Bola.net - Semakin banyak klub besar yang mengincar jasa gelandang muda AS Roma, Nicolo Zaniolo. Setelah Juventus dan finalis Liga Champions, Tottenham Hotspur, kini Manchester United juga dikabarkan tertarik dengan pemain berumur 20 tahun tersebut.
Dibanding rekan-rekan setimnya, Zaniolo tampil lebih cemerlang di sepanjang musim 2018-2019 kemarin. Karena itulah posisinya di skuat inti tak pernah bergeser meskipun Giallorossi sempat mengalami pergantian pelatih di tengah-tengah kompetisi.
Sebagai catatan, Zaniolo tampil sebanyak 27 kali di ajang Serie A. 20 pertandingan di antaranya dilakoni dengan status starter. Selain itu, mantan pemain Inter Milan tersebut juga sukses mengoleksi empat gol dan dua assist.
Performa apiknya itu membuat pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, menariknya masuk ke dalam tim senior pada bulan Maret lalu. Ia sukses mencatatkan debut saat masuk menggantikan Marco Verratti dalam laga babak kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Finlandia.
Kini ia menjadi rebutan dua klub raksasa Eropa, Tottenham dan juga Juventus. Calciomercato.com mengklaim bahwa Juventus sedang berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangan Zaniolo di bursa transfer musim panas ini.
Tapi rencana Juventus memboyong Zaniolo ke Turin akan berjalan semakin berat. Pasalnya Tottenham bukanlah satu-satunya tim yang mejadi pesaingnya. Manchester United pun dikabarkan tengah melirik pria kelahiran Massa, Italia, tersebut.
Manchester United memang dikabarkan sedang mencari tambahan gelandang baru setelah ditinggal pergi Ander Herrera ke PSG. Mereka sempat dirumorkan tengah mengincar Sean Longstaff dari Newcastle United, namun kandas di tengah jalan karena harga yang terlalu mahal.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Roma Enggan Melepas Zaniolo
Sebelum berangan-angan memiliki Zaniolo, ketiga klub besar itu masih harus membuat Gianluca Petrachi selaku direktur olahraga AS Roma yakin untuk melepasnya. Sebab beberapa waktu lalu, ia menegaskan bahwa nama Zaniolo tidak berada dalam daftar jual Roma.
"Saya harus bekerja untuk mengeluarkan kemampuan terbaik Zaniolo dan tugas saya tidak hanya membeli dan menjual pemain, karena saya juga harus melakukan kontak langsung dengan skuat," tutur Petrachi kepada awak media, dikutip dari The Mirror.
"Saya melihat mereka setiap harinya dan menganggap mereka sebagai rekan setim. Saya tak pernah menaruh Zaniolo di bursa transfer. Saya tak bisa menutup kemungkinan juga, karena tak ada yang berpikir Juventus akan menjual Zinedine Zidane," lanjutnya.
"Apa yang bisa saya katakan pada hari ini adalah Zaniolo tidak berada di bursa transfer," tegas eks direktur olahraga Torino yang menggantikan Monchi tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seni Bertahan Italia Membuat De Ligt Tergoda Pindah ke Juventus
Liga Italia 18 Juli 2019, 19:01
-
Matthijs De Ligt Rebut Status Bek Termahal Dunia dari Virgil Van Dijk
Liga Italia 18 Juli 2019, 18:34
-
Piemonte Calcio Alias Juventus dan Nama-nama Aneh di Game Sepakbola
Bolatainment 18 Juli 2019, 15:57
-
Milan Masih Ngotot untuk Rekrut Demiral dari Juventus
Liga Italia 18 Juli 2019, 15:42
-
Juventus Resmi Dapatkan Matthijs de Ligt
Liga Italia 18 Juli 2019, 14:33
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Ditahan Girona, Malam Buruk Mbappe, Harapan Juara Terancam
Liga Spanyol 11 April 2026, 08:15
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR