Michael Carrick Kembalikan Identitas Man United, Hidupkan Aturan Warisan Sir Alex Ferguson yang Sempat Ditinggalkan Ruben Amorim

Bola.net - Manchester United perlahan mulai menemukan kembali jati dirinya. Meski baru menjalani dua pertandingan sebagai pelatih interim, Michael Carrick sudah menghadirkan perubahan mendasar yang sempat hilang di era Ruben Amorim: menghidupkan kembali prinsip manajemen legendaris Sir Alex Ferguson.
Tak ada yang mengklaim Carrick sebagai “Sir Alex baru”. Namun, keputusannya memulihkan satu aturan krusial warisan Ferguson menjadi sinyal bahwa United mulai belajar dari kesalahan masa lalu. Penunjukan Carrick sendiri seolah menjadi pengakuan tak langsung klub bahwa upaya memutus total tradisi dengan mendatangkan Amorim adalah langkah yang keliru.
Selama masa kepemimpinannya, Amorim kerap dianggap berseberangan dengan nilai-nilai fundamental Manchester United sebagai institusi. Benturan itu paling terlihat ketika ia menghapus prinsip utama Sir Alex: memberi kebebasan kepada pemain untuk mengekspresikan kemampuan terbaiknya dalam kerangka tim.
Sistem Kaku Amorim, Individu Jadi Korban

Sebagian fans memang menginginkan United berhenti hidup dalam bayang-bayang Sir Alex Ferguson. Amorim awalnya dipandang sebagai simbol masa depan baru. Namun, kenyataannya justru membuktikan bahwa kekuatan klub besar seperti United, mirip Real Madrid, terletak pada kemampuan merangkul masa lalu untuk membangun masa depan.
Amorim terlalu terobsesi pada sistem dan formasi. Akibatnya, karakter dan keunikan pemain terpinggirkan. Bruno Fernandes, misalnya, dipaksa bermain lebih dalam demi memenuhi tuntutan sistem, meski kreativitasnya paling mematikan di area ofensif. Matheus Cunha yang dikenal bermain spontan juga harus “jinak” sebagai bagian dari mesin taktis.
Pendekatan tersebut membuat United kehilangan esensi permainan mereka. Fans tidak meminta sepak bola tanpa struktur, tetapi juga bukan sepak bola yang mematikan kreativitas. Di era Sir Alex, pemain diberi tanggung jawab terhadap tim, namun tetap didorong untuk menjadi pembeda di momen krusial.
Sayangnya, Amorim menilai pemain semata dari kecocokan mereka terhadap sistem. Jika tidak pas, mereka dianggap tak layak dan harus diganti. Padahal, di dalam skuad itu terdapat banyak penentu laga yang bisa mengubah pertandingan ketika diberi kepercayaan.
Carrick dan Keseimbangan yang Hilang

Di bawah Michael Carrick, perbedaan itu langsung terasa. Bukan sekadar soal “vibes” atau atmosfer positif semata, melainkan keseimbangan antara struktur dan kebebasan, sesuatu yang dulu menjadi ciri khas Manchester United di era keemasan.
Carrick tidak ekstrem seperti Amorim, namun juga tidak sepenuhnya lepas kendali. Ia menemukan titik tengah: pemain bermain untuk tim, tetapi tetap diberi ruang untuk berkreasi dan mengambil keputusan.
Dua laga awal memang belum cukup untuk menilai segalanya. Namun, perubahan pendekatan ini membuat momen-momen magis lebih mungkin tercipta. Gol-gol yang kini hadir bukan karena keberuntungan, melainkan karena pemain dibebaskan dari belenggu sistem yang sebelumnya membatasi mereka.
Michael Carrick, setidaknya untuk sementara, berhasil mengembalikan identitas Manchester United. Dengan menghidupkan kembali aturan pertama Sir Alex Ferguson, United kembali menjadi tim yang percaya pada kualitas individu tanpa melupakan kepentingan kolektif.
Sumber: United In Focus
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- 3 Prediksi Starting XI Manchester United dengan Cole Palmer: Gantikan Bruno Fernandes atau Malah Berduet?
- Manchester United Siapkan Tur Pramusim ke Skandinavia, Pertama dalam Hampir 30 Tahun
- Playmaker Ideal Manchester United Musim Depan: Bruno Fernandes Bertahan atau Cole Palmer Datang?
- 5 Pemain Manchester United yang Bersinar di Era Michael Carrick: Awal Periode Keemasan Setan Merah?
- Cole Palmer dan Cinta Rahasia pada Manchester United: Dari Pemuja Wayne Rooney hingga Terbuka 'Pulang' ke Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bedah Taktik Michael Carrick Saat Man United Permalukan Arsenal: Masterclass!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 05:15
LATEST UPDATE
-
Bedah Taktik Michael Carrick Saat Man United Permalukan Arsenal: Masterclass!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 05:15
-
Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
Liga Inggris 27 Januari 2026, 22:50
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05


















KOMENTAR