
Bola.net - Marcus Rashford bisa disebut sebagai spoiled kid, si bocah yang terlalu dimanjakan. Akibatnya, karier Rashford sekarang berbelok ke arah yang tidak diharapkan. Dia terbuang dari Manchester United.
Sekarang Rashford berusia 27 tahun, seharusnya dia berada di puncak kariernya, di masa keemasan. Nahas, sekarang justru ramai berita bahwa MU sedang mencari cara melepas Rashford.
Bicara soal Rashford umumnya menimbulkan reaksi manis-pahit dari fans MU. Ada masa-masa ketika Rashford tampil gemilang dan jadi penyelamat tim dengan gol-golnya.
Namun, ada pula masa-masa gelap. Ketika Rashford tampak 'bossy' di lapangan, bahkan untuk sekedar mengejar bola saja dia tidak mau.
Karier Rashford di MU

Rashford adalah produk asli akademi MU. Dia sudah bergabung dengan klub sejak usia tujuh tahun dan terus berkembang menaiki tangga kelompok usia.
Februari 2016, Rashford akhirnya debut di tim senior. Adalah Louis van Gaal, pelatih MU yang pertama kali memberi kesempatan debut untuk Rashford. Selanjutnya, Rashford berkembang pesat di era Jose Mourinho.
Namun, karier yang naik dengan cepat tampaknya tidak dibarengi dengan kedewasaan Rashford. Dia mulai sering terlibat masalah dengan pelatih sejak tahun 2018, dan terus berlanjut sampai sekarang.
Bukan Pertama Kali Konflik dengan Pelatih
Ruben Amorim, pelatih yang menggantikan Erik ten Hag di pertengahan musim 2024/2025, tidak butuh waktu lama untuk menilai kualitas Rashford di luar lapangan. Amorim awalnya memberikan kepercayaan kepada Rashford, tapi beberapa pekan berjalan, Rashford mulai dicoret dari skuad.
Tercatat, Rashford tidak pernah lagi masuk ke dalam skuad MU sejak 12 Desember 2024 lalu. Amorim secara gamblang mengatakan bahwa dia menilai pemain secara keseluruhan, mulai dari gaya membawa diri, perilaku, dan tidak hanya melihat performa di lapangan.
Nah yang menarik, Amorim bukanlah pelatih pertama yang bermasalah dengan Rashford. Pelatih-pelatih MU sebelumnya juga mengalami masalah yang sama, mulai Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Ralf Rangnick, bahkan Erik ten Hag.
Artinya, jika gonta-gantik pelatih dan kasusnya tetap sama maka dapat disimpulkan masalahnya ada di si pemain.
Rashford yang Dimanjakan MU

Fakta bahwa Rashford adalah produk asli akademi, ditambah fakta bahwa dia adalah pemain tim nasional Inggris, tampaknya telah mengaburkan penilaian manajemen MU.
Siklus Rashford sebenarnya bisa terlihat jelas sekarang. Namun, pada masanya, wajar jika manajemen bisa salah jalan. Kira-kira beginilah gambaran karier Rashford di MU beberapa tahun terakhir:
Main bagus, potensi terlihat > MU puas, tawarkan kontrak baru dengan kenaikan gaji > Performa Rashford lantas menurun, bermasalah dengan pelatih > Si pelatih dipecat, MU mulai lagi dari awal > Rashford main bagus lagi, MU tawarkan kenaikan gaji lagi.
Siklus semacam ini terus berulang, sampai akhirnya sekarang Rashford menerima gaji 325.000 pounds per minggu, atau sekitar 6,5 miliar rupiah.
Alhasil, karena MU terlalu memanjakan Rashford, sekarang justru MU sendiri yang kesulitan ketika pemain Inggris itu mulai membuat masalah. Rashford problematik, dan MU terlanjur memanjakannya.
Sekarang Harus Dilepas
Sekarang, sejak kedatangan INEOS, manajemen MU tampaknya ingin bersikap lebih tegas untuk menghadapi masalah-masalah tim, termasuk soal kasus Rashford.
Setelah ditepikan Amorim dalam beberapa pertandingan, kini muncul kabar bahwa Rashford siap meninggalkan MU. Ada dua kandidat klub baru yang disebut-sebut, yaitu Borussia Dortmund dan AC Milan.
Masalahnya, dua klub tersebut tidak mau membayar gaji Rashford yang terlalu besar. Mereka meminta MU ikut patungan membayar gaji si pemain, dan sepertinya MU akan terpaksa mengabulkannya.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
Opini: Richard Andreas/Bola.net
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casemiro Segera Reuni Lagi dengan Cristiano Ronaldo di Al-Nassr?
Liga Inggris 9 Januari 2025, 21:37
-
Makin Rame! Juventus Juga Ingin Amankan Marcus Rashford
Liga Inggris 9 Januari 2025, 21:25
-
Seriusan? Chelsea Ingin Bajak Kobbie Mainoo dari MU?
Liga Inggris 9 Januari 2025, 20:54
-
Manchester United Batal Rekrut Bintang PSG Ini di Januari 2025
Liga Inggris 9 Januari 2025, 20:40
-
Como Salip AC Milan untuk Transfer Marcus Rashford?
Liga Inggris 9 Januari 2025, 20:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR