
Bola.net - Paul Parker baru-baru ini mengomentari penunjukkan Antonio Conte sebagai manajer Tottenham. Eks Manchester United itu menilai Setan Merah telah melakukan kesalahan besar dengan membiarkan sang pelatih pergi ke London Utara.
Sejak musim panas kemarin Conte sedang menganggur. Ia meninggalkan jabatannya sebagai manajer Inter Milan setelah tidak satu paham lagi dengan manajemen Nerrazurri.
Dua pekan terakhir, Conte kerap dikaitkan dengan Manchester United untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer. Namun MU ragu-ragu mempekerjakan pelatih asal Italia itu, sehingga pada awal pekan kemarin ia dipinang oleh Tottenham.
Parker menilai MU keliru besar tidak mempekerjakan Conte. "Manchester United telah melakukan kekeliruan dengan tidak mempekerjakan Antonio Conte," tulis Parker di Eurosport.
Simak komentar lengkap eks pemain MU itu di bawah ini.
Tidak Serius Berubah
Parker tidak habis pikir mengapa MU tidak mau mempekerjakan Conte. Ia menilai pelatih asal Italia itu sosok yang tepat untuk membuat MU kembali berjaya lagi.
"United seharusnya mempekerjakan dia [Conte] jika mereka benar-benar serius ingin mengubah situasi mereka. Namun nyatanya yang terjadi tidak demikian,"
"Ketika ada pelatih sekelas Conte sedang menganggur, klub yang punya ambisi tidak akan melewatkannya. Pelatih Italia itu adalah pelatih terbaik yang tersedia saat ini, dan jika anda melihat apa yang sudah ia capai di semua klub yang ia latih, Spurs telah mempekerjakan seorang pemenang,"
Lingkaran Setan
Lebih lanjut, Parker menilai Manchester United saat ini telah kembali ke lingkaran Setan. Ia menyebut MU akan kembali mengandalkan Solskjaer hingga akhir musim nantiu padahal Solskjaer sejauh ini tidak membuat United jadi penantang gelar yang serius.
"Untuk saat ini tidak akan ada perubahan di Manchester United. Kapal sudah berlayar, dan kecuali ada hasil yang mengejutkan lagi, saya rasa mereka tidak akan berganti manajer,"
"Conte sekarang sudah pindah ke Spurs, dan jika melihat manajer-manajer yang tersedia saat ini, United bisa jatuh ke jalur yang salah. Jadi mereka berada di kondisi yang tidak baik," ujarnya.
Ujian untuk Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer akan kembali menghadapi satu ujian di akhir pekan ini. Ia harus memimpin Manchester United untuk mengalahkan Manchester City di Old Trafford.
Kemenangan menjadi harga mati bagi manajer asal Norwegia itu. Karena MU baru saja ditahan imbang Atalanta di tengah pekan kemarin.
Klasemen Premier League
(Eurosport)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Pekerjakan Antonio Conte, Mulut Nyinyir Jose Mourinho Beraksi Lagi
Liga Inggris 4 November 2021, 18:20
-
Diingikan Antonio Conte, Nicolo Barella Pilih Gabung Manchester United?
Liga Inggris 4 November 2021, 17:40
-
Tottenham Salip Juventus Dalam Perburuan Vlahovic
Liga Inggris 4 November 2021, 17:31
-
Manchester United Diklaim Blunder Biarkan Antonio Conte ke Tottenham
Liga Inggris 4 November 2021, 16:05
-
8 Pelatih Premier League dengan Bayaran Tertinggi, Conte di Atas Solskjaer
Editorial 4 November 2021, 14:47
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

















KOMENTAR