midas
- 4 Pemain yang Terpuruk Usai Meninggalkan Manchester United, Lingard Wajib Waspada
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United 2011/12: Lengkapnya Penderitaan Setan Merah
Liga Inggris 4 Mei 2020, 16:26
-
5 Calon Klub Baru Kevin de Bruyne
Editorial 4 Mei 2020, 12:24
-
'Leroy Sane Bukan Pemain Top, 100 Juta Euro Tidak Masuk Akal'
Liga Inggris 4 Mei 2020, 12:10
LATEST UPDATE
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
-
Sukses dengan Cunha, Manchester United Berminat Boyong Berlian Wolverhampton Ini?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:43
-
Cari Bek Kanan Baru, Manchester United Impor Raja Assist Borussia Dortmund?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:20
-
MU Ultimatum Barcelona: 30 Juta Euro atau Rashford Balik ke Old Trafford!
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:01
-
Begini Cara Tim Medis Barcelona Jaga Performa Lamine Yamal Selama Puasa Ramadan
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 16:00
-
Manchester United Intip Peluang untuk Daratkan Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 15:49
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR