
Bola.net - Liverpool bakal menantang Manchester United pada laga lanjutan Premier League 2020/2021. Palagan ini akan digelar di Old Trafford, Minggu (02/05) malam WIB.
Bagi kedua tim bertetangga tersebut, ini adalah laga sarat gengsi. Pasalnya, Setan Merah dan Si Merah memiliki sejarah panjang rivalitas. Tentu kemenangan merupakan harga mutlak bagi mereka.
Selain itu, tiga poin merupakan harga mutlak bagi kedua tim demi memastikan posisi mereka di papan atas klasemen. Saat ini, Setan Merah berada di peringkat kedua klasemen. Sementara, Liverpool berada di posisi enam klasemen.
Dengan posisi mereka saat ini, tentu Liverpool juga ingin meraih tiga poin sebagai bahan bakar mereka untuk menyodok ke papan atas demi satu tiket ke Champions League.
Ada sejumlah hal yang bisa dilakukan Si Merah untuk bisa meraih poin penuh pada laga ini. Apa saja hal-hal yang bisa dilakukan anak asuh Jurgen Klopp tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Benahi Penyelesaian Akhir

Permasalahan terbesar Liverpool saat ini adalah penyelesaian akhir mereka. Mohamed Salah dan kawan-kawan kerap kurang apik dalam menuntaskan peluang yang mereka miliki.
Urusan menciptakan peluang, Liverpool bisa dibilang apik. Laman Understat mencatat bahwa Si Merah sejauh ini memiliki nilai xG (expected goals) sebesar 59,99, tertinggi ketiga di antara klub-klub peserta Premier League musim ini.
Namun, sejauh ini, mereka baru mencetak 55 gol. Lebih tingginya nilai xG dibanding raihan gol ini menunjukkan bahwa para penggawa Liverpool masih kerap menyia-nyiakan peluang mereka dalam mencetak gol.
Tak Terlalu Murah Hati

Selain finishing, Liverpool juga bermasalah dengan kemurahan hati mereka. The Reds merupakan salah satu tim yang murah hati membiarkan lawan menciptakan peluang.
Dalam catatan Understat, sejauh ini, Liverpool memiliki nilai expected goals against (xGA) sebesar 41,61. Dengan catatan ini, mereka ada di peringkat ketujuh dalam list tim-tim dengan pertahanan terbaik.
Memang, sejauh ini, gawang mereka baru bobol 39 kali, lebih sedikit dari nilai xGA mereka. Namun, jika mereka terus-menerus bermurah hati dalam menciptakan peluang, rasanya kebobolan hanya tinggal menunggu waktu.
Maksimalkan Jebakan Offside

Untuk bisa meraih kemenangan pada laga ini, Liverpool memiliki senjata tangguh. Senjata tersebut adalah jebakan offside yang kerap mereka pertunjukkan selama ini.
Jebakan offside inilah yang harus kembali mereka tunjukkan pada laga kontra United. Pasalnya, para penggawa Setan Merah memiliki reputasi buruk dalam menghindari jebakan offside.
Tentu dibutuhkan konsentrasi luar biasa untuk menerapkan jebakan offside sepanjang 90 menit. Namun, jika hal ini berhasil, peluang Liverpool untuk selamat dari serangan balik kilat United terbuka lebar.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Old Trafford Rusuh, Manchester United vs Liverpool Ditunda
Open Play 2 Mei 2021, 22:57
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
-
Barcelona Ukir Sejarah di Piala Super Spanyol usai Bantai Athletic Club 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 11:06
-
Debut Darren Fletcher di Man Utd: Sepak Bola Menyerang Sudah Terlihat
Liga Inggris 8 Januari 2026, 10:24
-
Pemain Terbaik dan Terburuk dari Laga Parma vs Inter di Ennio Tardini
Liga Italia 8 Januari 2026, 10:11
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Januari 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR