Bola.net - - Legenda Manchester United, Eric Cantona terpaksa mengakui bahwa tetangga mereka, Manchester City saat ini adalah tim yang lebih baik. Cantona selalu berharap dan selalu mendukung MU menjadi juara, tetapi dia tak bisa membantah fakta Man City saat ini sangatlah kuat.
Musim lalu, MU berakhir di posisi kedua klasemen Premier League, selisih 19 poin dari Man City yang menjadi juara. Namun sepertinya selisih tersebut akan semakin sulit dikejar musim ini, seiring MU yang kesulitan sejak awal musim.
MU saat ini tengah dilanda persoalan yang cukup parah antara Jose Mourinho dan para pemain. Kabarnya, kondisi ruang ganti MU saat ini sedang tak kondusif karena beberapa pemain membelot melawan Mourinho.
Namun, di tengah semua masalah itu, Cantona mengingatkan kembali saat ini masih awal musim dan MU masih bisa berkembang. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Ia yang Namanya Tak Boleh Disebut
Cantona selalu berharap MU bisa menjadi juara, khususnya tahun ini, saat status tim favorit juara dipegang Man City. Dia selalu mencintai MU dan akan selalu mendukung klub tersebut. Namun, di saat yang sama Cantona mengakui Man City memang tim yang lebih baik.
"Saya selalu berharap MU menjuarai liga. Khususnya karena tim favorit tahun ini adalah tim yang paling ingin kami kalahkan [Man City]," buka Cantona di express.
"Ini masih tahap awal dari musim yang panjang jadi kita harus terus berharap MU bisa tampil lebih baik."
"Rasanya mengenaskan tetapi tim terbaik untuk dilihat saat ini adalah tim lainnya. Tim yang tak suka saya sebut dengan nama saya [Man City]," sambungnya.
Tak Bagus

Lebih lanjut, Cantona yakin MU adalah klub hebat dan akan selalu menjadi klub hebat. Masalahnya, saat ini cara bermain MU sangat tak menyenangkan. Cantona menuding Jose Mourinho bermain dengan cara yang salah, tak menyenangkan, tak kreatif.
"Manchester United adalah klub hebat dan akan selalu hebat. Mereka akan memenangkan banyak hal, saya tahu mereka akan melakukan itu."
"Namun cara mereka bermain? Tak bagus. Pelatih meminta mereka bermain dengan cara yang salah untuk para pendukung. Tidak menyenangkan, tidak ada kreativitas," tutup Cantona.
Berita Video
Berita video komentar Neymar setelah menang dramatis atas Argentina pada laga persahabatan di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, Selasa (16/10/2018) waktu setempat.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman Kalah Dari Prancis, Leroy Sane Dikritik Legenda
Liga Inggris 18 Oktober 2018, 18:00
-
Meski Tak Suka, Cantona Akui Man City Lebih Menarik Ditonton Ketimbang MU
Liga Inggris 18 Oktober 2018, 16:00
-
Manchester City Ajukan Tawaran Perdana Untuk Frenkie De Jong
Liga Inggris 17 Oktober 2018, 17:20
-
Manchester City Paling Berpeluang Dapatkan Jadon Sancho
Liga Inggris 17 Oktober 2018, 16:20
-
Cedera Kambuh, Danilo Absen Lagi di Manchester City?
Liga Inggris 17 Oktober 2018, 15:00
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR